Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Wednesday, November 12, 2025

53978. JARI JARI MANUSIA BUKTI KUASA ALLAH

 


JARI JARI MANUSIA BUKTI KUASA ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

QS Al-Qiyāmah (75:3-4)

 


أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُ

 

3. Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?

 

بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ

 

4. Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.

 

 

TAFSIR KLASIK

Tafsir Ṭabarī

 

1)                Menafsirkan (banānahu) sebagai ujung-ujung jari manusia.

 

2)                Allah mampu mengembalikan ciptaan manusia secara sempurna.

 

3)                Sampai bagian terkecil dan paling halus .

 

4)                Seperti jari-jemari.

 

5)                Bukti sempurnaan kekuasaan Allah dalam kebangkitan.

 

6)                Tak hanya tulang besar.

7)                Tapi juga detail kecil.

 

Tafsir Qurṭubī

 

1)        Kata “banān” mencakup ujung jari tempat kuku tumbuh.

 

2)        Allah menyebut bagian ini.

3)        Tegaskan detail ciptaan manusia.

 

4)        Agar manusia sadar

5)        bahwa kebangkitan tak mustahil.

 

6)        Allah menyebut banān karena ia halus dan kecil.

 

7)        Jika Allah mampu menyusunnya Kembali.

 

8)        Maka seluruh tubuh tentu lebih mudah bagi-Nya.

 

Tafsir Ibnu Kasīr

 

1)        Allah mampu menyusun tulang-tulang manusia.

 

2)        Sampai jari-jemari dan ruasnya yang kecil.

 

3)        Bukti maha kuasa Allah.

 

4)        Membangkitkan manusia di akhirat kelak.

 

TAFSIR MODERN

Tafsir Sayid Quṭb

 

1)        Ayat ini isyarat ilmiah dan ajaib penciptaan manusia.

 

2)        Jari-jemari punya pola sidik jari unik pada tiap manusia.

 

3)        Baru diketahui sains modern.

 

4)        Penyebutan jari spesifik .

 

5)        Bukti akurat dan unik ciptaan Allah.

 

6)        Isyarat kebesaran Allah dalam hal kecil yang tak disadari manusia.

 

Tafsir M. Quraish Shihab

 

1)        Allah sengaja menyebut “jari”.

2)        Bukti kemampuan Allah.

 

3)        Mengembalikan ciptaan terperinci dan identik seperti semula.

 

4)        Sidik jari tiap orang berbeda.

5)        Bukti ilmiah keunikan manusia.

 

6)        Ayat ini tegaskan 2 hal:

 

a.        Kepastian kebangkitan manusia.

b.        Unik dan sempurna ciptaan Allah.

Disinggung jauh sebelum sains modern menemukannya.

 

Kesimpulan

 

1)        Ayat ini menjawab keraguan orang kafir tentang kebangkitan.

 

2)         Juga mengandung isyarat ilmiah.

 

3)        Tiap manusia diciptakan unik hingga pada jari-jarinya.

 

4)        Ilmu yang baru disadari manusia modern.

 

5)        Ribuan tahun setelah Al-Quran turun.

 

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

53977. MENGAPA KEJAHATAN DIBIARKAN

 


KENAPA KEJAHATAN DIBIARKAN ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Kenapa Allah membiarkan

Kejahatan terjadi?

 

Salah satu pertanyaan penting.

Dalam akidah dan filsafat Islam.

 

Al-Qur’an menjawab.

Dalam beberapa sisi.

 

Yaitu:

1)        Keadilan.

2)        Hikmah (kebijaksanaan).

 

3)        Ujian.

4)        Kebebasan manusia.

 

A.       Kejahatan bagian ujian hidup

 

QS. Al-Baqarah [2]: 155.


وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

 

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

 

 

Catatan.

 

1)        Al-Qur’an tegaskan.

2)        Bahwa hidup dunia tempat ujian.

 

3)        Bukan tempat balasan.

 

4)        Allah tak membiarkan kejahatan tanpa alasan.

 

5)        Tapi alat menguji iman, sabar, dan keadilan manusia.

 

B.       Kebebasan manusia untuk memilih

 

QS. Al-Balad [90]: 10.


وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ

 

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya 2 jalan (kebaikan dan kejahatan).

 

Catatan.

 

1)        Allah memberi manusia akal.

2)        Bebas (ikhtiar) untuk memilih.

 

3)        Jika Allah langsung menghentikan semua kejahatan.

 

4)        Maka tak ada lagi ujian, tanggung jawab, atau pahala.

 

5)        Dunia hilang makna keadilan moral.

 

C.       Kejahatan sering membawa hikmah tersembunyi

 

QS. Al-Baqarah [2]: 216.


كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

 

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.

 

Catatan.

 

1)        Tidak semua keburukan benar-benar buruk dalam pandangan Allah.

 

2)        Terkadang dari musibah lahir kekuatan.

3)        Dari kezaliman lahir kesadaran.

 

4)        Dari derita lahir tobat.

5)        Hikmahnya sering tampak kemudian.

 

D.       Allah menunda, tapi tak melupakan

 

QS. Ali ‘Imran [3]: 178


وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ ۚ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

 

Dan jangan sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanya supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan.

 

Catatan.

 

1)        Allah memberi waktu.

2)        Bukan karena lalai.

 

3)        Tapi beri kesempatan bertobat.

4)        Menegakkan keadilan yang tepat.

 

5)        Balasan sempurna di akhirat.

6)        Bukan di dunia.

 

E.       Akhirat  tempat keadilan sempurna

 

QS. Az-Zalzalah [99]: 7-8.

 


فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ


7. Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

 

وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

 

8. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan sebesar zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

 

Catatan.

 

1)        Dunia tak memuat semua keadilan.

2)        Akhirat adalah solusinya.

 

3)        Kejahatan yang tampak “dibiarkan” di dunia.

 

4)        Akan dibalas sempurna di akhirat.

 

Kesimpulan:

Menurut Al-Qur’an.

Allah membiarkan kejahatan terjadi.

 

Bukan tidak berdaya.

Atau tidak adil.

 

Tapi karena:

 

1)                Dunia adalah tempat ujian, bukan balasan.

 

2)                Allah memberi kebebasan memilih kepada manusia.

 

3)                Hikmah sering tersembunyi di balik peristiwa pahit.

 

4)                Balasan akhir hanya di akhirat, bukan di dunia.

 

Kalimat ringkas

 

1)        Allah tak membiarkan kejahatan tanpa tujuan.

 

2)        Allah menundanya demi ujian, kebebasan, dan keadilan yang sempurna kelak.

 

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.