Organisasi Profesi Guru
Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.
Tema Gambar Slide 2
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Tema Gambar Slide 3
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Saturday, August 22, 2026
60019. STRATEGI MUSLIM MELIHAT MAKSIAT
STRATEGI
MUSLIM MELIHAT MAKSIAT DAN KEBATILAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Bagaimana
caranya
Orang
lslam Hadapi:
1)
Maksiat.
2)
Kebatilan.
Jawaban.
Sikap
orang Muslim
Melihat
maksiat dan kebatilan
1)
Tak boleh asal marah.
2)
Tak menghina.
3)
Tak merasa paling suci.
Al-Qur'an
ajarkan
Mencegah
kemungkaran
Dengan
1)
Cara yang benar.
2)
Tetap adil.
3)
Tak ikut kebatilan.
Caranya
1)
Tidak ikut melakukan
2)
Menolak maksiat dalam hati
3)
Mencegah sesuai kemampuan
4)
Menasihati dengan cara yang baik
5)
Tetap adil
6)
Jangan merasa diri paling suci
7)
Tak balas kebatilan dengan kebatilan
8)
Jika maksiat bahayakan orang lain
9)
Mendoakan perbaikan
Penjelasan.
A. Tidak
ikut melakukan
1)
Pertama, seorang Muslim harus menjaga
dirinya.
QS.
Al-Ma'idah (5:2)
Ø
وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
"Jangan kamu saling
membantu dalam dosa dan permusuhan."
Contoh:
1)
Teman ajak mencuri
Jangan ikut.
2)
Ada ajak judi
Jangan ikut.
3)
Ada kegiatan haram.
Jangan membantu.
B. Menolak
maksiat dalam hati
1)
Jika tak mampu mengubah.
2)
Maka menolak maksiat
3)
Dalam hati.
Artinya:
1)
Tak mau terlibat.
2)
Tak ikut berbuat dosa
C. Mencegah
sesuai kemampuan
QS.
Ali 'Imran (3:110)
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ ... تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ
وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ
"Kamu
umat terbaik... menyuruh pada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar."
Dalam
hadis
1)
Prinsip ubah kemungkaran.
2)
Dengan tangan, lisan, atau hati.
3)
Sesuai kemampuan dan keadaan.
Contoh
1)
Orang tua didik anak dengan baik.
2)
Guru menasihati murid.
3)
Teman ingatkan teman lain.
4)
Jika tak mampu bicara.
5)
Maka tidak terlibat
6)
Tetap benci mungkar dalam hati.
D. Menasihati
dengan cara baik
1)
Jangan cegah maksiat
2)
Tapi pakai maksiat.
QS.
An-Nahl 16:125
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ
الْحَسَنَةِ
"Serulah
ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat baik."
Jadi JANGAN:
1)
menghina,
2)
mencaci,
3)
permalukan orang,
4)
sebarkan aib,
5)
berbuat kekerasan tanpa hak.
E. Tetap
adil
1)
Ini sangat penting.
2)
Kita menolak perbuatannya.
3)
Tapi tidak zalim
4)
Kepada orangnya.
QS.
Al-Ma'idah 5:8
وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا
تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ
"Jangan
bencimu pada suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku
adillah; itu lebih dekat pada takwa."
F.
Jangan merasa diri paling suci
1)
Melihat orang bermaksiat
2)
Kita bersyukur dan introspeksi.
3)
Bukan sombong.
QS.
An-Najm 53:32
فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ
اتَّقَىٰ
"Jangan
kamu anggap dirimu suci. Dia paling mengetahui siapa bertakwa."
Contoh:
1)
Salah:
"Dia
memang orang jahat. Saya pasti lebih baik."
2)
Lebih baik:
"Perbuatannya
salah. Semoga Allah memperbaikinya dan menjaga saya agar tidak
terjerumus."
G. Jangan
membalas kebatilan dengan kebatilan
1)
Ini prinsip penting.
2)
Orang menghina Islam.
3)
Tak boleh dibalas fitnah, bohong, atau menghina.
