Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, October 11, 2026

60404. YUSRON FOTO BLITAR (1)

 



























60401. ALBUM YUSRON BLITAR (1)

 


60400. YUSRON ALBUM BLITAR (1)

 


60399. MAJELIS AGAMA SAMPAH BERTEBARAN

 


MAJELIS AGAMA TAPI SAMPAH BERTEBARAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Kontradiksi

 

1)       Kegiatan agama.

2)       Pengajian umum.

3)       Peringatan besar lslam.

 

a.        Tapi  setelah acara selesai

b.       Sampah bertebaran.

 

c.        Padahal Quran ajarkan

d.       Untuk menjaga kebersihan.

 

Kenapa hal itu terjadi?

Jawaban.



1)       Benar.

2)       Ironi kehidupan beragama.

 

Acara pengajian.

 

1)       Membahas ajaran Al-Qur’an.

2)       Tapi setelah acara selesai.

3)       Sampah justru bertebaran.

 

Ada jarak

 

1)       Ilmu yang disampaikan.

2)       Perilaku yang dilakukan.

 

A.      Di mana letak kesalahannya?

 

Jawaban.

 

1)       Kesalahan bukan pada pengajian.

 

2)       Tapi perilaku

 

a.        Tak sesuai

b.       Dengan ajaran yang dipelajari.

Bayangkan.

 

1)        Saat pengajian.

Orang dengarkan ayat tentang kebaikan.

 

2)        Setelah pengajian.

Sebagian orang buang sampah sembarangan.

 

3)        Akibatnya.

 

a.        Lingkungan kotor.

b.        Orang lain harus membersihkan.

 

c.        Kebersihan yang harus dijaga.

d.        Tapi  diabaikan.

 

 

Tapi tidak boleh

 

1)       Menyalahkan semua peserta.

 

a.        Sebagian peserta

b.       Sudah jaga kebersihan.

 

2)       Mungkin yang membuang sampah

a.        Hanya sedikit orang.

 

 

B.      Apa ajaran Al-Qur’an yang terkait?

 

1.        Jangan membuat kerusakan di bumi

 

QS Al-A'raf (7:56)

 

وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ

 

Dan jangan kamu membuat kerusakan di bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang yang berbuat baik.

Catatan.

 

1)       Allah melarang manusia membuat kerusakan di bumi

 

2)       Setelah bumi diperbaiki.

 

Contoh:

 

1)        Jangan mengotori halaman masjid, jalan umum, sungai, atau tempat pengajian.

 

C.       Bekerja sama dalam kebaikan

 

QS Al-Ma'idah (5:2)

.

Surat Al-Ma'idah Ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَائِدَ وَلَا آمِّينَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنْ رَبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۚ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُوا ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ أَنْ صَدُّوكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَنْ تَعْتَدُوا ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

 

Hai orang-orang beriman, jangan kamu melanggar syi'ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan haram, jangan (mengganggu) binatang had-ya, dan binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang mengunjungi Baitullah sedangkan mereka mencari karunia dan rida Tuhannya dan apabila kamu telah selesai ibadah haji, maka boleh berburu. Dan jangan sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalangi kamu dari Masjidil Haram, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. 

Catatan.

 

1)       Allah memerintahkan manusia.

 

2)       Untuk bantu dalam kebajikan dan takwa.

 

 

Contoh:

 

1)       Panitia siap tempat sampah.

2)       Peserta buang sampah pada tempatnya.

3)       Semua pihak ikut jaga lokasi.

 

 

D.       Menjaga kesucian dan kebersihan

 

QS Al-Baqarah (2:222)

 

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ 

 

 

Mereka bertanya padamu tentang haid. Katakan: "Haid itu suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita waktu haid; dan jangan kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campuri mereka di tempat yang diperintahkan Allah padamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang bertaubat dan menyukai orang yang mensucikan diri.

 

Catatan.

 

1)       Allah mencintai orang yang menyucikan diri.

 

Ayat ini bahas penyucian diri.

 

1)       Menjaga kebersihan lingkungan.

2)       Tindakan baik

3)       Manfaat bagi orang banyak.

 

E.       Bagaimana harusnya pengajian dilaksanakan?

 

1)        Pengajian hasilkan orang pandai jelaskan ayat.

 

2)        Juga dorong perubahan perilaku.

 

1.        Sebelum acara:

Panitia sedia tempat sampah.

 

2.        Saat acara:

 

a.        Penceramah ingatkan peserta

b.        agar tak kotori lingkungan.

 

3.        Setelah acara:

 

a.        Peserta dan panitia memeriksa

b.        Membersihkan lokasi.

 

4.        Dalam hidup sehari-hari:

a.         Kebiasaan jaga kebersihan

 

b.        Diterapkan di rumah, masjid, pasar, dan tempat umum.

 

Pelajaran penting:

 

1)       ilmu harus jadi tindakan nyata

 

Rumusnya:

 

1)               Mendengar ayat → pahami makna → jalankan perintah → hasilkan maslahat.

 

1)       Orang dengar ajaran kebaikan.

2)        Tapi tak usaha menerapkan.

 

3)       Masih ada jarak

 

a.        Pengetahuan.

b.       Perilakunya.

 

Misalnya.

1)       Pahami larangan bohong.

Harus jadi orang jujur.

 

2)       Pahami perintah menolong.

Harus bantu orang kesulitan.

 

3)       Pahami pentingnya kebersihan.

Tak buang sampah sembarangan.

 

 

Kesimpulan:

 

1)       Keberhasilan pengajian

 

a.        Tak cukup diukur banyaknya peserta, meriahnya acara, atau bagus ceramah.

 

2)       Perlu dilihat pula.

 

a.        Apakah ajaran yang dipelajari.

b.       Hasilkan akhlak yang baik

c.        Manfaat nyata bagi masyarakat.

 

 

Jangan hanya Al-Qur’an

 

1)        Terdengar di telinga.

2)        Terbaca di lisan.

 

3)        Tapi ajaran Quran

4)        Terbukti dalam tindakan nyata.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT