Jumlah Pembaca

Senin, 25 Juni 2018

908. POLIGAMI

POLIGAMI DALAM ISLAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

       Poligami (menurut KBBI V) ialah sistem perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai istri atau suami lebih dari satu orang dan berpoligami artinya melakukan poligami.
     Poligini adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa istri dalam waktu bersamaan dan poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang wanita mempunyai  suami lebih dari satu orang dalam waktu bersamaan.
      Islam membolehkan seorang pria yang memenuhi syarat menikah dengan lebih dari seorang istri (poligami), tetapi Islam melarang seorang wanita menikah dengan lebih dari satu suami (poliandri), berikut ini alasannya.
     Ke-1, Al-Quran adalah satu-satunya kitab agama di bumi ini yang menyatakan menikah hanya dengan satu pasangan, tidak ada kitab agama lain yang menyatakan menikah cuma dengan satu pasangan.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 3.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

      “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”
      Al-Quran mengizinkan pria menikah dengan lebih dari satu istri dengan batasan tertentu artinya boleh menikah dengan dua, tiga, atau empat istri, tetapi jika takut berbuat tidak adil, disarankan menikah hanya satu wanita saja.
      Sebelum Al-Quran diturunkan, tidak ada batasan atas poligini dan tidak ada batasan apa pun, sehingga banyak ditemukan seorang pria yang memiliki puluhan istri, bahkan ratusan istri.
       Islam menempatkan batas maksimal empat istri dan memberikan izin seorang pria untuk menikah dua, tiga, atau empat wanita, hanya dengan syarat bahwa seorang suami dapat berlaku adil terhadap para istrinya.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 129.

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ ۖ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ ۚ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

      “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. Karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).  Sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
     Poligami bukan aturan, tetapi pengecualian dan sebagai pintu darurat karena  masih banyak orang salah paham, dianggapnya poligami wajib bagi seorang pria muslim dan pria wajib memiliki lebih dari satu istri.
     Islam memiliki lima kategori dalam masalah hukum yaitu fardu (harus dilaksanakan), sunah (dianjurkan untuk dilaksanakan), mubah (diperbolehkan), makruh (tidak dianjurkan), dan haram (harus ditinggalkan).
      Poligini termasuk dalam kategori mubah (pilihan bebas), artinya boleh dikerjakan dan boleh tidak dikerjakan, sehingga tidak bisa dikatakan seorang muslim yang memiliki istri dua, tiga, atau empat adalah seorang muslim yang lebih baik  dibandingkan dengan seorang muslim yang hanya memiliki satu istri.
      Ke-2, Karena rata-rata rentang kehidupan wanita lebih lama daripada pria.       Secara alami, pria dan wanita lahir dalam perbandingan yang hampir sama, tetapi seorang anak perempuan memiliki kekebalan lebih baik daripada seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan dapat melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada anak laki-laki.
      Sehingga selama usia anak-anak terdapat lebih banyak kematian pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, selama perang terdapat lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita, dan pria lebih banyak meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita.
       Ke-3, Rentang hidup rata-rata wanita lebih lama daripada pria dan pada waktu yang sama ditemukan bahwa lebih banyak wanita yang menjadi janda daripada lelaki yang menjadi duda.
      Ke-4, Populasi penduduk wanita di dunia lebih banyak daripada penduduk pria, misalnya di Amerika Serikat, jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria, di  New York saja memiliki wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria dan penduduk pria New York sepertiganya adalah gay (penyuka sesama jenis).
      Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari 25 juta gay yang artinya bahwa para pria tersebut tidak ingin menikahi wanita dan penduduk wanita di Inggris lebih banyak dibandingkan dengan penduduk pria.
     Penduduk Jerman memiliki lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria di Rusia jumlah wanita lebih banyak dari penduduk pria dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui tepatnya berapa juta kelebihan wanita yang hidup di seluruh dunia dibandingkan dengan pria.
      Ke-4, Membatasi setiap orang untuk hanya memiliki satu istri bukan cara yang praktis, bahkan jika setiap satu orang pria menikah dengan seorang wanita, masih terdapat jutaan wanita di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang tidak  mendapatkan suami. 
     Ke-5, Kebanyakan wanita tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain, tetapi dalam Islam ketika wanita muslimah memandang situasi ini benar-benar diperlukan dalam iman, mereka bisa menanggung kerugian pribadi yang relatif lebih kecil untuk untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi saudara muslim lainnya.
      Ke-6, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di dunia yang mengatakan menikahlah dengan hanya satu pasangan, seperti yang disebutkan sebelumnya, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang dalam ayatnya menuliskan kalimat menikahlah dengan hanya satu pasangan.
     Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk hanya menikahi satu istri, tulisan ayat suci agama lain pun tidak ada yang mengisyaratkan hal tersebut, dan tidak ada kitab suci lain yang menyatakan pembatasan jumlah istri.
       Banyak tokoh agama Hindu yang sesuai dengan kitab suci mereka memiliki banyak istri, misalnya Dashrat Raja (ayah Rama) memiliki lebih dari satu istri dan Kresna memiliki beberapa istri.
     Pada zaman dulu, umat Kristen diizinkan untuk memiliki istri sebanyak yang mereka inginkan karena Al-Kitab mereka tidak membatasi jumlah istri yang dapat dinikahi.
      Beberapa abad lalu, Dewan Gereja Kristen membatasi jumlah istri hanya satu orang, poligini juga diizinkan dalam Yudaisme, menurut Kitab Talmud, Abraham mempunyai tiga istri, dan Raja Salomon mempunyai ratusan istri.
Daftar Pustaka
1. Naik, Zakir Abdul Karim. “Answer to non-muslim common question about Islam”. Jawaban Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam.
2. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
4. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004   
5. Kisah Para Sahabat.
6. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
7. Tafsirq.com online
 

