Friday, May 29, 2026

55617. TIAP MANUSIA DIUJI SESUAI KEMAMPUAN

 








TIAP MANUSIA PASTI DIUJI SESUAI KEMAMPUAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam Islam.

Allah jelaskan

 

1)        Hidup manusia berisi ujian.

 

2)        Tiap orang diuji

Sesuai:

 

a.         Kemampuan.

b.        Kondisi.

c.        Kapasitas masing-masing.

 

A.       Ujian sesuai kemampuan

 

QS Al-Baqarah (2:286)

 

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

 

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, jangan Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, jangan Engkau bebankan kepada kami beban berat seperti Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, jangan Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaf kami; ampuni kami; dan rahmati kami. Engkau Penolong kami, maka tolong kami terhadap kaum yang kafir".

 

Catatan.

 

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

 

Allah tak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya

 

Maknanya:

 

1)        Allah tahu batas kemampuan tiap manusia.

 

2)        Ada orang diuji dengan:

 

a.         Kemiskinan.

b.        Kekayaan.

 

c.        Sakit.

d.        Kesehatan.

 

e.        Kesepian.

f.  Banyak teman.

 

g.        Dan lainnya.

 

1)        Ujian tiap orang berbeda.

2)        Sebab kemampuan

 

3)        Keadaan manusia

4)        Berbeda-beda.

 

B.       Semua manusia pasti diuji

 

QS Al-Baqarah (2:155)

 

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

 

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang yang sabar.

 

Catatan.

 

1)         “Dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan.

 

2)        Dan sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”

 

Maknanya:

 

1)        Ujian hidup itu pasti ada.

 

2)        Bentuk ujian bisa:

 

a.        ekonomi,

b.        kehilangan,

 

c.        rasa takut,

d.        sakit,

e.        tekanan hidup.

 

3)        Orang sabar dan tetap berbuat baik

4)        Mendapat pahala dan pelajaran hidup.

 

 

C.       Manusia diciptakan untuk diuji

 

QS Al-Mulk (67:2)

 

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

 

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

 

Catatan.

 

1)        “Dia yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu

 

2)        Siapa di antara kamu yang terbaik amalnya.”

 

Maknanya:

 

1)        Hidup tak hanya:

 

a.         Makan.

b.        Kerja.

c.        Mencari uang.

 

2)        Hidup adalah ujian:

 

a.        siapa jujur,

b.        siapa sabar,

 

c.        siapa sombong,

 

d.        siapa tetap baik,

e.        saat susah dan senang.

 

 

D.       Penjelasan logika modern

 

Dalam hidup modern

Terlihat bahwa:

 

1)        Tiap manusia beda kapasitas,

2)        Tantangan hidupnya berbeda.

 

Contoh:

1)        Anak SD diberi soal SD.

Bukan soal kuliah.

 

2)        Atlet profesional latihannya lebih berat daripada pemula.

 

3)        Orang kuat mental

Diberi tanggung jawab lebih besar.

 

 

1)        Mirip konsep Al-Qur’an:

a.        Allah Maha tahu kemampuan manusia.

b.        Maka ujian tiap orang tak sama.

 

2)        Kadang tampak hidup orang lain lebih enak.

 

Padahal mungkin:

 

a.        dia diuji kesepian,

b.        tekanan pikiran,

 

c.        keluarga,

tanggung jawab besar.

 

1)        Orang lain.

2)        Diuji pada bagian lain.

 

Hikmah ujian

Menurut Quran dan logika

 

Ujian membuat manusia:

 

1)        lebih kuat,

2)        lebih dewasa,

 

3)        belajar sabar,

4)        memahami orang lain,

 

5)        sadar manusia butuh Allah.

 

 

a.        Seperti otot jadi kuat

Karena Latihan.

 

b.        Mental manusia jadi kuat

Karena ujian hidup.

 

Kesimpulan

 

Menurut Al-Qur’an:

 

1)        Semua manusia pasti diuji,

2)        Ujian tiap orang berbeda,

 

3)        Allah tak beri beban melebihi kemampuan hamba-Nya.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

Top of Form

Bottom of Form

 

0 comments:

Post a Comment