BEDANYA NABI ADAM DAN
IBLIS USAI BERBUAT SALAH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Dalam Al-Qur’an
1)
Nabi Adam
2)
Iblis
Pernah berbuat salah.
Tetapi berbeda
Cara menyikapi kesalahan
itu.
Yaitu:
1)
Nabi Adam:
Salah → Mengaku →
Bertobat
2)
Iblis:
Salah → Sombong → Membangkang
Penjelasan.
A.
Nabi Adam: Salah →
Mengaku → Bertobat
1)
Nabi Adam melanggar
larangan Allah.
2)
Makan buah yang dilarang
3)
Nabi Adam sadar
4)
Dan mohon ampun.
QS Al-A‘raf (7:23)
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا
وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah
menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi
rahmat kepada kami, niscaya pasti kami termasuk orang merugi.
Catatan.
1)
Sikap Nabi Adam
a.
Mengakui kesalahan
b.
Tak menyalahkan Allah
c.
Mau memperbaiki diri
d.
Rendah hati
e.
Bertobat
f.
Allah menerima tobat
Adam.
5)
Logika modern
Dalam kehidupan modern:
a.
Orang salah lalu mengaku.
b.
Memperbaiki diri.
c.
Biasanya bisa
berkembang.
d.
Dokter, ilmuwan,
pelajar, atau pemimpin maju
e.
Sebab mau koreksi
kesalahan.
f. Orang rendah hati mudah belajar.
6)
Nabi Adam tunjukkan:
a.
Manusia terbaik
b.
Bukan tidak pernah salah.
c.
Tapi mau bertobat
d.
Memperbaiki diri.”
B.
Iblis: Salah → Sombong →
Membangkang
1)
Iblis diperintah sujud
2)
Menghormati Adam.
3)
Tapi menolak.
4)
Iblis menolak dan
sombong.
5)
Iblis berkata:
“Aku lebih baik darinya. Engkau ciptakan aku dari api
sedangkan dia dari tanah.”
6)
Sikap Iblis
a.
Sombong
b.
Merasa paling benar
c.
Tak mau taat
d.
Tak minta ampun
e.
Menyalahkan keadaan
f. Dengki pada Adam
7)
Logika modern
Dalam hidup:
a.
Orang sombong, sulit terima
nasihat.
b.
Merasa paling hebat, buat sulit berubah.
c.
Banyak konflik terjadi,
karena ego dan iri hati.
8)
Iblis tunjukkan:
a.
Kesalahan jadi berbahaya
b.
Ketika disertai
kesombongan.
Pelajaran Quran dan
Logika Modern
Al-Qur’an ajarkan:
1)
Manusia bisa salah.
2)
Tapi masa depan
3)
Ditentukan sikap
4)
Setelah salah.
Kalau setelah salah:
1)
mau jujur,
2)
mau berubah,
3)
mau minta maaf,
Maka itu jalan Nabi Adam.
Tapi kalau:
1)
keras kepala,
2)
sombong,
3)
merasa selalu benar,
itu jalan Iblis.
1.
Iblis Menolak Perintah Allah karena
Sombong
Al-Qur'an
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman
kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam,’ maka sujudlah mereka kecuali
Iblis; ia enggan dan sombong, dan ia termasuk golongan kafir.”
“Allah berfirman: ‘Apakah yang
menghalangimu untuk sujud ketika Aku memerintahkanmu?’ Iblis menjawab: ‘Aku
lebih baik darinya. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan
dari tanah.’”
“Iblis berkata: ‘Aku lebih baik
darinya; Engkau ciptakan aku dari api sedangkan dia Engkau ciptakan dari
tanah.’”
2.
Nabi Adam Berbuat Salah lalu Bertobat
“Keduanya berkata: ‘Ya Tuhan kami,
kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan
memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.’”
“Kemudian Adam menerima beberapa
kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha
Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.”
“Kemudian keduanya memakan dari pohon
itu, lalu tampaklah aurat keduanya… Kemudian Tuhannya memilih Adam, maka Dia
menerima tobatnya dan memberinya petunjuk.”
Inti Pelajaran
1)
Iblis → salah lalu sombong.
2)
Nabi Adam → salah lalu bertobat.
Al-Qur’an ajarkan
1)
Manusia tak luput dari salah.
2)
Tapi paling penting:
a.
mau mengaku salah,
b.
mau memperbaiki diri,
c.
tidak sombong di depan kebenaran.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

.jpg)


0 comments:
Post a Comment