Khotbah
Jumat
“`IMAN
LEBIH MAHAL DIBANDING EMAS SEBERAT BUMI ”
|
Khutbah-1 |
الْحَمْدُ
لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين
إِنَّ
الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ
بِاللهِ مِنْ شُرُوْر
أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ
يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ
فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ
إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ
وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ
رَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ
وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى
يَوْمِ الدِّيْنِ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا
اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون
Para
jamaah yang berbahagia,
Marilah kita selalu meningkatkan takwa
kepada Allah swt. Menjalankan semua perintah-Nya. Menjauhi segala larangan-Nya.
Para
jamaah yang berbahagia,
Harga iman lebih mahal dibanding emas seberat bumi .
QS Ali ‘Imran (3:91).Orang tidak beriman sampai mati. Orang
kafir hingga mati. Dia ingin tebus
kafirnya. Dengan harta sebanyak apa pun. Tak akan cukup.
Ayat
ini tunjukkan Iman tak bisa dibeli dengan harta. Setelah orang menolak
kebenaran. Sampai mati.
Para
jamaah yang berbahagia,
QS
Ali ‘Imran (3:91)
إِنَّ
الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْ أَحَدِهِمْ
مِلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا وَلَوِ افْتَدَىٰ بِهِ ۗ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ
أَلِيمٌ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ
Sesungguhnya orang-orang kafir dan mati tetap dalam
kekafirannya, maka tidak akan diterima dari seseorang di antara mereka emas
sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi
mereka itu siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.
Para
jamaah yang berbahagia,
Maksudnya Allah berfirman: Orang
menolak kebenaran. Meninggal keadaan kafir. Tak bisa beli keselamatan akhirat Dengan
harta. Meskipun Dia punya emas sebanyak isi bumi.
Yang sangat
penting Bukan banyak harta yang dimiliki. Tapi cara orang memakai hidupnya. Untuk
beriman dan berbuat benar.
Para
jamaah yang berbahagia,
Contoh Bayangkan Orang punya harta
Rp1 triliun. Tapi dipakai untuk: menzalimi orang, menolak kebenaran, berbuat kerusakan,
dan tidak mau bertobat.
Menjelang mati
dia berkata: “Saya bayar semuanya Agar salah saya dihapus.” Ayat ini jelaskan. Harta tak bisa jadi alat Untuk beli selamat akhirat.
Sebaliknya.
Orang masih hidup. Pintu amal dan tobat terbuka. Dia bisa: akui salah, bertobat, perbaiki diri, kembalikan hak orang, bantu orang lain, Jalankan petunjuk Allah.
Para
jamaah yang berbahagia,
Hubungan kehidupan Ayat ini ajarkan
prinsip penting: Jangan menunda kebaikan Sampai akhir hidup.
Misalnya orang berkata:
“Nanti kalau sudah tua Saya akan rajin ibadah.” Ini berbahaya. Manusia tak tahu
kapan matinya.
Para
jamaah yang berbahagia,
Inti QS Ali ‘Imran (3:91)
Iman, Harus
diwujudkan saat masih hidup. Harta, Tak bisa beli keselamatan. Kekuasaan, Tak
bisa beli keselamatan. Uang, Tak bisa ganti tobat dan amal benar. Kesempatan
hidup Harus digunakan benar. Sebelum kematian datang.
Cocok
prinsip sederhana: Tak hanya siap harta Untuk hidup. Tapi siap juga amal Untuk
akhirat.
Sejalan
gagasan Al-Qur'an. Quran tak hanya dibaca dengan lisan. Quran harus diwujudkan Jadi amal. Maslahat nyata.
Para
jamaah yang berbahagia,
Artinya
MASLAHAT dan MAFSADAT
Maslahat
Kebaikan atau manfaat nyata bagi manusia. Membawa kehidupan lebih baik. Tak timbulkan kerusakan Tak
timbulkan kerugian tak perlu. Maslahat Membawa manfaat dan kebaikan.
Dalam Al-Qur'an Al-Qur'an tak hanya
dibaca dan dihafal. Tapi petunjuknya Quran. Diwujudkan jadi kebaikan nyata.
Misalnya:
Qur'an ajarkan kejujuran → kita jujur berdagang → pembeli tak tertipu → lahir maslahat.
Diringkas:
Ilmu → diamalkan → hasilkan kebaikan → itu maslahat.
Sebaliknya.
Hal yang merusak, merugikan, menipu, menyakiti, atau timbulkan kekacauan Disebut
mafsadat (kerusakan).
Maslahat =
membawa manfaat.
Mafsadat =
membawa kerusakan.
Para
jamaah yang berbahagia,
Semog kita
bisa mengisi hidup ini dengan segala kebaikan. Dengan membawa maslahat..bagi umat
manusia.
Semua
hal itu kita lakukan untuk mendapat rida dan ampunan dari Allah. Agar dapat bahagia
hidup dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.
بَارَكَ
اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ
وَ
نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ
وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ
بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ
تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
ِ-------duduk-----

0 comments:
Post a Comment