Daftar Pustaka.

908. POLIGAMI

POLIGAMI DALAM ISLAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

       Poligami (menurut KBBI V) ialah sistem perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai istri atau suami lebih dari satu orang dan berpoligami artinya melakukan poligami.
     Poligini adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa istri dalam waktu bersamaan dan poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang wanita mempunyai  suami lebih dari satu orang dalam waktu bersamaan.
      Islam membolehkan seorang pria yang memenuhi syarat menikah dengan lebih dari seorang istri (poligami), tetapi Islam melarang seorang wanita menikah dengan lebih dari satu suami (poliandri), berikut ini alasannya.
     Ke-1, Al-Quran adalah satu-satunya kitab agama di bumi ini yang menyatakan menikah hanya dengan satu pasangan, tidak ada kitab agama lain yang menyatakan menikah cuma dengan satu pasangan.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 3.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

      “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”
      Al-Quran mengizinkan pria menikah dengan lebih dari satu istri dengan batasan tertentu artinya boleh menikah dengan dua, tiga, atau empat istri, tetapi jika takut berbuat tidak adil, disarankan menikah hanya satu wanita saja.
      Sebelum Al-Quran diturunkan, tidak ada batasan atas poligini dan tidak ada batasan apa pun, sehingga banyak ditemukan seorang pria yang memiliki puluhan istri, bahkan ratusan istri.
       Islam menempatkan batas maksimal empat istri dan memberikan izin seorang pria untuk menikah dua, tiga, atau empat wanita, hanya dengan syarat bahwa seorang suami dapat berlaku adil terhadap para istrinya.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 129.

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ ۖ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ ۚ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

      “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. Karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).  Sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
     Poligami bukan aturan, tetapi pengecualian dan sebagai pintu darurat karena  masih banyak orang salah paham, dianggapnya poligami wajib bagi seorang pria muslim dan pria wajib memiliki lebih dari satu istri.
     Islam memiliki lima kategori dalam masalah hukum yaitu fardu (harus dilaksanakan), sunah (dianjurkan untuk dilaksanakan), mubah (diperbolehkan), makruh (tidak dianjurkan), dan haram (harus ditinggalkan).
      Poligini termasuk dalam kategori mubah (pilihan bebas), artinya boleh dikerjakan dan boleh tidak dikerjakan, sehingga tidak bisa dikatakan seorang muslim yang memiliki istri dua, tiga, atau empat adalah seorang muslim yang lebih baik  dibandingkan dengan seorang muslim yang hanya memiliki satu istri.
      Ke-2, Karena rata-rata rentang kehidupan wanita lebih lama daripada pria.       Secara alami, pria dan wanita lahir dalam perbandingan yang hampir sama, tetapi seorang anak perempuan memiliki kekebalan lebih baik daripada seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan dapat melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada anak laki-laki.
      Sehingga selama usia anak-anak terdapat lebih banyak kematian pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, selama perang terdapat lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita, dan pria lebih banyak meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita.
       Ke-3, Rentang hidup rata-rata wanita lebih lama daripada pria dan pada waktu yang sama ditemukan bahwa lebih banyak wanita yang menjadi janda daripada lelaki yang menjadi duda.
      Ke-4, Populasi penduduk wanita di dunia lebih banyak daripada penduduk pria, misalnya di Amerika Serikat, jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria, di  New York saja memiliki wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria dan penduduk pria New York sepertiganya adalah gay (penyuka sesama jenis).
      Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari 25 juta gay yang artinya bahwa para pria tersebut tidak ingin menikahi wanita dan penduduk wanita di Inggris lebih banyak dibandingkan dengan penduduk pria.
     Penduduk Jerman memiliki lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria di Rusia jumlah wanita lebih banyak dari penduduk pria dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui tepatnya berapa juta kelebihan wanita yang hidup di seluruh dunia dibandingkan dengan pria.
      Ke-4, Membatasi setiap orang untuk hanya memiliki satu istri bukan cara yang praktis, bahkan jika setiap satu orang pria menikah dengan seorang wanita, masih terdapat jutaan wanita di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang tidak  mendapatkan suami. 
     Ke-5, Kebanyakan wanita tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain, tetapi dalam Islam ketika wanita muslimah memandang situasi ini benar-benar diperlukan dalam iman, mereka bisa menanggung kerugian pribadi yang relatif lebih kecil untuk untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi saudara muslim lainnya.
      Ke-6, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di dunia yang mengatakan menikahlah dengan hanya satu pasangan, seperti yang disebutkan sebelumnya, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang dalam ayatnya menuliskan kalimat menikahlah dengan hanya satu pasangan.
     Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk hanya menikahi satu istri, tulisan ayat suci agama lain pun tidak ada yang mengisyaratkan hal tersebut, dan tidak ada kitab suci lain yang menyatakan pembatasan jumlah istri.
       Banyak tokoh agama Hindu yang sesuai dengan kitab suci mereka memiliki banyak istri, misalnya Dashrat Raja (ayah Rama) memiliki lebih dari satu istri dan Kresna memiliki beberapa istri.
     Pada zaman dulu, umat Kristen diizinkan untuk memiliki istri sebanyak yang mereka inginkan karena Al-Kitab mereka tidak membatasi jumlah istri yang dapat dinikahi.
      Beberapa abad lalu, Dewan Gereja Kristen membatasi jumlah istri hanya satu orang, poligini juga diizinkan dalam Yudaisme, menurut Kitab Talmud, Abraham mempunyai tiga istri, dan Raja Salomon mempunyai ratusan istri.
Daftar Pustaka
1. Naik, Zakir Abdul Karim. “Answer to non-muslim common question about Islam”. Jawaban Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam.
2. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
4. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004   
5. Kisah Para Sahabat.
6. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
7. Tafsirq.com online
 

