KENAPA PUASA EFEKTIF MEMBENTUK TAKWA
Oleh:
Drs HM Yusron Hadi, MM
Kenapa puasa paling efektif
Membentuk takwa?
Jawaban.
1)
Takwa itu kontrol diri (tak sekadar
ibadah)
2)
Puasa melatih meninggalkan yang HALAL
dulu
3)
Puasa ibadah hampir tak terlihat
manusia
4)
Puasa melemahkan dorongan nafsu
5)
Puasa membuat kita merasakan kondisi
orang lain
6)
Puasa melatih sadar Allah awasi sepanjang
hari
7)
Puasa = simulasi hidup orang bertakwa
QS Al-Baqarah (2:183)
ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا الَّذِينَ آمَÙ†ُوا Ùƒُتِبَ
عَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ُ الصِّÙŠَامُ ÙƒَÙ…َا Ùƒُتِبَ عَÙ„َÙ‰ الَّذِينَ Ù…ِÙ†ْ Ù‚َبْÙ„ِÙƒُÙ…ْ Ù„َعَÙ„َّÙƒُÙ…ْ
تَتَّÙ‚ُونَ
Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa seperti
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Catatan.
1)
Artinya jelas: tujuan utama puasa
2)
Membentuk takwa.
Pertanyaannya:
1)
Kenapa puasa yang dipilih Allah untuk
melatih takwa?
Jawaban.
A.
Takwa itu kontrol diri (tak sekadar
ibadah)
1)
Dalam Al-Qur’an
2)
Takwa bukan hanya rajin ibadah
3)
Tapi:
a.
Sadar Allah selalu melihat
b.
Mampu menahan diri
c.
Memilih yang benar
d.
Meskipun bisa berbuat salah
4)
Jadi takwa = rem dalam diri manusia.
5)
Puasa melatih persis bagian ini.
B.
Puasa melatih meninggalkan yang HALAL lebih
dulu
1)
Ini kunci besar sering tak disadari.
2)
Saat berpuasa.
3)
Kita meninggalkan:
a.
makan (halal)
b.
minum (halal)
c.
hubungan suami istri (halal)
4)
Padahal semua itu boleh
5)
Tapi ditahan, karena Allah.
6)
Logika Qurani:
a.
Jika yang halal bisa ditahan, karena
Allah.
b.
Maka yang haram akan lebih mudah
ditinggalkan.
7)
Ini mekanisme pembentuk takwa.
C.
Puasa ibadah yang hampir tidak
terlihat manusia
1)
Salat bisa dilihat.
2)
Sedekah bisa diketahui orang.
3)
Tapi berpuasa?
a.
Orang tak tahu pasti.
b.
Kita benar-benar puasa atau tidak.
4)
Artinya:
a.
Puasa melatih kejujuran batin
b.
Hubungan langsung dengan Allah.
1)
Takwa di Qur’an
a.
Bersifat internal.
b.
Bukan pencitraan.
D.
Puasa melemahkan dorongan nafsu (QS
Al-Baqarah 187)
1)
Al-Qur’an jelaskan
2)
Manusia sering jatuh
3)
Karena:
a.
lapar keinginan
b.
emosi
c.
syahwat
d.
impuls
4)
Puasa membuat:
a.
energi tubuh turun
b.
emosi lebih stabil
c.
dorongan insting melemah
5)
Sehingga akal dan hati lebih dominan.
6)
Takwa muncul
7)
Saat akal + iman kalahkan nafsu.
E.
Puasa membuat kita merasakan kondisi
orang lain
1)
Saat lapar:
a.
kita merasakan fakir miskin
b.
muncul empati
c.
hati menjadi lembut
2)
Al-Qur’an sering hubungkan takwa
dengan:
a.
sedekah
b.
kepedulian sosial
c.
kasih sayang
3)
Puasa buka pintu itu
4)
Secara alami.
F.
Puasa melatih kesadaran Allah awasi sepanjang
hari
1)
Salat hanya beberapa menit.
2)
Puasa sekitar 13–14 jam.
3)
Artinya hampir sepanjang hari
4)
Kita berpikir:
“Saya tidak makan, karena Allah.”
5)
Disebut Qur’an zikrullah berkelanjutan
6)
Kesadaran terus-menerus.
7)
Takwa tumbuh dari sadar terus diulang.
G.
Puasa = simulasi hidup orang bertakwa
1)
Selama bulan Ramadan
2)
Kita belajar:
a.
menahan lisan
b.
menahan marah
c.
mengontrol pandangan
d.
disiplin waktu
e.
banyak belajar Qur’an
3)
Ramadan latihan 30 hari
4)
Jadi pribadi bertakwa.
Ringkasan
Kenapa puasa paling efektif membentuk
takwa?
Karena puasa:
1)
Melatih kontrol diri
2)
Menahan yang halal
Lebih mudah tinggalkan yang haram
3)
Ibadah tersembunyi (ikhlas)
4)
Melemahkan nafsu
5)
Menumbuhkan empati
6)
Mengingat Allah sepanjang hari
7)
Latihan karakter secara total
Maka Allah menutup ayatnya:
Ù„َعَÙ„َّÙƒُÙ…ْ تَتَّÙ‚ُونَ
Agar kalian menjadi orang bertakwa.
Sumber
1) Tafsir
Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment