Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, February 13, 2026

54956. OTAK BODOH MENOLAK QURAN

 



OTAK BODOH MENOLAK KEBENARAN ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam perspektif Al-Qur’an.

Orang yang bodoh.

 

1)        Tak sekadar kurang pintar.

2)        Tapi menolak kebenaran.

3)        Merasa paling benar.

 

Dalam Al-Qur’an:

Orang bodoh, yaitu:

 

1)        Merasa pintar, padahal sebenarnya bodoh

2)        Tak mau berpikir dan tak mau belajar

 

3)        Menolak kebenaran karena sombong

 

Penjelasan.

 

A.       Merasa pintar, padahal sebenarnya bodoh

 

QS Al-Baqarah (2:13)

Tentang orang munafik.

 

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا كَمَا آمَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آمَنَ السُّفَهَاءُ ۗ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَٰكِنْ لَا يَعْلَمُونَ

 

Jika dikatakan pada mereka: "Berimanlah kamu seperti orang lain yang telah beriman". Mereka menjawab: "Apakah kami akan beriman seperti orang-orang bodoh itu yang telah beriman?" Ingatlah, sesungguhnya mereka orang bodoh; tapi mereka tidak tahu.

 

Catatan.

 

1)        “Sesungguhnya mereka orang bodoh, tapi mereka tak tahu.”

 

2)        Artinya:

3)        Mereka anggap orang beriman itu bodoh.

 

4)        Padahal mereka yang tak paham kebenaran.

 

5)        Mereka tak sadar bodohanya sendiri.

 

B.       Tidak mau berpikir dan tak belajar

 

QS Al-A‘raf (7:179).


وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

 

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka punya hati, tapi tidak dipakai memahami (ayat Allah) dan mereka punya mata (tapi) tidak dipakai untuk melihat (tanda kekuasaan Allah), dan mereka punya telinga (tapi) tidak dipakai untuk mendengar (ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itu orang yang lalai.

 

Catatan.

 

1)        Mereka punya hati, tapi tak dipakai  memahami.

 

2)        Punya mata, tapi tak dipakai melihat.

 

3)        Punya telinga, tapi tak dipakai mendengar.

 

4)        Maksudnya:

 

a.        Bukan tak punya otak.

b.        Tapi tak mau pakai akal.

c.        Untuk cari kebenaran.

 

C.       Menolak kebenaran karena sombong

 

1)        Contoh Fir'aun dan Nabi Musa:

2)        Ia tahu kebenaran Nabi Musa.

 

3)        Tapi sombong dan ingin berkuasa.

 

4)        Maka Firaun menolak.

5)        Merasa diri paling benar.

 

6)        Dalam Al-Qur’an.

7)        Disebut jahil sebab sombong.

8)        Bukan tidak paham.

 

 Versi siswa

 

1)        Orang bodoh menurut Al-Qur’an.

2)        Bukan nilai sekolahnya jelek.

 

3)        Yang disebut bodoh:

 

 

a.        Menolak kebenaran.

b.        Sombong.

 

c.        Merasa paling benar.

d.        Tak mau belajar.

e.        Tak mau introspeksi.

 

4)        Orang berilmu justru:

 

a.        Mau belajar.

b.        Mau akui salah.

c.        Takut pada Allah.

 

Versi Quran

 

1.        Mereka bodoh, tapi tidak tahu

 

1)        QS Al-Baqarah (2:13)

.

2)         Allah berfirman:

 “Ingatlah, sesungguhnya mereka orang bodoh, tapi mereka tak tahu.”

 

3)        Kata as-sufahā’.

a.         Artinya orang dangkal akal.

b.        Lemah pertimbangan.

 

4)        Mereka merasa benar, padahal salah.

5)        Mereka tak sadar bodohnya sendiri.

 

2.        Tak pakai akal

 

1)        QS Al-A‘raf (7:179)

 

a.        Mereka punya hati, tapi tak dipakai memahami.

 

b.        Punya mata, tapi tak dipakai melihat.

c.        Punya telinga, tapi tak dipakai mendengar.

 

 

2)        Allah sebut mereka:

 

a.        “Mereka seperti hewan ternak.

b.        Bahkan lebih sesat.”

3)        Artinya:

 

a.        Bukan tak punya akal,

b.        Tapi tak mau memakainya.

c.        untuk cari kebenaran.

 

 

3.        Mengikuti tanpa ilmu

 

1)        QS Al-Isra (17:36)

 

“Jangan kamu ikuti sesuatu yang kamu tak punya ilmu tentangnya.”

 

 

2)        Ciri bodoh dalam Al-Qur’an:

 

a.        Bicara tanpa ilmu

b.        Ikut-ikutan

 

c.        Tak mau cari kebenaran

4.        Merasa paling benar

 

1)        QS Al-Kahfi (18:104)

 

“Orang yang sia-sia amalnya, tapi mereka menyangka berbuat sebaik-baiknya.”

 

 

2)        Ini contoh orang yang:

 

a.        Yakin dirinya benar

b.        Padahal salah

c.        Tak sadar sesatnya

 

Kesimpulan

 

Menurut Al-Qur’an.

Orang bodoh adalah:

 

1)                Menolak kebenaran

2)                Tak mau berpikir

3)                Mengikuti tanpa ilmu

 

4)                Sombong

5)                Merasa paling benar

 

Orang berakal di Al-Qur’an.

1)        Disebut Ulul Albab.

2)        Orang yang pakai akalnya.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

7)        Meta AI

 

Top of Form

 

Bottom of Form

 

 

 

 

Bottom of Form