Daftar Pustaka.

908. POLIGAMI

POLIGAMI DALAM ISLAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

       Poligami (menurut KBBI V) ialah sistem perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai istri atau suami lebih dari satu orang dan berpoligami artinya melakukan poligami.
     Poligini adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa istri dalam waktu bersamaan dan poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang wanita mempunyai  suami lebih dari satu orang dalam waktu bersamaan.
      Islam membolehkan seorang pria yang memenuhi syarat menikah dengan lebih dari seorang istri (poligami), tetapi Islam melarang seorang wanita menikah dengan lebih dari satu suami (poliandri), berikut ini alasannya.
     Ke-1, Al-Quran adalah satu-satunya kitab agama di bumi ini yang menyatakan menikah hanya dengan satu pasangan, tidak ada kitab agama lain yang menyatakan menikah cuma dengan satu pasangan.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 3.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

      “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”
      Al-Quran mengizinkan pria menikah dengan lebih dari satu istri dengan batasan tertentu artinya boleh menikah dengan dua, tiga, atau empat istri, tetapi jika takut berbuat tidak adil, disarankan menikah hanya satu wanita saja.
      Sebelum Al-Quran diturunkan, tidak ada batasan atas poligini dan tidak ada batasan apa pun, sehingga banyak ditemukan seorang pria yang memiliki puluhan istri, bahkan ratusan istri.
       Islam menempatkan batas maksimal empat istri dan memberikan izin seorang pria untuk menikah dua, tiga, atau empat wanita, hanya dengan syarat bahwa seorang suami dapat berlaku adil terhadap para istrinya.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 129.

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ ۖ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ ۚ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

