KENAPA ALLAH TAK AMPUNI DOSA SYIRIK
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kenapa kontradiksi?
1)
Allah Mengampuni Semua
Dosa
QS. Az-Zumar (39:53)
2)
Ada Dosa yang Tidak
Diampuni
QS. An-Nisa (4:48)
A.
Allah mengampuni semua
dosa
QS. Az-Zumar (39:53)
۞ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا
عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ
يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Katakan: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas pada
diri mereka sendiri, jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Catatan.
1)
"Allah mengampuni
semua dosa."
2)
QS. Az-Zumar: 53)
B.
Allah tak mengampuni
dosa syrik
QS. An-Nisa (4:48)
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ
يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ
بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik), bagi
siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia
telah berbuat dosa yang besar.
Catatan.
1)
"Allah tidak
mengampuni dosa syirik."
(QS. An-Nisa: 48)
Penjelasan
1)
Sekilas tampak kontradiksi.
a.
An-Nisa 48
b.
Az-Zumar 53.
2)
Tapi jika dibaca utuh.
3)
Keduanya saling melengkapi.
1.
QS An-Nisa (4:48)
1)
"Allah tidak mengampuni dosa
syirik.
2)
Dia mengampuni dosa selain syirik.
3)
Bagi siapa yang Dia kehendaki."
Maknanya:
1)
Jika orang meninggal dunia
a.
Masih kondisi syirik
b.
Belum bertobat.
2)
Maka dosa syirik tak akan diampuni.
3)
Tapi dosa lain.
a.
Allah dapat mengampuninya
b.
Sesuai kehendak-Nya.
C.
Kenapa dosa syirik tak diampuni?
1)
Dalam Al-Qur'an.
a.
Dosa syirik (menyekutukan Allah)
b.
Disebut dosa paling besar.
2)
Tapi dosa syirik
a.
Bisa diampuni
b.
Jika bertobat sebelum meninggal.
3)
Dosa syirik tak diampuni
a.
Dosa syirik yang dibawa mati
b.
Tanpa tobat.
4)
Surah An-Nisa 48 dan 116.
D.
Kenapa dosa syirik tak diampuni?
Jawaban.
1)
Syirik merusak tujuan utama manusia
diciptakan
2)
Syirik bentuk kezaliman paling besar
3)
Tapi masih ada harapan
4)
Yaitu bertobat sebelum mati
Penjelasan.
A.
Syirik merusak tujuan utama manusia
diciptakan
QS Az-Zariyat (51:56).
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ
إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan Aku tidak
menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka mengabdi kepada-Ku.
Catatan.
1)
Manusia diciptakan untuk menyembah
Allah semata
2)
Syirik berarti mengalihkan ibadah pada
selain Allah.
3)
Hal itu menyentuh inti hubungan
manusia dengan Penciptanya.
B.
Syirik adalah kezaliman paling besar
QS Luqman (31:13)
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ
وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ
عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di
waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, jangan kamu
mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) benar-benar
kezaliman yang besar".
Catatan.
1)
"Sesungguhnya syirik adalah
kezaliman yang besar."
2)
Disebut zalim
a.
Menempatkan sesuatu bukan pada
tempatnya.
b.
Bukan Tuhan tapi dianggap kedudukan
Tuhan.
C.
Syirik menghapus nilai amal jika tidak
ditinggalkan
1)
Al-Qur'an jelaskan
2)
Orang tetap syirik hingga meninggal.
3)
Maka amal baiknya tak bermanfaat
4)
Untuk selamat akhirat
5)
Sebab fondasi iman rusak.
Menurut logika modern
Bayangkan
1.
Fondasi rumah.
1)
Rumah bisa diperbaiki
a.
Jika temboknya retak
b.
Atau atap bocor.
c.
Tapi jika fondasinya runtuh.
d.
Maka seluruh bangunan terancam.
Dalam Islam
1)
Tauhid adalah fondasi.
Dosa syirik merusak fondasi itu.
2.
Akar pohon.
a.
Daun kering
b.
