SAMPEL HADIS BERTENTANGAN DENGAN QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Dalam Islam
1)
Al-Qur’an
a.
Sumber utama
b.
Pasti terjaga.
2)
Hadis
Hadis perlu diteliti:
a.
Sanad.
b.
Isi.
c.
Maknanya.
Jika ada hadis
Tampak bertentangan dengan Qur’an
Maka sikap ilmiahnya:
Yaitu:
1)
Cek
Apakah:
a.
Hadis sahih atau lemah
b.
Maknanya benar dipahami
2)
Bisa jadi:
a.
Hadis khusus
b.
Qur’an umum
3)
Jika hadis jelas bertentangan dengan
Quran.
4)
Maka Qur’an didahulukan
Sejalan logika modern:
1)
Sumber primer kalahkan sumber sekunder.
Contoh sering dibahas
Yaitu:
1)
Hadis mayit disiksa karena tangisan
keluarga
2)
Hadis rajam pezina vs Qur’an cambuk
100 kali
3)
Hadis lalat jatuh dalam minuman
4)
Hadis wanita kurang akal dan agama
Penjelasan.
A.
Hadis tentang mayit disiksa karena tangisan
keluarga
1)
Ada riwayat:
a.
Mayit disiksa
b.
Sebab keluarganya menangis.
2)
Tapi Qur’an berkata:
“Seseorang tak pikul dosa orang lain.”
Al-Qur’an tegaskan
1)
Orang tak pikul dosa orang lain
2)
Beberapa kali diulang.
3)
Bukti prinsip keadilan Allah
4)
Dan tanggung jawab pribadi.
QS Al-An’am (6:164)
“Dan seseorang yang berdosa tidak akan memikul
dosa orang lain.”
QS Al-Isra’ (17:15)
“Dan orang yang berdosa tidak akan
memikul dosa orang lain.”
QS Fatir (35:18)
“Dan orang yang berdosa tidak akan memikul
dosa orang lain.”
QS Az-Zumar (39:7)
“Dan seseorang yang berdosa tidak akan
memikul dosa orang lain.”
QS An-Najm (53:38)
“Bahwa seseorang yang berdosa tidak
akan memikul dosa orang lain.”
Makna
1)
Anak tak menanggung dosa ayah.
2)
Ayah tak menanggung dosa anak.
3)
Ustaz tak menanggung dosa jamaah.
4)
Tiap orang tanggung jawab sendiri.
Tapi Ada Catatan
1)
Orang menyesatkan orang lain.
2)
Dia tanggung dosa sendiri
3)
Ditambah dosa
4)
Akibat pengaruh buruknya.
5)
Tak pindahkan dosa orang lain
6)
Pada dirinya.
QS An-Nahl 16:25
“Agar mereka memikul dosanya sendiri
secara penuh dan sebagian dosa orang yang disesatkan.”
Prinsip Qur’an sangat adil:
1)
Tidak ada dosa warisan.
2)
Tidak ada kambing hitam.
3)
Tidak ada transfer dosa.
4)
Tiap jiwa tanggung jawab sendiri.
Kenapa hadis dianggap bertentangan dengan Quran?
Jawaban.
1)
Keluarga menangis
2)
Lalu mayit disiksa.
3)
Seolah mayit
4)
Menanggung dosa orang lain.
Penjelasan ulama
Maksudnya
1)
Jika semasa hidup
2)
Mayit perintahkan ratapan jahiliah
3)
Atau hadis dipahami khusus
4)
Aisyah binti Abu Bakar
5)
Kritisi pahaman literal
6)
Riwayat ini
Logika modern
1)
Hukuman tanpa tanggung jawab pribadi
2)
Maka tidak adil.
3)
Qur’an tegas keadilan individu.
B.
Hadis rajam pezina vs Qur’an cambuk
100 kali
1)
Ada riwayat hadis hukuman rajam.
2)
Tapi Qur’an sebut:
Pezina perempuan dan laki-laki, dera
masing-masing 100 kali.
Kenapa diperdebatkan?
1)
Qur’an sebut hukuman jelas.
2)
Tapi hadis sebut bentuk lain.
Pendapat ulama
1)
Mayoritas fiqih gabungkan:
a.
Ayat untuk ghairu muhshan (bujangan)
b.
Rajam untuk muhshan (menikah)
Logika modern
1)
Aturan pidana utama
2)
Tertulis jelas di konstitusi (Qur’an).
3)
Maka tambahan hukuman dari hadis
4)
Perlu sangat kuat buktinya.
C.
Hadis lalat jatuh dalam minuman
1)
Riwayat hadis:
a.
Jika lalat jatuh dalam minuman
b.
Maka lalat itu celupkan
c.
Sebab 1 sayap penyakit
d.
Dan 1 sayap obat.
Kenapa diperdebatkan?
1)
Bertentangan prinsip kebersihan
2)
Dalam Qur’an.
3)
Allah mencintai orang bersih dan suci.
Logika modern
1)
Kebersihan, higienitas, dan pencegahan
penyakit penting.
2)
Sebagian ulama pahami hadis
kontekstual.
3)
Bukan perintah wajib universal.
D.
Hadis perempuan kurang akal dan agama
1)
Riwayat populer ini
2)
Dipahami rendahkan perempuan.
3)
Qur’an tegaskan:
a.
Yang paling mulia adalah yang paling
takwa.
b.
Laki-laki dan perempuan sama-sama
dapat balasan amal.
Logika modern
1)
Jika dipahami literal
2)
Merendahkan semua Perempuan.
3)
Bertentangan prinsip keadilan
4)
Dalam Qur’an.
5)
Ulama jelaskan
a.
Konteks hukum
b.
Saksi dan ibadah
c.
Waktu haid
d.
Tak hina intelektual.
Prinsip Qur’an dan logika modern
Dalam islam.
1)
Hadis tampak bertentangan dengan
Quran.
2)
Tak langsung ditolak.
Yang dilakukan:
1)
Teliti riwayatnya
2)
Lihat konteks sejarah
3)
Lihat bahasa Arabnya
4)
Dulukan ayat Qur’an yang pasti
5)
Pakai akal sehat dan keadilan
Rumus
1)
Qur’an
Pasti wahyu terjaga
2)
Hadis
Perlu verifikasi manusia
3)
Wajar Qur’an jadi standar penguji.
Penutup
1)
Pertentangan Hadis dan Quran
2)
Berasal dari
a.
Salah paham.
b.
Konteks hilang.
c.
Riwayat lemah
3)
Bukan benturan asli Nabi dan Qur’an.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT






.jpg)