      “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. Karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).  Sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
     Poligami bukan aturan, tetapi pengecualian dan sebagai pintu darurat karena  masih banyak orang salah paham, dianggapnya poligami wajib bagi seorang pria muslim dan pria wajib memiliki lebih dari satu istri.
     Islam memiliki lima kategori dalam masalah hukum yaitu fardu (harus dilaksanakan), sunah (dianjurkan untuk dilaksanakan), mubah (diperbolehkan), makruh (tidak dianjurkan), dan haram (harus ditinggalkan).
      Poligini termasuk dalam kategori mubah (pilihan bebas), artinya boleh dikerjakan dan boleh tidak dikerjakan, sehingga tidak bisa dikatakan seorang muslim yang memiliki istri dua, tiga, atau empat adalah seorang muslim yang lebih baik  dibandingkan dengan seorang muslim yang hanya memiliki satu istri.
      Ke-2, Karena rata-rata rentang kehidupan wanita lebih lama daripada pria.       Secara alami, pria dan wanita lahir dalam perbandingan yang hampir sama, tetapi seorang anak perempuan memiliki kekebalan lebih baik daripada seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan dapat melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada anak laki-laki.
      Sehingga selama usia anak-anak terdapat lebih banyak kematian pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, selama perang terdapat lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita, dan pria lebih banyak meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita.
       Ke-3, Rentang hidup rata-rata wanita lebih lama daripada pria dan pada waktu yang sama ditemukan bahwa lebih banyak wanita yang menjadi janda daripada lelaki yang menjadi duda.
      Ke-4, Populasi penduduk wanita di dunia lebih banyak daripada penduduk pria, misalnya di Amerika Serikat, jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria, di  New York saja memiliki wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria dan penduduk pria New York sepertiganya adalah gay (penyuka sesama jenis).
      Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari 25 juta gay yang artinya bahwa para pria tersebut tidak ingin menikahi wanita dan penduduk wanita di Inggris lebih banyak dibandingkan dengan penduduk pria.
     Penduduk Jerman memiliki lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria di Rusia jumlah wanita lebih banyak dari penduduk pria dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui tepatnya berapa juta kelebihan wanita yang hidup di seluruh dunia dibandingkan dengan pria.
      Ke-4, Membatasi setiap orang untuk hanya memiliki satu istri bukan cara yang praktis, bahkan jika setiap satu orang pria menikah dengan seorang wanita, masih terdapat jutaan wanita di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang tidak  mendapatkan suami. 
     Ke-5, Kebanyakan wanita tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain, tetapi dalam Islam ketika wanita muslimah memandang situasi ini benar-benar diperlukan dalam iman, mereka bisa menanggung kerugian pribadi yang relatif lebih kecil untuk untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi saudara muslim lainnya.
      Ke-6, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di dunia yang mengatakan menikahlah dengan hanya satu pasangan, seperti yang disebutkan sebelumnya, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang dalam ayatnya menuliskan kalimat menikahlah dengan hanya satu pasangan.
     Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk hanya menikahi satu istri, tulisan ayat suci agama lain pun tidak ada yang mengisyaratkan hal tersebut, dan tidak ada kitab suci lain yang menyatakan pembatasan jumlah istri.
       Banyak tokoh agama Hindu yang sesuai dengan kitab suci mereka memiliki banyak istri, misalnya Dashrat Raja (ayah Rama) memiliki lebih dari satu istri dan Kresna memiliki beberapa istri.
     Pada zaman dulu, umat Kristen diizinkan untuk memiliki istri sebanyak yang mereka inginkan karena Al-Kitab mereka tidak membatasi jumlah istri yang dapat dinikahi.
      Beberapa abad lalu, Dewan Gereja Kristen membatasi jumlah istri hanya satu orang, poligini juga diizinkan dalam Yudaisme, menurut Kitab Talmud, Abraham mempunyai tiga istri, dan Raja Salomon mempunyai ratusan istri.
Daftar Pustaka
1. Naik, Zakir Abdul Karim. “Answer to non-muslim common question about Islam”. Jawaban Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam.
2. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
4. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004   
5. Kisah Para Sahabat.
6. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
7. Tafsirq.com online
 

Daftar Pustaka.

908. POLiGAMI

POLIGAMI DALAM ISLAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

       Poligami (menurut KBBI V) ialah sistem perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai istri atau suami lebih dari satu orang dan berpoligami artinya melakukan poligami.
     Poligini adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa istri dalam waktu bersamaan dan poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang wanita mempunyai  suami lebih dari satu orang dalam waktu bersamaan.
      Islam membolehkan seorang pria yang memenuhi syarat menikah dengan lebih dari seorang istri (poligami), tetapi Islam melarang seorang wanita menikah dengan lebih dari satu suami (poliandri), berikut ini alasannya.
     Ke-1, Al-Quran adalah satu-satunya kitab agama di bumi ini yang menyatakan menikah hanya dengan satu pasangan, tidak ada kitab agama lain yang menyatakan menikah cuma dengan satu pasangan.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 3.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

      “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”
      Al-Quran mengizinkan pria menikah dengan lebih dari satu istri dengan batasan tertentu artinya boleh menikah dengan dua, tiga, atau empat istri, tetapi jika takut berbuat tidak adil, disarankan menikah hanya satu wanita saja.
      Sebelum Al-Quran diturunkan, tidak ada batasan atas poligini dan tidak ada batasan apa pun, sehingga banyak ditemukan seorang pria yang memiliki puluhan istri, bahkan ratusan istri.
       Islam menempatkan batas maksimal empat istri dan memberikan izin seorang pria untuk menikah dua, tiga, atau empat wanita, hanya dengan syarat bahwa seorang suami dapat berlaku adil terhadap para istrinya.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 129.

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ ۖ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ ۚ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