Bisa tumbuh Kembali
c.
Jika akarnya sehat.
c.
Tapi jika akarnya mati.
Maka seluruh pohon akan mati.
d.
Tauhid ibarat akar.
e.
Dosa syirik merusak akar itu.
3.
Hubungan kepercayaan.
1)
Jika karyawan salah kerja.
Mungkin masih dimaafkan.
2)
Tapi jika khianati prinsip dasar.
a.
Seperti setiaan pada pihak lain
b.
Yang merugikan perusahaan.
c.
Masalah jadi serius.
Hubungan manusia dan Allah.
1)
Tauhid
Bentuk setia paling mendasar.
Tapi dosa syirik, bisa diampuni
Mengapa masih ada harapan?
1)
Meskipun syirik dosa terbesar.
2)
Al-Qur'an juga tegaskan
a.
Orang tobat sungguh-sungguh
b.
Sebelum meninggal.
c.
Allah dapat ampuni semua dosanya.
d.
Termasuk dosa syirik.
e.
QS Az-Zumar ayat 53.
Kesimpulan
1)
Syirik dosa
Tak diampuni.
2)
Bukan Allah tidak Maha Pengampun.
Tapi karena:
a.
Syirik merusak dasar iman
b.
Syirik merusak tauhid,
c.
Menyalahi tujuan penciptaan manusia,
Jika orang tetap syirik
1)
Hingga meninggal
2)
Tanpa bertobat.
3)
Maka dia menolak hubungan
4)
Yang jadi inti ajaran Islam.
Tapi sebaliknya.
1)
Selama orang masih hidup
2)
Mau kembali pada Allah
3)
Dengan tobat tulus
4)
Pintu ampunan tetap terbuka.
2.
Surah Az-Zumar ayat 53
"Jangan berputus asa dari rahmat
Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa."
Maknanya:
1)
Ayat ini untuk orang masih hidup
2)
Agar segera bertobat.
3)
"Semua dosa" termasuk syirik.
4)
Jika benar bertobat
5)
Sebelum meninggal.
6)
Maka diampuni
Apakah bertentangan?
Jawaban : Tidak.
1)
Karena 2 ayat bahas kondisi berbeda.
An-Nisa 48
1)
Orang sudah mati.
2)
Tanpa bertobat dari dosa syirik.
Az-Zumar 53
1)
Orang masih hidup
2)
Mau bertobat.
3)
Maka semua dosa dapat diampuni.
4)
Termasuk dosa syirik.
Logika modern
Misalkan ada aturan kampus:
1)
"Mahasiswa tidak daftar ulang
sampai batas waktu
Maka tidak akan diterima
kembali."
2)
"Semua mahasiswa yang memperbaiki
administrasinya
Sebelum batas waktu dapat diterima."
Apakah bertentangan?
Jawaban : Tidak.
1)
Pertama
Berlaku SETELAH batas waktu.
2)
Kedua
Berlaku SEBELUM batas waktu.
Demikian pula dalam Al-Qur'an:
1)
Selama hidup
Pintu tobat masih terbuka.
2)
Setelah meninggal
Kesempatan bertobat telah berakhir.
Kesimpulan
1)
Tidak ada kontradiksi 2 ayat itu.
2)
Az-Zumar 53
a.
Ajarkan tidak putus asa
b.
Segera bertobat
c.
Allah ampuni semua dosa
d.
Bagi orang bertobat sungguh-sungguh.
3)
An-Nisa 48
a.
Dosa syirik tak diampuni
b.
Jika orang meninggal
c.
Tanpa bertobat.
4)
Keduanya bentuk pesan utuh:
a.
Rahmat Allah sangat luas
b.
Bagi orang kembali pada-Nya.
c.
Tapi kesempatan itu
d.
Selama manusia masih hidup.
1)
Az-Zumar 53
a.
Bagi orang tobat
b.
Sebelum meninggal.
2)
An-Nisa 48
a.
Orang meninggal
b.
Tanpa tobat.
c.
Dari dosa syirik
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