QS.
Al-An'am (6:108)
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ
"Jangan
kamu memaki sembahan yang mereka sembah selain Allah..."
Artinya.
1)
Tujuan benar
2)
Pakai cara benar.
H. Jika
maksiat bahayakan orang lain
1)
Jika kejahatan bahayakan orang lain.
2)
Muslim tak cukup berkata,
"Saya tidak suka."
3)
Harus ditempuh cara sah dan aman.
Misalnya:
1)
melaporkan pada pihak berwenang,
2)
melindungi korban,
3)
ingatkan proporsional,
4)
tak main hakim sendiri.
I. Mendoakan
perbaikan
1)
Tak hanya ingin orang maksiat
2)
Mendapat hukuman.
3)
Tapi
Muslim juga berharap
4)
Orang itu bertobat.
5)
Orang hari ini bermaksiat.
6)
Besok bisa jadi orang baik.
Kesimpulan
1)
Lihat maksiat → jangan ikut.
2)
Lihat kebatilan → jangan benarkan.
3)
Mampu mencegah → cegah dengan cara benar.
4)
Mampu menasihati → nasihati dengan hikmah.
5)
Tidak mampu → tak ikut dan tak benarkan.
6)
Tak menghina dan tak zalim.
7)
Tetap adil dan rendah hati.
8)
Doakan pelakunya balik pada kebenaran.
Kesimpulan.
1)
Muslim kuat
2)
Tak keras memarahi pelaku maksiat.
3)
Tapi mampu pertahankan kebenaran.
4)
Tanpa ikut zalim.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.
60018. PERBEDAAN MAKSIAT DAN KEBATILAN
PERBEDAAN MAKSIAT DAN BATIL DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Perbedaan
1)
Maksiat
2)
Batil
a.
Sama-sama terkait kesalahan.
b.
Tapi maknanya berbeda.
A.
Arti MAKSIAT
Maksiat
1)
Perbuatan melanggar perintah Allah.
2)
Melakukan larangan Allah.
Sederhana:
1)
Maksiat
Tindakan manusia tak taat pada Allah.
Al-Qur'an pakai konsep ”ma‘ṣiyah”
Artinya
1)
Durhaka.
2)
Tak patuh pada Allah dan Rasul.
Contoh maksiat:
1)
mencuri,
2)
berzina,
3)
minum khamar,
4)
berdusta,
5)
korupsi,
6)
menzalimi orang,
7)
durhaka pada orang tua,
8)
meninggalkan kewajiban yang
diperintahkan Allah.
QS. An-Nisa' (4:14)
وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
وَيَتَعَدَّ حُدُودَهُ يُدْخِلْهُ نَارًا خَالِدًا فِيهَا وَلَهُ عَذَابٌ مُهِينٌ
Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan
melanggar ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedangkan
ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa menghinakan.
Catatan.
1)
Titik tekan maksiat
2)
Tak patuh pada Allah.
B.
Arti BATIL
Batil
1)
Sesuatu yang tidak benar.
2)
Tidak sah.
3)
Tak punya dasar yang benar.
4)
Melawan kebenaran.
QS. Al-Baqarah (2:42)
وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ
وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Dan jangan kamu campuraduk
hak dengan batil dan jangan kamu sembunyikan yang hak, sedangkan kamu tahu.
Catatan.
1)
Batil = hal yang salah/tidak benar.
2)
Batil tak selalu menunjuk langsung pada
suatu dosa pribadi.
Contoh Batil:
1)
keyakinan yang salah,
2)
argumen yang tidak benar,
3)
berita palsu,
4)
transaksi tidak sah,
5)
tuduhan tanpa bukti,
6)
penyembahan selain Allah,
7)
ucapan tak berdasar kebenaran.
C.
Perbedaan Maksiat dan Batil.
1)
Maksiat bertanya:
“Apakah manusia melanggar perintah Allah?”
2)
Batil bertanya:
“Apakah sesuatu itu benar atau salah?”
3)
Maksiat
Fokus pada tidak taat.