      “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. Karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).  Sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
     Poligami bukan aturan, tetapi pengecualian dan sebagai pintu darurat karena  masih banyak orang salah paham, dianggapnya poligami wajib bagi seorang pria muslim dan pria wajib memiliki lebih dari satu istri.
     Islam memiliki lima kategori dalam masalah hukum yaitu fardu (harus dilaksanakan), sunah (dianjurkan untuk dilaksanakan), mubah (diperbolehkan), makruh (tidak dianjurkan), dan haram (harus ditinggalkan).
      Poligini termasuk dalam kategori mubah (pilihan bebas), artinya boleh dikerjakan dan boleh tidak dikerjakan, sehingga tidak bisa dikatakan seorang muslim yang memiliki istri dua, tiga, atau empat adalah seorang muslim yang lebih baik  dibandingkan dengan seorang muslim yang hanya memiliki satu istri.
      Ke-2, Karena rata-rata rentang kehidupan wanita lebih lama daripada pria.       Secara alami, pria dan wanita lahir dalam perbandingan yang hampir sama, tetapi seorang anak perempuan memiliki kekebalan lebih baik daripada seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan dapat melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada anak laki-laki.
      Sehingga selama usia anak-anak terdapat lebih banyak kematian pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, selama perang terdapat lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita, dan pria lebih banyak meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita.
       Ke-3, Rentang hidup rata-rata wanita lebih lama daripada pria dan pada waktu yang sama ditemukan bahwa lebih banyak wanita yang menjadi janda daripada lelaki yang menjadi duda.
      Ke-4, Populasi penduduk wanita di dunia lebih banyak daripada penduduk pria, misalnya di Amerika Serikat, jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria, di  New York saja memiliki wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria dan penduduk pria New York sepertiganya adalah gay (penyuka sesama jenis).
      Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari 25 juta gay yang artinya bahwa para pria tersebut tidak ingin menikahi wanita dan penduduk wanita di Inggris lebih banyak dibandingkan dengan penduduk pria.
     Penduduk Jerman memiliki lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria di Rusia jumlah wanita lebih banyak dari penduduk pria dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui tepatnya berapa juta kelebihan wanita yang hidup di seluruh dunia dibandingkan dengan pria.
      Ke-4, Membatasi setiap orang untuk hanya memiliki satu istri bukan cara yang praktis, bahkan jika setiap satu orang pria menikah dengan seorang wanita, masih terdapat jutaan wanita di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang tidak  mendapatkan suami. 
     Ke-5, Kebanyakan wanita tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain, tetapi dalam Islam ketika wanita muslimah memandang situasi ini benar-benar diperlukan dalam iman, mereka bisa menanggung kerugian pribadi yang relatif lebih kecil untuk untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi saudara muslim lainnya.
      Ke-6, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di dunia yang mengatakan menikahlah dengan hanya satu pasangan, seperti yang disebutkan sebelumnya, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang dalam ayatnya menuliskan kalimat menikahlah dengan hanya satu pasangan.
     Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk hanya menikahi satu istri, tulisan ayat suci agama lain pun tidak ada yang mengisyaratkan hal tersebut, dan tidak ada kitab suci lain yang menyatakan pembatasan jumlah istri.
       Banyak tokoh agama Hindu yang sesuai dengan kitab suci mereka memiliki banyak istri, misalnya Dashrat Raja (ayah Rama) memiliki lebih dari satu istri dan Kresna memiliki beberapa istri.
     Pada zaman dulu, umat Kristen diizinkan untuk memiliki istri sebanyak yang mereka inginkan karena Al-Kitab mereka tidak membatasi jumlah istri yang dapat dinikahi.
      Beberapa abad lalu, Dewan Gereja Kristen membatasi jumlah istri hanya satu orang, poligini juga diizinkan dalam Yudaisme, menurut Kitab Talmud, Abraham mempunyai tiga istri, dan Raja Salomon mempunyai ratusan istri.
Daftar Pustaka
1. Naik, Zakir Abdul Karim. “Answer to non-muslim common question about Islam”. Jawaban Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam.
2. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
4. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004   
5. Kisah Para Sahabat.
6. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
7. Tafsirq.com online
 

Daftar Pustaka.

908. POLIGAMI

POLIGAMI DALAM ISLAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

       Poligami (menurut KBBI V) ialah sistem perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai istri atau suami lebih dari satu orang dan berpoligami artinya melakukan poligami.
     Poligini adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa istri dalam waktu bersamaan dan poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang wanita mempunyai  suami lebih dari satu orang dalam waktu bersamaan.
      Islam membolehkan seorang pria yang memenuhi syarat menikah dengan lebih dari seorang istri (poligami), tetapi Islam melarang seorang wanita menikah dengan lebih dari satu suami (poliandri), berikut ini alasannya.
     Ke-1, Al-Quran adalah satu-satunya kitab agama di bumi ini yang menyatakan menikah hanya dengan satu pasangan, tidak ada kitab agama lain yang menyatakan menikah cuma dengan satu pasangan.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 3.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

      “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”
      Al-Quran mengizinkan pria menikah dengan lebih dari satu istri dengan batasan tertentu artinya boleh menikah dengan dua, tiga, atau empat istri, tetapi jika takut berbuat tidak adil, disarankan menikah hanya satu wanita saja.
      Sebelum Al-Quran diturunkan, tidak ada batasan atas poligini dan tidak ada batasan apa pun, sehingga banyak ditemukan seorang pria yang memiliki puluhan istri, bahkan ratusan istri.
       Islam menempatkan batas maksimal empat istri dan memberikan izin seorang pria untuk menikah dua, tiga, atau empat wanita, hanya dengan syarat bahwa seorang suami dapat berlaku adil terhadap para istrinya.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 129.

