AT-TAUBAH 122 PEMBAGIAN
TUGAS MANUSIA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
QS At-Taubah (9:122)
۞ وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ
كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا
قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ
Tidak sepatutnya bagi
mukmin pergi semua (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap golongan di
antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama
dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali
kepadanya, supaya mereka dapat menjaga dirinya.
Catatan.
1)
“Tidak sepatutnya orang
mukmin semuanya pergi (ke medan perang).
2)
Mengapa tidak pergi dari
tiap golongan di antara mereka
3)
Beberapa orang perdalam
ilmu agama
4)
Untuk beri peringatan
pada kaumnya
5)
Jika mereka telah Kembali.
6)
Agar mereka dapat
menjaga diri.
Tafsir Perkata
1.
وَمَا كَانَ
الْمُؤْمِنُونَ
Tidak pantas semua orang beriman...
1)
Tafsir:
a.
Allah ajarkan
b.
Umat Islam tak harus
melakukan pekerjaan sama
c.
Semuanya sekaligus.
2)
Logika modern:
Dalam masyarakat modern:
a.
ada tentara,
b.
guru,
c.
dokter,
d.
ilmuwan,
e.
teknisi,
f. ulama.
3)
Kalau semua jadi
tentara, siapa yang mengajar?
4)
Kalau semua orang
belajar terus, siapa membantu masyarakat?
2.
لِيَنْفِرُوا كَافَّةً
“...pergi semuanya.”
1)
Tafsir:
a.
Saat itu konteksnya
perang dan dakwah.
b.
Allah melarang semua
orang pergi sekaligus.
2)
Logika modern:
a.
Sebuah negara atau
organisasi kacau.
b.
Jika semua meninggalkan
tugasnya
c.
Secara bersamaan.
1)
Islam ajarkan seimbang
2)
Dalam semua tugas.
3.
فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ
كُلِّ فِرْقَةٍ
“Mengapa tak ada
sebagian kelompok...”
1)
Tafsir:
Harus ada pembagian peran.
2)
Logika modern:
Mirip sistem
spesialisasi:
a.
sebagian belajar agama,
b.
bekerja,
c.
jaga keamanan,
d.
urus masyarakat.
3)
Peradaban maju
a.
Butuh kerja sama
b.
Pembagian tugas.
4.
طَائِفَةٌ
“Sekelompok orang.”
1)
Tafsir:
a.
Tak perlu semua jadi
ulama.
b.
Harus ada yang mendalami
ilmu.
2)
Logika modern:
Dalam dunia modern:
a.
tak semua jadi dokter,
b.
tapi wajib punya dokter
ahli.
3)
Begitu juga ilmu agama:
a.
Perlu orang yang paham
b.
Agar tidak salah arah.
5.
لِّيَتَفَقَّهُوا فِي
الدِّينِ
“Agar mereka mendalami
agama.”
1)
Tafsir:
a.
Islam perintahkan
belajar agama
b.
Secara mendalam
c.
Tak sekadar ikut-ikutan.
2)
Kata “tafaqquh” berarti:
a.
memahami,
b.
mendalami,
c.
berpikir matang.
3)
Logika modern:
Belajar agama tanpa pemahaman
Bisa sebabkan:
a.
salah paham,
b.
fanatik buta,
c.
mudah tertipu hoaks
agama,
d.
ekstremis.
4)
Islam menghargai ilmu
dan pemikiran.
6.
وَلِيُنذِرُوا قَوْمَهُمْ
“Dan agar mereka memberi
peringatan kepada kaumnya.”
1)
Tafsir:
a.
Ilmu tak boleh disimpan
b.
Orang paham harus
mengajar masyarakat.
2)
Logika modern:
a.
Guru, dosen, ustaz,
ilmuwan
b.
Punya tugas sebarkan
ilmu
c.
Agar warga tidak salah
jalan.
7.
إِذَا رَجَعُوا
إِلَيْهِمْ
“Ketika mereka kembali
kepada kaumnya.”
1)
Tafsir:
a.
Orang yang belajar
b.
Harus kembali bantu Masyarakat.
c.
Tak cari kepentingan
pribadi.
2)
Logika modern:
a.
Ilmu terbaik
b.
Bermanfaat bagi
masyarakat.
8.
9.
لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ
“Agar mereka
berhati-hati / menjaga diri.”
1)
Tujuan ilmu agama:
a.
menjaga manusia dari
dosa,
b.
hapus kebodohan,
c.
tak merusak hidup.
2)
Logika modern:
Ilmu membuat manusia:
a.
lebih bijak,
b.
lebih hati-hati,
c.
lebih terarah,
d.
tidak mudah tertipu.
Inti Besar Ayat Ini
Versi Quran
Ayat ini ajarkan:
1)
Pembagian tugas umat.
2)
Pentingnya ilmu agama.
3)
Kewajiban mengajar
masyarakat.
4)
Ilmu harus bawa manfaat
dan peringatan.
Versi Logika Modern
Ayat ini sesuai prinsip
modern:
1)
spesialisasi ilmu,
2)
pendidikan,
3)
sistem sosial,
4)
transfer pengetahuan,
5)
pembangunan berbasis
ilmu.
Masyarakat maju
1)
Tak semua melakukan hal
sama.
2)
Tapi yang:
a.
saling melengkapi,
b.
punya ahli berbagai
bidang,
c.
berbagi ilmu
d.
untuk kebaikan bersama.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT




0 comments:
Post a Comment