Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, August 10, 2026

55927. PENOLONG LAIN NABI MUHAMMAD YOHANES 14-16

 


PENOLONG LAIN NABI MUHAMMAD

YOHANNES 14-16

 

1.  YOHANNES 14-16

 

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya

 

Catatan.

1) Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain,

 

 

2.  YOHANNES 16-7.

 

Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

 

Catatan.

 

1)        Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu,

 

3.  Nabi Musa, Yesus, Nabi MUHammad

Ajak sembah Tuhan Yang Esa

 

Ulangan 6-4

 

"Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!" Ayat ini dikenal sebagai Shema Israel, yaitu dasar pengakuan iman yang menegaskan keesaan Allah.

 

Catatan

 

1)Ajaran Nabi Musa

2)Tuhan itu Esa.

 

 

Markus 12-29.

 

"Jawab Yesus: 'Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.'"

 

Catatan.

 

1)Ajaran Yesus

2)Tuhan itu Esa

 

 

Al- lkhlas (112:1)

 

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ 

 

1.   Katakan: "Dia Allah, Yang Maha Esa.

 

Catatan.

 

1) Ajaran Nabi Muhammad

2) Tuhan Allah itu Esa.

 

Kesimpulan

 

1) Nabi Musa, Yesus, Nabi Muhammad

Dari sumber yang sama

 

2) Yohanner 14-16

 

a. Penolong lain

b.Yaitu Nabi Muhamad

 

 

 

55926. YOHANNES 14-16 PENOLONG LAIN NABI MUHAMMAD

 


YOHANNES 14-16

PENOLONG LAIN NABI MUHAMMAD

 

 

1.  YOHANNES 14-16

 

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya

 

Catatan.

1) Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain,

 

 

2.  YOHANNES 16-7.

 

Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

 

Catatan.

 

1)        Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu,

 

3.  Nabi Musa, Yesus, Nabi MUHammad

Ajak sembah Tuhan Yang Esa

 

Ulangan 6-4

 

"Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!" Ayat ini dikenal sebagai Shema Israel, yaitu dasar pengakuan iman yang menegaskan keesaan Allah.

 

Catatan

 

1)Ajaran Nabi Musa

2)Tuhan itu Esa.

 

 

Markus 12-29.

 

"Jawab Yesus: 'Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.'"

 

Catatan.

 

1)Ajaran Yesus

2)Tuhan itu Esa

 

 

Al- lkhlas (112:1)

 

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ 

 

1.   Katakan: "Dia Allah, Yang Maha Esa.

 

Catatan.

 

1) Ajaran Nabi Muhammad

2) Tuhan Allah itu Esa.

 

Kesimpulan

 

1) Nabi Musa, Yesus, Nabi Muhammad

Dari sumber yang sama

 

2) Yohanner 14-16

 

a. Penolong lain

b.Yaitu Nabi Muhamad

 

 

 

55925. MATIUS 9-2 YESUS AMPUNI DOSA DENGAN UCAPAN



MATIUS 9-2  YESUS AMPUNI DOSA DENGAN UCAPAN

 

 

YESUS BISA AMPUNI DOSA

HANYA DENGAN UCAPAN

 

MATIUS 9-2

 

1)      TAK PELU DIBUNUH

2)      TAK PERU DISALIB

 

MATIUS 9-2

 

Matius 9:2

 

"Maka dibawa orang kepada-Nya seorang lumpuh terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkata Ia kepada orang lumpuh itu: 'Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.

 


55924. OPTIMIS PESIMIS APATIS SKEPTIS DI QURAN

 


OPTIMIS PESIMIS APATIS DAN SKEPTIS DI QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Perbedaan

 

1)        Optimis.

2)        Pesimis.

 

3)        Apatis.

4)        Skeptis

 

A.       Arti OPTIMIS

 

Optimis

1)        Sikap melihat adanya harapan

2)        Dan kemungkinan baik.

 

3)        Mau berusaha mencapainya.

 

Dalam Al-Qur'an.

1)        Sikap optimis.

2)        Dekat larangan berputus asa dari rahmat Allah.

 

a.        QS. Az-Zumar 39:53:

b.        “Jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah.”

 

1)        Orang optimis

Bukan berarti berpikir:

 

“Pasti berhasil tanpa usaha.”

 

2)        Tapi:

1)        “Saya punya harapan untuk berhasil.

2)        Maka saya akan berusaha.”

 

Contoh:

 

1)        Siswa dapat nilai 50.