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ ۖ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ ۚ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

      “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. Karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).  Sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
     Poligami bukan aturan, tetapi pengecualian dan sebagai pintu darurat karena  masih banyak orang salah paham, dianggapnya poligami wajib bagi seorang pria muslim dan pria wajib memiliki lebih dari satu istri.
     Islam memiliki lima kategori dalam masalah hukum yaitu fardu (harus dilaksanakan), sunah (dianjurkan untuk dilaksanakan), mubah (diperbolehkan), makruh (tidak dianjurkan), dan haram (harus ditinggalkan).
      Poligini termasuk dalam kategori mubah (pilihan bebas), artinya boleh dikerjakan dan boleh tidak dikerjakan, sehingga tidak bisa dikatakan seorang muslim yang memiliki istri dua, tiga, atau empat adalah seorang muslim yang lebih baik  dibandingkan dengan seorang muslim yang hanya memiliki satu istri.
      Ke-2, Karena rata-rata rentang kehidupan wanita lebih lama daripada pria.       Secara alami, pria dan wanita lahir dalam perbandingan yang hampir sama, tetapi seorang anak perempuan memiliki kekebalan lebih baik daripada seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan dapat melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada anak laki-laki.
      Sehingga selama usia anak-anak terdapat lebih banyak kematian pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, selama perang terdapat lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita, dan pria lebih banyak meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita.
       Ke-3, Rentang hidup rata-rata wanita lebih lama daripada pria dan pada waktu yang sama ditemukan bahwa lebih banyak wanita yang menjadi janda daripada lelaki yang menjadi duda.
      Ke-4, Populasi penduduk wanita di dunia lebih banyak daripada penduduk pria, misalnya di Amerika Serikat, jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria, di  New York saja memiliki wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria dan penduduk pria New York sepertiganya adalah gay (penyuka sesama jenis).
      Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari 25 juta gay yang artinya bahwa para pria tersebut tidak ingin menikahi wanita dan penduduk wanita di Inggris lebih banyak dibandingkan dengan penduduk pria.
     Penduduk Jerman memiliki lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria di Rusia jumlah wanita lebih banyak dari penduduk pria dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui tepatnya berapa juta kelebihan wanita yang hidup di seluruh dunia dibandingkan dengan pria.
      Ke-4, Membatasi setiap orang untuk hanya memiliki satu istri bukan cara yang praktis, bahkan jika setiap satu orang pria menikah dengan seorang wanita, masih terdapat jutaan wanita di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang tidak  mendapatkan suami. 
     Ke-5, Kebanyakan wanita tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain, tetapi dalam Islam ketika wanita muslimah memandang situasi ini benar-benar diperlukan dalam iman, mereka bisa menanggung kerugian pribadi yang relatif lebih kecil untuk untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi saudara muslim lainnya.
      Ke-6, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di dunia yang mengatakan menikahlah dengan hanya satu pasangan, seperti yang disebutkan sebelumnya, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang dalam ayatnya menuliskan kalimat menikahlah dengan hanya satu pasangan.
     Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk hanya menikahi satu istri, tulisan ayat suci agama lain pun tidak ada yang mengisyaratkan hal tersebut, dan tidak ada kitab suci lain yang menyatakan pembatasan jumlah istri.
       Banyak tokoh agama Hindu yang sesuai dengan kitab suci mereka memiliki banyak istri, misalnya Dashrat Raja (ayah Rama) memiliki lebih dari satu istri dan Kresna memiliki beberapa istri.
     Pada zaman dulu, umat Kristen diizinkan untuk memiliki istri sebanyak yang mereka inginkan karena Al-Kitab mereka tidak membatasi jumlah istri yang dapat dinikahi.
      Beberapa abad lalu, Dewan Gereja Kristen membatasi jumlah istri hanya satu orang, poligini juga diizinkan dalam Yudaisme, menurut Kitab Talmud, Abraham mempunyai tiga istri, dan Raja Salomon mempunyai ratusan istri.
Daftar Pustaka
1. Naik, Zakir Abdul Karim. “Answer to non-muslim common question about Islam”. Jawaban Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam.
2. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
4. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004   
5. Kisah Para Sahabat.
6. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
7. Tafsirq.com online
 

Daftar Pustaka.

908. POLIGAMI

POLIGAMI DALAM ISLAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

       Poligami (menurut KBBI V) ialah sistem perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai istri atau suami lebih dari satu orang dan berpoligami artinya melakukan poligami.
     Poligini adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa istri dalam waktu bersamaan dan poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang wanita mempunyai  suami lebih dari satu orang dalam waktu bersamaan.
      Islam membolehkan seorang pria yang memenuhi syarat menikah dengan lebih dari seorang istri (poligami), tetapi Islam melarang seorang wanita menikah dengan lebih dari satu suami (poliandri), berikut ini alasannya.
     Ke-1, Al-Quran adalah satu-satunya kitab agama di bumi ini yang menyatakan menikah hanya dengan satu pasangan, tidak ada kitab agama lain yang menyatakan menikah cuma dengan satu pasangan.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 3.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

      “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”
      Al-Quran mengizinkan pria menikah dengan lebih dari satu istri dengan batasan tertentu artinya boleh menikah dengan dua, tiga, atau empat istri, tetapi jika takut berbuat tidak adil, disarankan menikah hanya satu wanita saja.
      Sebelum Al-Quran diturunkan, tidak ada batasan atas poligini dan tidak ada batasan apa pun, sehingga banyak ditemukan seorang pria yang memiliki puluhan istri, bahkan ratusan istri.
       Islam menempatkan batas maksimal empat istri dan memberikan izin seorang pria untuk menikah dua, tiga, atau empat wanita, hanya dengan syarat bahwa seorang suami dapat berlaku adil terhadap para istrinya.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 129.