4)
Batil
Fokus pada tidak benar/salah.
Contoh 1: Mencuri
1)
Mencuri adalah maksiat.
2)
Allah melarang mengambil harta orang
lain secara tidak benar.
QS. Al-Ma'idah 5:38
Sebut hukuman bagi pencuri.
1)
Mencuri
juga dapat disebut batil.
Jika ambil harta orang lain.
Tanpa hak.
2)
Jadi satu perbuatan
Bisa sekaligus maksiat dan batil.
Contoh 2: Berbohong
1)
Seseorang berkata:
“Saya melihat si A mencuri.”
2)
Padahal dia tidak melihatnya.
3)
Ini maksiat karena berdusta.
4)
Pernyataannya juga batil
5)
Sebab tak sesuai kenyataan.
Contoh 3: Syirik
1)
Menyembah selain Allah
a.
Hal itu maksiat besar.
b.
Karena melanggar tauhid.
Pada saat sama.
1)
Keyakinan itu disebut batil.
2)
Sebab bertentangan dengan tauhid.
QS. Al-Hajj (22:62)
ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ
وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ
الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ
(Kuasa Allah) yang demikian itu karena sesungguhnya Allah,
Dia (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari
Allah, itu yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dia Yang Maha Tinggi lagi Maha
Besar.
Catatan.
1)
“...Allah, Dia Yang Mahatinggi,
Mahabesar, dan apa yang mereka seru selain Dia adalah batil.”
Contoh 4: Berita palsu
1)
Orang sebarkan berita:
“Pak B melakukan korupsi.”
2)
Padahal tidak ada bukti dan berita itu
tidak benar.
3)
Beritanya BATIL
4)
Karena tidak sesuai fakta.
5)
Jika sengaja sebarkan
6)
Perbuatan bisa jadi MAKSIAT.
7)
Karena berdusta atau memfitnah.
Contoh 5: Kesalahan matematika
1)
Orang mengatakan:
2 + 2 = 5.
2)
Ini batil/salah.
3)
Tetapi belum tentu maksiat.
4)
Mengapa?
Karena mungkin dia memang tidak tahu dan hanya melakukan kesalahan.
5)
Ini contoh penting:
Tak semua yang batil otomatis maksiat.
D.
Al-Qur'an sering pasang “haq” dan
“batil”
QS. Al-Isra' (17:81)
وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ
الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
Dan katakan: "Yang benar telah datang dan yang batil
telah lenyap". Sesungguhnya yang batil sesuatu yang pasti lenyap.
Artinya
1)
Haq = benar.
2)
Batil = tidak benar.
3)
Taat = mengikuti perintah Allah.
4)
Maksiat = melanggar perintah Allah.
Ada 2 pasangan konsep:
1)
HAQQ ↔ BATIL
2)
TAAT ↔ MAKSIAT
E.
Contoh
Korupsi
1)
Aambil uang negara secara haram →
maksiat
2)
Anggap korupsi hal benar → pemikiran
batil
Fitnah
1)
Sengaja fitnah → maksiat
2)
Tuduhan tidak benar → batil
Menipu
1)
Menipu → maksiat
2)
Info palsu untuk menipu → batil
Kesimpulan
MAKSIAT:
1)
Berbuat hal dilarang Allah.
2)
Meninggalkan yang diwajibkan Allah
BATIL:
1)
Hal yang tidak benar.
2)
Tak sah.
3)
Bertentangan dengan kebenaran.
a.
Semua maksiat
Perbuatan salah dalam agama.
b.
Tak semua batil
Otomatis maksiat.
Contoh
1)
Siswa salah hitung 2 + 2 = 5
a.
Maka batil/salah.
b.
Tapi belum tentu maksiat.
2)
Siswa sengaja mencuri uang temannya.
a.
Maka maksiat.
b.
Perbuatan juga batil/tidak benar.
Kesimpulan
1)
Batil
Lawan kebenaran.
2)
Maksiat
Tak patuh pada Allah.
Top of Form
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.
Bottom of
Form