 

2)        Orang optimis berkata:

 

a.        “Nilai saya sekarang rendah.

b.        Saya harus belajar lebih baik

c.        Agar nilainya meningkat.”

 

3)        Orang optimis

 

a.         Melihat masalah.

b.        Juga melihat jalan keluar.

 

Contoh lain:

Orang hilang pekerjaan.

 

Optimis berkata:

 

1)        “Ini memang sulit.

2)        Tapi ada kesempatan cari kerja lain.

3)        Atau belajar keterampilan baru.”

 

B.       Arti PESIMIS

 

Pesimis

1)        Cenderung lihat kemungkinan buruk.

2)        Merasa hasil akhirnya

 

3)        Kemungkinan besar

4)        Akan gagal.

 

Contohnya:

 

1)        “Saya sudah tua.

2)        Tak mungkin belajar teknologi.”

Padahal belum tentu.

 

1)        Orang pesimis

2)        Sering buat kesimpulan buruk.

3)        Sebelum mencoba.

 

Contoh lainnya:

 

1)        Mau buka usaha:

“Pasti rugi.”

 

2)        Mau belajar komputer:

“Saya pasti tidak bisa.”

 

3)        Mau memperbaiki hubungan:

“Percuma, pasti gagal.”

 

Dalam Al-Qur'an.

Putus asa harus dihindari.

 

a.        QS. Yusuf 12:87

b.        “Jangan kamu putus asa dari rahmat Allah.”

 

1)        Optimis:

“Sulit, tapi masih ada kemungkinan.”

 

2)        Pesimis:

“Sulit, kemungkinan besar gagal.”

 

C.       Arti APATIS

 

1)        Apatis beda dengan pesimis.

 

2)        Apatis berarti

 

a.        Tak peduli.

b.        Tak tertarik.

c.        Tak mau terlibat.

 

 

1)        Orang apatis biasanya berkata:

 

a.        “Terserah.”

b.        “Saya tak peduli.”

 

c.        “Bukan urusan saya.”

d.        “Mau baik atau buruk, saya tak peduli.”

 

Contoh:

 

1)        Melihat lingkungan kotor.

 

2)        Orang apatis:

“Bukan rumah saya. Biarkan saja.”

 

3)        Melihat orang butuh bantuan:

“Saya tak mau ikut campur.”

 

4)        Melihat masalah di masyarakat:

“Itu urusan pemerintah, bukan urusan saya.”

a.        Al-Qur'an ajarkan.

b.        Manusia peduli pada kebaikan.

 

c.        Mencegah kemungkaran.

d.        QS. Ali 'Imran 3:104.

 

1)        Apatis tak sekadar pesimis.

 

2)        Pesimis

 

a.        Pikirkan hasil.

b.        Tapi perkirakan hasil buruk.

 

 

3)        Apatis

Tak mau peduli.

 

D.       Arti SKEPTIS

 

Skeptis

1)        Tak langsung terima info.

2)        Sebagai hal benar

3)        Sebelum cukup bukti.

 

Contoh:

1)        Orang berkata:

“Obat ini menyembuhkan semua penyakit.”

 

2)        Orang skeptis bertanya:

“Apa buktinya?”

 

a.        Lalu cari info

b.        Periksa sumbernya.

 

Skeptis

1)        Bukan sikap buruk.

 

2)        Skeptis sehat

Terhindar dari penipuan dan hoaks.

 

Al-Qur'an ajarkan

1)        Prinsip tabayyun

2)        QS. Al-Hujurat 49:6

 

“Jika datang padamu orang fasik bawa suatu berita, maka teliti benarnya.”

 

Sesuai  logika:

 

1)        Dengar informasi

2)        Tak langsung percaya

 

3)        Periksa

4)        Cari bukti

5)        Simpulkan.

 

 

Contoh masalah

Dengan 4 sikap

 

Orang ingin buka usaha.

 

1)        Optimis

“Usaha ini punya peluang berhasil.

Saya akan belajar dan bekerja keras.”

 

2)        Pesimis

“Usaha ini pasti gagal.”

 

3)        Apatis

 

a.        “Mau berhasil atau gagal.

b.        Saya tidak peduli.”

 

4)        Skeptis

 

1)        “Apakah usaha ini punya pasar?

2)        Saya melihat datanya dahulu.”

 

Keempatnya beda.

 

1)        Optimis

Bicara harapan.

 

2)        Pesimis

Kemungkinan buruk.

