TAHUN BARU 2026 MUHASABAH DIRI DI ALQURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Tahun baru 2026.
Waktu evaluasi diri
Dalam Al-Quran.
Yaitu:
1)
Al-Qur’an Mengajarkan
Introspeksi Diri
2)
Waktu Terus Berjalan,
Manusia Akan Ditanya
3)
Allah Tidak Mengubah
Keadaan Tanpa Usaha
4)
Umur adalah Amanah
5)
Evaluasi Diri yang
Diajarkan Islam
Tahun Baru = Waktu
Evaluasi Diri dalam Al-Qur’an
A.
Al-Qur’an Mengajarkan
Introspeksi Diri
1)
Al-Qur’an tak sebut
“tahun baru” secara khusus.
2)
Islam sangat menekankan
evaluasi diri.
QS. Al-Hasyr (59:18)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا
قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang beriman,
bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah
diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Catatan.
1)
Wahai orang-orang beriman!
Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah tiap diri memperhatikan apa yang telah
diperbuatnya untuk hari esok.
2)
Makna sederhana:
3)
Setiap orang harus melihat
kembali perbuatannya.
4)
Mempersiapkan diri untuk
masa depan.
B.
Waktu Terus Berjalan,
Manusia Akan Ditanya
QS. Al-‘Ashr (103:1-3)
وَالْعَصْرِ
1. Demi masa.
إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
2. Sesungguhnya manusia benar-benar
dalam kerugian,
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا
الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
3. kecuali orang-orang
yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati agar menaati kebenaran dan saling menasihati
agar menetapi kesabaran.
Catatan
1)
“Demi waktu…
sesungguhnya manusia dalam kerugian.”
2)
Makna sederhana:
3)
Jika waktu berlalu tanpa
kebaikan.
4)
Maka kita rugi.
5)
Tahun baru ingatkan kita.
6)
Agar waktu tak
terbuang sia-sia.
C.
Allah Tidak Mengubah
Keadaan Tanpa Usaha
QS. Ar-Ra’d (13:11)
لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ
أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا
مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ
ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ
Bagi manusia ada
malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di
belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah
keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada
yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain
Dia.
Catatan.
1)
Allah tidak akan
mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
2)
Makna sederhana:
3)
Perubahan hidup harus
dimulai dari diri sendiri.
4)
Tak hanya berharap tahun
baru membawa keberuntungan.
D.
Umur adalah Amanah
QS. Al-Mukminun (23:115)
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا
تُرْجَعُونَ
Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami
menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan
dikembalikan kepada Kami?
Catatan.
1)
“Apakah kamu mengira
Kami menciptakan kamu main-main?”
2)
Makna sederhana:
3)
Hidup dan umur
4)
Bukan untuk main-main.
5)
Tapi untuk berbuat baik.
6)
Dan taat pada Allah.
E.
Evaluasi Diri yang
Diajarkan Islam
1)
Saat tahun berganti.
2)
Siswa bisa bertanya pada
diri sendiri:
3)
Apakah salatku sudah
lebih baik?
4)
Apakah aku lebih jujur
daripada tahun lalu?
5)
Apakah aku lebih hormat pada
orang tua dan guru?
6)
Apakah aku mengurangi
kebiasaan buruk?
Kesimpulan
1)
Tahun baru 2026.
2)
Tak sekadar ganti angka.
3)
Tapi:
a.
Ingat umur berkurang
b.
Mengajak memperbaiki
diri
c.
Menyusun niat
untuk jadi pribadi yang lebih baik
4)
Orang beriman tak paling
sempurna.
5)
Tapi terus memperbaiki
diri.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI
|
|
|



.jpeg)