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ ۖ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ ۚ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

      “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. Karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).  Sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
     Poligami bukan aturan, tetapi pengecualian dan sebagai pintu darurat karena  masih banyak orang salah paham, dianggapnya poligami wajib bagi seorang pria muslim dan pria wajib memiliki lebih dari satu istri.
     Islam memiliki lima kategori dalam masalah hukum yaitu fardu (harus dilaksanakan), sunah (dianjurkan untuk dilaksanakan), mubah (diperbolehkan), makruh (tidak dianjurkan), dan haram (harus ditinggalkan).
      Poligini termasuk dalam kategori mubah (pilihan bebas), artinya boleh dikerjakan dan boleh tidak dikerjakan, sehingga tidak bisa dikatakan seorang muslim yang memiliki istri dua, tiga, atau empat adalah seorang muslim yang lebih baik  dibandingkan dengan seorang muslim yang hanya memiliki satu istri.
      Ke-2, Karena rata-rata rentang kehidupan wanita lebih lama daripada pria.       Secara alami, pria dan wanita lahir dalam perbandingan yang hampir sama, tetapi seorang anak perempuan memiliki kekebalan lebih baik daripada seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan dapat melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada anak laki-laki.
      Sehingga selama usia anak-anak terdapat lebih banyak kematian pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, selama perang terdapat lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita, dan pria lebih banyak meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita.
       Ke-3, Rentang hidup rata-rata wanita lebih lama daripada pria dan pada waktu yang sama ditemukan bahwa lebih banyak wanita yang menjadi janda daripada lelaki yang menjadi duda.
      Ke-4, Populasi penduduk wanita di dunia lebih banyak daripada penduduk pria, misalnya di Amerika Serikat, jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria, di  New York saja memiliki wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria dan penduduk pria New York sepertiganya adalah gay (penyuka sesama jenis).
      Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari 25 juta gay yang artinya bahwa para pria tersebut tidak ingin menikahi wanita dan penduduk wanita di Inggris lebih banyak dibandingkan dengan penduduk pria.
     Penduduk Jerman memiliki lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria di Rusia jumlah wanita lebih banyak dari penduduk pria dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui tepatnya berapa juta kelebihan wanita yang hidup di seluruh dunia dibandingkan dengan pria.
      Ke-4, Membatasi setiap orang untuk hanya memiliki satu istri bukan cara yang praktis, bahkan jika setiap satu orang pria menikah dengan seorang wanita, masih terdapat jutaan wanita di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang tidak  mendapatkan suami. 
     Ke-5, Kebanyakan wanita tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain, tetapi dalam Islam ketika wanita muslimah memandang situasi ini benar-benar diperlukan dalam iman, mereka bisa menanggung kerugian pribadi yang relatif lebih kecil untuk untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi saudara muslim lainnya.
      Ke-6, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di dunia yang mengatakan menikahlah dengan hanya satu pasangan, seperti yang disebutkan sebelumnya, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang dalam ayatnya menuliskan kalimat menikahlah dengan hanya satu pasangan.
     Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk hanya menikahi satu istri, tulisan ayat suci agama lain pun tidak ada yang mengisyaratkan hal tersebut, dan tidak ada kitab suci lain yang menyatakan pembatasan jumlah istri.
       Banyak tokoh agama Hindu yang sesuai dengan kitab suci mereka memiliki banyak istri, misalnya Dashrat Raja (ayah Rama) memiliki lebih dari satu istri dan Kresna memiliki beberapa istri.
     Pada zaman dulu, umat Kristen diizinkan untuk memiliki istri sebanyak yang mereka inginkan karena Al-Kitab mereka tidak membatasi jumlah istri yang dapat dinikahi.
      Beberapa abad lalu, Dewan Gereja Kristen membatasi jumlah istri hanya satu orang, poligini juga diizinkan dalam Yudaisme, menurut Kitab Talmud, Abraham mempunyai tiga istri, dan Raja Salomon mempunyai ratusan istri.
Daftar Pustaka
1. Naik, Zakir Abdul Karim. “Answer to non-muslim common question about Islam”. Jawaban Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam.
2. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
4. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004   
5. Kisah Para Sahabat.
6. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
7. Tafsirq.com online
 

Daftar Pustaka.

908. POLIGAMI

POLIGAMI DALAM ISLAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

       Poligami (menurut KBBI V) ialah sistem perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai istri atau suami lebih dari satu orang dan berpoligami artinya melakukan poligami.
     Poligini adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa istri dalam waktu bersamaan dan poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang wanita mempunyai  suami lebih dari satu orang dalam waktu bersamaan.
      Islam membolehkan seorang pria yang memenuhi syarat menikah dengan lebih dari seorang istri (poligami), tetapi Islam melarang seorang wanita menikah dengan lebih dari satu suami (poliandri), berikut ini alasannya.
     Ke-1, Al-Quran adalah satu-satunya kitab agama di bumi ini yang menyatakan menikah hanya dengan satu pasangan, tidak ada kitab agama lain yang menyatakan menikah cuma dengan satu pasangan.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 3.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

