ALI IMRAN 91 EMAS SEBERAT BUMI LEBIH MAHAL IMAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
A.
Harga iman lebih mahal dibanding emas seberat
bumi
QS Ali ‘Imran (3:91)
1)
Orang tidak beriman sampai mati.
2)
Orang kafir hingga mati.
3)
Dia ingin tebus kafirnya.
4)
Dengan harta sebanyak apa pun.
5)
Tak akan cukup.
Ayat ini tunjukkan
1)
Iman tak bisa dibeli dengan harta.
2)
Setelah orang menolak kebenaran.
3)
Sampai mati.
QS Ali ‘Imran (3:91)
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا
وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْ أَحَدِهِمْ مِلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا وَلَوِ
افْتَدَىٰ بِهِ ۗ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ
Sesungguhnya orang-orang
kafir dan mati tetap dalam kekafirannya, maka tidak akan diterima dari
seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan
emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itu siksa yang pedih dan sekali-kali
mereka tidak memperoleh penolong.
Tafsir perkata
1)
إِنَّ = sesungguhnya
2)
الَّذِينَ = orang-orang yang
3)
كَفَرُوا = kafir / menolak kebenaran
4)
وَمَاتُوا = dan mereka mati
5)
وَهُمْ = sedangkan mereka
6)
كُفَّارٌ = dalam keadaan kafir
7)
فَلَن يُقْبَلَ = maka sekali-kali
tidak akan diterima
8)
مِنْ أَحَدِهِم = dari salah seorang di
antara mereka
9)
مِّلْءُ الْأَرْضِ = sepenuh bumi
10) ذَهَبًا = emas
11) وَلَوِ افْتَدَىٰ بِهِ = sekalipun dia menebus dirinya dengan emas itu
12) أُولَٰئِكَ = mereka itulah
13) لَهُمْ = bagi mereka
14) عَذَابٌ أَلِيمٌ = azab yang pedih
15) وَمَا لَهُم = dan tidak bagi mereka
16) مِّن نَّاصِرِينَ = seorang pun penolong.
Maksudnya
Allah berfirman:
1)
Orang menolak kebenaran.
2)
Meninggal keadaan kafir.
3)
Tak bisa beli keselamatan akhirat
4)
Dengan harta.
5)
Meskipun
6)
Dia punya emas sebanyak isi bumi.
a.
Yang sangat penting
b.
Bukan banyak harta yang dimiliki.
c.
Tapi cara orang memakai hidupnya.
d.
Untuk beriman dan berbuat benar.
Contoh
1)
Bayangkan
Orang punya harta Rp1 triliun.
Tapi dipakai untuk:
1)
menzalimi orang,
2)
menolak kebenaran,
3)
berbuat kerusakan,
4)
dan tidak mau bertobat.
2)
Menjelang mati dia berkata:
a.
“Saya bayar semuanya
b.
Agar salah saya dihapus.”
3)
Ayat ini jelaskan.
a.
Harta tak bisa jadi alat
b.
Untuk beli selamat akhirat.
Sebaliknya.
1)
Orang masih hidup.
2)
Pintu amal dan tobat terbuka.
Dia bisa:
1)
akui salah,
2)
bertobat,
3)
perbaiki diri,
4)
kembalikan hak orang,
5)
bantu orang lain,
6)
jalankan petunjuk Allah.
Hubungan kehidupan
1)
Ayat ini ajarkan prinsip penting:
a.
Jangan menunda kebaikan
b.
Sampai akhir hidup.
Misalnya orang berkata:
1)
“Nanti kalau sudah tua
2)
Saya akan rajin ibadah.”
a.
Ini berbahaya.
b.
Manusia tak tahu kapan matinya.
Inti QS Ali ‘Imran (3:91)
1)
Iman
Harus diwujudkan saat masih hidup.
2)
Harta
Tak bisa beli keselamatan.
3)
Kekuasaan
Tak bisa beli keselamatan.
4)
Uang
Tak bisa ganti tobat dan amal benar.
5)
Kesempatan hidup
a.
Harus digunakan benar.
b.
Sebelum kematian datang.
Cocok prinsip sederhana:
1)
Tak hanya siap harta
Untuk hidup.
2)
Tapi siap juga amal
Untuk akhirat.
Sejalan gagasan Al-Qur'an.
1)
Quran tak hanya dibaca dengan lisan.
2)
Quran harus diwujudkan
a.
Jadi amal.
b.
Maslahat nyata.
B.
Artinya MASLAHAT dan MAFSADAT
Maslahat
1)
Kebaikan atau manfaat nyata bagi
manusia.
2)
Membawa kehidupan lebih baik.
3)
Tak timbulkan kerusakan
4)
Tak timbulkan kerugian tak perlu.
a.
Maslahat
Membawa manfaat dan kebaikan.
Dalam Al-Qur'an
1)
Al-Qur'an tak hanya dibaca dan dihafal.
2)
Tapi petunjuknya Quran.
3)
Diwujudkan jadi kebaikan nyata.
Misalnya:
1)
Qur'an ajarkan kejujuran → kita jujur
berdagang → pembeli tak tertipu → lahir maslahat.
Diringkas:
1)
Ilmu → diamalkan → hasilkan kebaikan →
itu maslahat.
Sebaliknya.
1)
Hal yang merusak, merugikan, menipu,
menyakiti, atau timbulkan kekacauan
2)
Disebut mafsadat (kerusakan).
a.
Maslahat = membawa manfaat.
b.
Mafsadat = membawa kerusakan.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.bmp)
.bmp)




