ANEKA MACAM NAFSU MANUSIA DI AL-QUR’AN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
A.
Arti nafsu.
1)
Nafsu yaitu dorongan dalam diri
manusia.
2)
Bisa ke arah buruk atau baik.
B.
Dalam Al-Qur’an
1)
Nafsu tidak selalu jelek.
2)
Yang jelek, jika nafsu tak dikendalikan.
C.
Macam macam nafsu.
Yaitu:
1)
Nafsu Ammārah bis-Sū’
(Nafsu yang menyuruh kejahatan)
2)
Nafsu Lawāmah
(Nafsu yang suka menyesal)
3)
Nafsu Muṭmainah
(Jiwa yang tenang)
4)
Nafsu yang mengikuti Hawa
(Hawa Nafsu)
5)
Nafsu yang Diridai Allah
(Radiah & Mardhiah)
1️⃣ Nafsu Ammārah bis-Sū’
(Nafsu yang menyuruh kejahatan)
1)
Ini nafsu paling berbahaya.
QS. Yusuf (12:53)
۞ وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا
رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ
Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena
sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang
diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha
Penyanyang.
Catatan.
1)
“Sesungguhnya nafsu itu selalu
menyuruh kepada kejahatan…”
2)
Contoh:
a.
Ingin marah-marah
b.
Ingin bohong
c.
Malas salat
d.
Iri & dengki
1)
Jika dituruti terus.
2)
Maka hati jadi gelap.
2️⃣ Nafsu Lawwāmah
(Nafsu yang suka menyesal)
1)
Masih berbuat salah.
2)
Tapi punya rasa bersalah.
QS. Al-Qiyamah (75:2)
وَلَا أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
Dan aku bersumpah dengan
jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).
1)
Contoh:
a.
Setelah marah, lalu menyesal
b.
Usai berbuat dosa, ingin tobat
c.
Kadang taat, kadang lalai
2)
Ini tanda hati masih hidup.
3️⃣ Nafsu Muṭmainah
(Jiwa yang tenang)
1)
Tingkat nafsu yang sudah tenang
2)
Bersama Allah.
QS. Al-Fajr (89:27-30)
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
27. Hai jiwa yang
tenang.
ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً
مَرْضِيَّةً
28. Kembali kepada
Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya.
فَادْخُلِي فِي عِبَادِي
29. Maka masuklah ke
dalam jamaah hamba-Ku,
وَادْخُلِي جَنَّتِي
30. masuklah ke dalam
surga-Ku.
1)
Ciri-ciri:
a.
Tenang saat susah maupun senang
b.
Percaya pada takdir Allah
c.
Tidak iri
d.
Ikhlas beribadah
2)
Ini nafsu calon penghuni surga
4️⃣ Nafsu yang mengikuti Hawa (Hawa Nafsu)
1)
Disebut dalam banyak ayat
2)
Sebagai bahaya besar.
QS. Al-Jasiyah (45:23)
أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ
وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ
يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Maka pernahkah kamu
melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah
membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah mengunci mati pendengaran dan
hatinya dan meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan
memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu
tidak mengambil pelajaran?
Catatan.
1)
“Orang yang menjadikan hawa nafsunya
sebagai tuhan…”
2)
Contoh:
a.
Menghalalkan apa yang dilarang Allah
b.
Menolak kebenaran karena ego
c.
Hidup hanya mengejar kesenangan
1)
Ini nafsu tanpa kontrol iman.
5️⃣ Nafsu yang Diridai Allah
(Radiyah & Mardhiyah)
1)
Masih satu rangkaian dengan nafsu mutmainah.
QS. Al-Fajr (89:27-28)
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
27. Hai jiwa yang
tenang.
ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً
مَرْضِيَّةً
28. Kembali kepada
Tuhanmu dengan hati puas lagi diridai-Nya.
1)
Ciri-ciri:
a.
Rida pada takdir Allah
b.
Allah pun rida kepadanya
c.
Hatinya penuh ikhlas
2)
Ini tingkat jiwa para hamba pilihan.
Kesimpulan
Dalam diri kita ada tarik-menarik:
1)
Nafsu jahat menarik ke bawah
2)
Iman menarik ke atas
3)
Orang sukses menurut Qur’an.
4)
Yang mampu kendalikan nafsunya.
5)
Bukan diperbudak oleh nafsu.
VERSI SISWA
Macam-Macam Nafsu dalam Al-Qur’an
1️⃣ Nafsu Amarah (Suka nyuruh yang jelek)
1)
QS. Yusuf: 53
2)
Artinya: Nafsu mendorong berbuat dosa.
3)
Contoh sehari-hari:
a.
Malas salat
b.
Bohong agar aman
c.
Marah berlebihan
d.
Iri lihat teman sukses
1)
Jika dituruti terus
2)
Maka hidup berantakan.
2️⃣ Nafsu Lawamah (Suka menyesal)
1)
QS. Al-Qiyamah: 2
2)
Artinya: Nafsu yang sadar setelah
berbuat salah.
3)
Contoh:
a.
Marah ke orang tua, lalu merasa
bersalah
b.
Usai bolos salat, lalu menyesal
c.
Ingin jadi lebih baik
4)
Ini tanda hati masih hidup
5)
Belum keras.
3️⃣ Nafsu Mutmainah (Jiwa yang tenang)
1)
QS. Al-Fajr: 27–30
2)
Artinya: Hati damai karena dekat
dengan Allah.
3)
Ciri-ciri:
a.
Tenang walau ada masalah
b.
Tak iri sama orang
c.
Rajin ibadah tanpa terpaksa
d.
Percaya pada takdir Allah
4)
Ini tingkat nafsu yang paling baik
4️⃣ Hawa Nafsu (Keinginan liar tanpa aturan)
1)
QS. Al-Jatsiyah: 23
2)
Artinya: Mengikuti keinginan sendiri
tak peduli aturan Allah.
3)
Contoh:
a.
“Yang penting aku senang”
b.
Melanggar aturan agama demi kesenangan
c.
Tak mau dengar nasihat
4)
Ini sering menjerumuskan manusia.
5️⃣ Nafsu Radiyah & Mardhiyah (Rida dan diridai Allah)
1)
QS. Al-Fajr: 28
2)
Artinya: Hati menerima semua takdir
Allah dengan ikhlas.
3)
Ciri-ciri:
a.
Tak marah pada keadaan
b.
Tetap bersyukur saat susah
c.
Allah pun sayang padanya
4)
Ini tingkat jiwa orang sangat dekat
dengan Allah
Intinya versi siswa:
1)
Dalam diri ada 2 arah
⬇️ Nafsu jelek ajak dosa
⬆️ Iman ajak ke surga
2)
Orang hebat bukan tak punya nafsu.
3)
Tapi bisa kendalikan nafsunya.
Manusia punya nafsu
Bisa turun atau naik tingkat.
⬇️ Dituruti terus → jadi budak nafsu
⬆️ Dikendalikan dengan iman → jadi jiwa tenang
Tujuan hidup manusia.
Menurut Qur’an
1)
Mengubah nafsu amarah.
2)
Jadi nafsu mutmainah.
|
|
|
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI



%20-%20Copy.bmp)
.bmp)
%20-%20Copy.bmp)