      “Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”
      Al-Quran mengizinkan pria menikah dengan lebih dari satu istri dengan batasan tertentu artinya boleh menikah dengan dua, tiga, atau empat istri, tetapi jika takut berbuat tidak adil, disarankan menikah hanya satu wanita saja.
      Sebelum Al-Quran diturunkan, tidak ada batasan atas poligini dan tidak ada batasan apa pun, sehingga banyak ditemukan seorang pria yang memiliki puluhan istri, bahkan ratusan istri.
       Islam menempatkan batas maksimal empat istri dan memberikan izin seorang pria untuk menikah dua, tiga, atau empat wanita, hanya dengan syarat bahwa seorang suami dapat berlaku adil terhadap para istrinya.
      Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 129.

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ ۖ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ ۚ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

      “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. Karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).  Sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
     Poligami bukan aturan, tetapi pengecualian dan sebagai pintu darurat karena  masih banyak orang salah paham, dianggapnya poligami wajib bagi seorang pria muslim dan pria wajib memiliki lebih dari satu istri.
     Islam memiliki lima kategori dalam masalah hukum yaitu fardu (harus dilaksanakan), sunah (dianjurkan untuk dilaksanakan), mubah (diperbolehkan), makruh (tidak dianjurkan), dan haram (harus ditinggalkan).
      Poligini termasuk dalam kategori mubah (pilihan bebas), artinya boleh dikerjakan dan boleh tidak dikerjakan, sehingga tidak bisa dikatakan seorang muslim yang memiliki istri dua, tiga, atau empat adalah seorang muslim yang lebih baik  dibandingkan dengan seorang muslim yang hanya memiliki satu istri.
      Ke-2, Karena rata-rata rentang kehidupan wanita lebih lama daripada pria.       Secara alami, pria dan wanita lahir dalam perbandingan yang hampir sama, tetapi seorang anak perempuan memiliki kekebalan lebih baik daripada seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan dapat melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada anak laki-laki.
      Sehingga selama usia anak-anak terdapat lebih banyak kematian pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, selama perang terdapat lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita, dan pria lebih banyak meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita.
       Ke-3, Rentang hidup rata-rata wanita lebih lama daripada pria dan pada waktu yang sama ditemukan bahwa lebih banyak wanita yang menjadi janda daripada lelaki yang menjadi duda.
      Ke-4, Populasi penduduk wanita di dunia lebih banyak daripada penduduk pria, misalnya di Amerika Serikat, jumlah wanita lebih banyak dari jumlah pria, di  New York saja memiliki wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria dan penduduk pria New York sepertiganya adalah gay (penyuka sesama jenis).
      Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari 25 juta gay yang artinya bahwa para pria tersebut tidak ingin menikahi wanita dan penduduk wanita di Inggris lebih banyak dibandingkan dengan penduduk pria.
     Penduduk Jerman memiliki lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria di Rusia jumlah wanita lebih banyak dari penduduk pria dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui tepatnya berapa juta kelebihan wanita yang hidup di seluruh dunia dibandingkan dengan pria.
      Ke-4, Membatasi setiap orang untuk hanya memiliki satu istri bukan cara yang praktis, bahkan jika setiap satu orang pria menikah dengan seorang wanita, masih terdapat jutaan wanita di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang tidak  mendapatkan suami. 
     Ke-5, Kebanyakan wanita tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain, tetapi dalam Islam ketika wanita muslimah memandang situasi ini benar-benar diperlukan dalam iman, mereka bisa menanggung kerugian pribadi yang relatif lebih kecil untuk untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi saudara muslim lainnya.
      Ke-6, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di dunia yang mengatakan menikahlah dengan hanya satu pasangan, seperti yang disebutkan sebelumnya, Al-Quran adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang dalam ayatnya menuliskan kalimat menikahlah dengan hanya satu pasangan.
     Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk hanya menikahi satu istri, tulisan ayat suci agama lain pun tidak ada yang mengisyaratkan hal tersebut, dan tidak ada kitab suci lain yang menyatakan pembatasan jumlah istri.
       Banyak tokoh agama Hindu yang sesuai dengan kitab suci mereka memiliki banyak istri, misalnya Dashrat Raja (ayah Rama) memiliki lebih dari satu istri dan Kresna memiliki beberapa istri.
     Pada zaman dulu, umat Kristen diizinkan untuk memiliki istri sebanyak yang mereka inginkan karena Al-Kitab mereka tidak membatasi jumlah istri yang dapat dinikahi.
      Beberapa abad lalu, Dewan Gereja Kristen membatasi jumlah istri hanya satu orang, poligini juga diizinkan dalam Yudaisme, menurut Kitab Talmud, Abraham mempunyai tiga istri, dan Raja Salomon mempunyai ratusan istri.
Daftar Pustaka
1. Naik, Zakir Abdul Karim. “Answer to non-muslim common question about Islam”. Jawaban Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam.
2. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
4. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004   
5. Kisah Para Sahabat.
6. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
7. Tafsirq.com online
 

Daftar Pustaka.