AL-ISRA 93 KAFIR MINTA
MUKJIZAT ANEH PADA NABI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
QS Al-lsra (17:93)
أَوْ يَكُونَ لَكَ بَيْتٌ مِنْ زُخْرُفٍ أَوْ تَرْقَىٰ فِي السَّمَاءِ وَلَنْ
نُؤْمِنَ لِرُقِيِّكَ حَتَّىٰ تُنَزِّلَ عَلَيْنَا كِتَابًا نَقْرَؤُهُ ۗ قُلْ
سُبْحَانَ رَبِّي هَلْ كُنْتُ إِلَّا بَشَرًا رَسُولًا
Atau kamu punya sebuah
rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan
percaya kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami
baca". Katakan: "Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang
manusia yang menjadi rasul?"
Catatan.
1)
Ayat ini cerita
2)
Orang kafir Quraisy
3)
Terus minta mukjizat aneh
4)
Kepada
Nabi Muhammad
5)
Sebab mereka tak
mau beriman.
Tafsir Perkata
1.
“Atau kau punya rumah
dari emas”
1)
Orang kafir berkata:
“Kalau memang Nabi, coba jadi sangat kaya dan punya istana emas.”
2)
Logika modern:
Banyak manusia menilai
kebenaran dari:
a.
kekayaan,
b.
popularitas,
c.
kemewahan.
3)
Padahal orang benar
belum tentu kaya.
Contoh modern:
1)
llmuwan hebat dulu
Banyak hidup sederhana,
2)
Guru baik
Tak selalu kaya,
3)
Orang jujur
Kadang hidup biasa saja.
4)
Qur’an ajarkan:
Kebenaran tak diukur dari harta.
2.
“Atau engkau naik ke
langit”
1)
Artinya:
Mereka meminta mukjizat luar biasa:
“Kalau benar nabi, coba naik ke langit di depan kami.”
2)
Logika modern:
3)
Ini seperti orang yang
selalu meminta bukti ekstrem walau bukti sudah banyak.
4)
Contoh:
5)
sudah dijelaskan dengan
logika,
6)
sudah ada akhlak baik,
7)
sudah ada ayat Qur’an,
tetapi tetap menolak karena hatinya tidak mau menerima.
8)
Dalam psikologi modern:
a.
Kadang masalah bukan
kurang bukti.
b.
Tapi keras kepala
dan ego.
3.
“Kami tak percaya sampai
engkau turunkan kitab dari langit”
1)
Mereka terus menaikkan
syarat
Agar tak perlu beriman.
2)
Logika modern:
Mirip orang yang:
a.
selalu cari alasan untuk
menolak,
b.
ganti standar bukti
terus-menerus.
3)
Disebut juga:
“moving the goalpost”.
4)
Contoh:
a.
dikasih bukti A → minta
bukti B,
b.
diberi bukti B → minta
bukti C.
5)
Bukan cari kebenaran.
a.
Tapi cari alasan
b.
Untuk menolak.
4.
“Katakan: Maha Suci
Tuhanku”
1)
Allah Mahasuci dari
permainan manusia.
a.
Nabi tak bisa paksa
Allah
b.
Untuk ikuti kemauan
orang kafir.
2)
Logika modern:
a.
Kebenaran bukan sulap.
b.
Untuk puaskan ego
manusia.
5.
“Aku hanya manusia yang
menjadi rasul”
1)
Nabi Muhammad manusia
biasa
2)
Tapi diberi wahyu.
3)
Nabi Muhammad:
a.
makan,
b.
tidur,
c.
sakit,
d.
bekerja,
e.
berdagang.
4)
Tapi Allah pilih Nabi.
Jadi pembawa pesan.
5)
Logika modern:
a.
Islam realistis.
b.
Nabi bukan dewa.
c.
Tapi manusia teladan.
Karena Nabi manusia
biasa.
1)
Maka manusia lain
2)
Juga bisa mencontohnya.
Pelajaran
1.
Tak semua orang menolak
Karena kurang bukti
Kadang karena:
a.
sombong,
b.
ego,
c.
takut berubah,
d.
takut hilang jabatan.
2.
Kekayaan tak utama dalam
kebenaran
Qur’an ajarkan
Nilai manusia dari:
1)
iman,
2)
ilmu,
3)
akhlak.
Bukan emas atau istana.
3.
Nabi bukan pesulap
Tugas Nabi:
1)
sampaikan wahyu,
2)
beri contoh hidup,
3)
ajak berpikir.
Bukan penuhi semua
permintaan aneh manusia.
4.
Hati jujur lebih penting
daripada banyak mukjizat
1)
Jika hati tertutup
Maka mukjizat besar bisa ditolak.
2)
Tapi hati jujur
a.
Bisa terima kebenaran
b.
Dari tanda sederhana.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.jpg)
0 comments:
Post a Comment