 

3)        Apatis

Tak peduli.

 

4)        Skeptis

Bicara bukti.

 

 

Contoh hadapi berita

 

1)        Ada pesan WhatsApp:

“Besok semua sekolah diliburkan.”

 

2)        Orang optimis:

“Semoga benar, anak-anak bisa istirahat.”

 

3)        Orang pesimis:

“Pasti ada masalah besar.”

 

4)        Orang apatis:

“Saya tidak peduli.”

 

5)        Orang skeptis:

“Dari mana informasinya?

Saya cek sumber resmi dulu.”

 

 

Sikap masuk akal.

1)        Pada kebenaran info.

2)        Yaitu skeptis secara sehat.

 

Optimis

Tak berarti mudah percaya

 

Ini sangat penting.

1)        Orang bisa optimis.

2)        Tapi tetap skeptis.

 

Misalnya:

1)        “Saya optimis Indonesia maju.

2)        Tapi saya tetap periksa

 

3)        Apakah program pembangunan benar berhasil.”

 

Sikap matang.

 

1)        Optimis

Pada masa depan.

 

2)        Skeptis

Klaim belum terbukti.

 

3)        Tak apatis

Pada masalah.

 

4)        Tak pesimis

Sebelum berusaha.

 

Contoh Pendidikan

 

1)        Guru berkata pada siswa:

“Kamu bisa jadi orang sukses.”

 

2)        Siswa optimis:

“Saya akan belajar dan berusaha.”

 

3)        Siswa pesimis:

“Saya tidak mungkin sukses.”

 

4)        Siswa apatis:

“Saya tak peduli sukses atau tidak.”

 

5)        Siswa skeptis:

“Apa yang harus saya lakukan agar peluang sukses saya meningkat?”

 

a.        Yang terakhir juga bagus.

b.        Skeptis dorong pertanyaan rasional.

 

 Contoh hidup sehari-hari

 

Ketika hujan deras:

 

1)        Optimis:

 

“Semoga hujan segera reda. Sementara itu saya mencari tempat berteduh.”

 

2)        Pesimis:

“Pasti banjir dan semua rencana gagal.”

 

3)        Apatis:

“Banjir atau tidak, saya tidak peduli.”

 

4)        Skeptis:

a.        “Apakah daerah ini memang rawan banjir?

b.        Saya periksa info cuaca dan kondisi sekitar.”

 

Orang sehat berpikir.

1)        Tak harus pilih 1 sikap

2)        Dalam semua keadaan.

 

Sikap paling baik

Gabungan Al-Qur'an dan logika.

 

Prinsip:

 

1)        Hati

 

a.                Optimis.

b.                Tetap berharap pada Allah.

c.                Tak putus asa.

 

2)        Pikiran

a.         Kritis

b.        Skeptis sehat.

 

c.        Tak mudah percaya berita

d.        Tanpa bukti.

 

3)        Perbuatan

 

a.        Aktif.

b.        Tak apatis tanggung jawab dan kebaikan.

 

4)        Perhitungan

 

a.                Realistis.

b.                Kenali risiko dan kelemahan

c.                Sebelum ambil keputusan.

 

Rumus sederhana

 

1)        OPTIMIS

Dalam harapan.

 

2)        SKEPTIS

Periksa info.

 

3)        AKTIF

Dalam berbuat.

 

4)        REALISTIS

Hadapi risiko.

 

Itu kombinasi paling sehat.

 

1)        Tak mudah putus asa.

2)        Tak mudah tertipu.

 

3)        Tak masa bodoh.

4)        Tak gegabah.

Top of Form

Realistis

1)        Sesuai kenyataan.

2)        Masuk akal.

 

3)        Dapat diwujudkan berdasar keadaan sebenarnya.

 

Contoh

 

1)        Optimis realistis:

“Saya ingin sukses, tapi saya sadar harus belajar dan bekerja keras.”

 

2)        Tidak realistis:

“Saya ingin kaya besok tanpa bekerja.”

 

3)        Target realistis:

“Saya ingin turun berat badan bertahap dengan olahraga dan atur makanan.”

 

Dalam hidup.

1)        Realistis tak berarti pesimis.

 

2)        Realistis

 

a.        Melihat apa adanya.

b.        Cari cara terbaik

c.        Untuk perbaiki.

 

 

Sumber

 

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        Tafsirq.com

3)        ChatGPT.

 

 

Bottom of Form

 

 

 

Bottom of Form