MENGAPA
ORMAS AGAMA NU MENJADI REBUTAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Kenapa
NU (Nahdlatul Ulama)
Sering
menjadi “rebutan”?.
Jawaban.
1)
NU punya pengaruh
a.
Social.
b.
Keagamaan.
c.
Pendidikan.
d.
Politik
Yang sangat besar di
Indonesia.
Kenapa
NU (Nahdlatul Ulama)
Sering
menjadi “rebutan”?.
Jawaban.
Karena
NU punya:
1)
Basis massa besar
2)
Jaringan pesantren kuat
3)
Pengaruh sosial kuat
4)
Jaringan organisasi yang luas
5)
Bernilai strategis dalam politik
6)
NU bukan milik satu partai
7)
Pengaruh kultural
Penjelasan.
1.
NU punya basis massa besar
1)
NU punya warga dan jamaah tersebar luas.
2)
Terutama di Jawa
3)
Dan berbagai daerah lain.
2.
Jaringan pesantren kuat
1)
Banyak pesantren, madrasah, masjid, dan
lembaga Pendidikan.
2)
Punya hubungan historis tradisi NU.
3.
Pengaruh sosial kuat
1)
Kiai dan tokoh NU
2)
Jadi rujukan Masyarakat.
3)
Dalam
masalah agama
4)
juga hidup sosial.
4.
NU punya jaringan organisasi luas
1)
NU bergerak dalam dakwah.
2)
Tapi juga pendidikan, sosial, ekonomi,
kesehatan, dan kemasyarakatan.
5.
NU bernilai strategis dalam politik
1)
Jumlah warga dan pengaruhnya besar.
2)
Berbagai kelompok politik
3)
Rebut dukungan tokoh NU
4)
Atau basis massa NU.
6.
NU bukan milik satu partai
1)
Secara prinsip.
2)
NU organisasi masyarakat.
3)
Bukan partai politik.
4)
Berbagai partai
5)
Berusaha dekati warga NU.
7.
Pengaruh kultural
1)
Tradisi NU.
2)
Seperti tahlilan, yasinan, istighotsah,
maulid, ziarah makam dan tradisi pesantren.
3)
Jadi bagian hidup banyak masyarakat.
Tapi
ada hal penting:
1)
“NU menjadi rebutan”.
2)
Tak
berarti NU harus jadi alat politik.
3)
Kekuatan NU
4)
Bisa dipakai untuk
a.
Pendidikan.
b.
Dakwah.
c.
Persatuan.
d.
Pemberdayaan ekonomi
e.
Maslahat bangsa.
Dalam Al-Qur'an.
1)
Organisasi dan kelompok
2)
Boleh berbeda.
3)
Tapi jangan jadi permusuhan:
QS.
Ali 'Imran (3:103)
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ
جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ
كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ
إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا
ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Dan berpegang kamu semua pada tali (agama) Allah, dan
jangan kamu bercerai berai, dan ingat akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu
dahulu (masa Jahiliah) bermusuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu
menjadi kamu karena nikmat Allah, orang-orang bersaudara; dan kamu berada di
tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikian Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
Catatan.
1)
“Dan berpegang teguhl kamu semua pada tali
Allah, dan jangan kamu bercerai-berai.”
Yang
diperebutkan.
1)
Tak hanya nama NU.
2)
Tapi pengaruh dan kepercayaan masyarakat
3)
Yang melekat pada NU.
A.
Sikap terbaik
1)
Jika warga NU jadi rebutan
Oleh berbagai kelompok kepentingan.
2)
Sikap terbaik bukan ikut berebut.
Tapi pegang prinsip agama dan maslahat umat.
Sikap terbaik warga NU
Yaitu:
1)
Jangan mudah dipengaruhi
2)
Tetap menjaga persaudaraan
3)
NU jangan hanya dijadikan massa
4)
Kritis terhadap semua pihak
5)
Utamakan kemaslahatan
6)
Jangan menjual independensi
Penjelasan.
1.
Jangan mudah dipengaruhi
1)
Jangan pilih orang atau kelompok.
2)
Hanya karena
a.
Hadiah.
b.
Jabatan.
c.
Uang.
d.
Tekanan.
3)
Tapi dinilai berdasar
a.
Akhlak.
b.
Ilmu.
c.
Amanah.
d.
Manfaat bagi masyarakat.
2.
Tetap menjaga persaudaraan
1)
Boleh beda pilihan politik
2)
Boleh beda tokoh
3)
Tapi jangan jadi permusuhan.
QS. Al-Hujurat (49:10)
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Sesungguhnya orang-orang
beriman itu bersaudara. Sebab itu damaikan
(perbaiki hubungan) kedua saudaramu dan takutlah pada Allah, supaya kamu mendapat
rahmat.
Catatan.
1)
Sesungguhnya orang-orang
beriman itu bersaudara
3.
NU jangan hanya dijadikan massa
1)
Warga NU sebagai manusia.
2)
Punya hak memilih.
3)
Tak sekadar jumlah suara.
4)
Jangan sampai identitas NU.
5)
Dimanfaatkan kepentingan sesaat.
4.
Kritis pada semua pihak
1)
Jika ada yang baik, maka dukung
kebaikannya.
2)
Jika ada yang salah, maka kritik
dengan cara baik.
3)
Jangan bela orang membabi buta.
4)
Hanya karena "orang kita".
o
5.
Utamakan maslahat
Prinsipnya:
1)
agama → persatuan → kemanusiaan →
maslahat → baru kepentingan kelompok.
6.
Jangan menjual independensi
1)
Warga NU boleh dekat dengan siapa
saja.
2)
Tapi jangan hilang kemampuan.
a.
Yang benar, katakan benar
b.
Yang salah, katakan salah.
Dalam Al-Qur'an
QS. Al-Ma'idah (5:2)
“Tolong-menolong kamu dalam kebajikan
dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.”
Jika warga NU jadi rebutan.
Maka:
1)
Tak bertanya hanya,
"Siapa paling menguntungkan
NU?"
2)
Tapi juga,
"Siapa yang paling membawa
kebaikan bagi masyarakat?"
Kesimpulan:
1.
Warga NU sebaiknya tak jadi objek
rebutan.
2.
Tapi jadi masyarakat
1)
Sadar.
2)
Mandiri.
3)
Kritis.
4)
Berilmu.
5)
Tentukan sikap berdasar
a.
Kebenaran.
b.
Maslahat.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.










