Saturday, May 16, 2026

55547. NABI MUHAMMAD UMMI TAK SEKOLAH FORMAL






NABI MUHAMMAD UMMI TAK SEKOLAH FORMAL

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Nabi Muhammad

1)        Disebut Nabi yang ummi

2)        Dalam Al-Qur’an.

 

Nabi yang UMMI

Artinya

 

1)        Tak sekolah formal

2)        Tak belajar membaca dan menulis di sekolah.

 

3)        Tak pernah membaca kitab sebelumnya.

4)        Tak pernah menulis kitab sebelumnya.

 

 

QS Al-A'raf (7:157)

 

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

 

(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban dan belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itu orang yang beruntung.

 

Catatan

 

1)        “(Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, nabi yang ummi…”

 

QS Al-Ankabut (29:48)

 

وَمَا كُنْتَ تَتْلُو مِنْ قَبْلِهِ مِنْ كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًا لَارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ

 

Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al-Quran) sesuatu Kitab dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragu orang yang mengingkari(mu).

 

Catatan.

 

1)                “Dan engkau tidak pernah membaca suatu kitab sebelumnya dan tidak pula menulis dengan tangan kananmu…”

 

 

A.       Arti “ummi”

 

Secara umum.

Kata “ummi” dipahami:

 

1)        Tak belajar membaca-menulis formal

2)        Tak dididik sebagai ahli kitab atau ulama.

 

3)        Hidup sederhana seperti masyarakat umum Arab saat itu.

 

Tapi Nabi Muhammad:

 

1)        sangat cerdas,

2)        kuat hafalan,

 

3)        bijaksana,

4)        ahli berdagang,

 

5)        pandai memimpin.

 

Jadi “ummi” bukan berarti bodoh.

 

Sebelum jadi nabi

1)        Nabi Muhammad

2)        Hidup sebagai orang biasa

 

Sebelum wahyu turun:

Nabi Muhammad

1)        Berdagang,

2)        Menggembala,

3)        Hidup dalam masyarakat Quraisy.

 

Logika modern

 

Bukti Nabi Muhammad

Pahami:

 

1)        kehidupan rakyat,

2)        kesulitan ekonomi,

 

3)        hubungan sosial,

4)        konflik manusia.

 

Karena itu

1)        Ajaran Nabi Muhammad

2)        Dekat kehidupan nyata.

 

 

B.       Nabi MUHammad tak belajar dari kitab-kitab sebelumnya

 

Nabi Muhammad BUKAN:

 

1)        penulis kitab,

2)        penyair besar,

 

3)        ahli filsafat,

4)        pendeta Yahudi atau Nasrani.

 

Tapi setelah jadi nabi.

 

1)        Membawa Al-Qur’an

2)        Dengan bahasa sangat tinggi.

 

Logika modern

 

1)        Ini salah satu alasan

2)        Banyak orang kagum:

 

a.        Orang tak belajar sastra tingkat tinggi

b.        Bisa sampaikan Al-Qur’an

c.        Yang sangat dalam isi dan bahasanya.

 

1)        Dalam pandangan Islam

2)        Hal itu bukti wahyu dari Allah.

 

C.       Nabi Muhammad jujur sebelum kenabian

 

Masyarakat Mekah beri gelar:

 

a.        Muhammad Al-Amin

b.        Orang terpercaya.

 

Logika modern

 

Allah memilih orang:

 

1)        jujur,

2)        bersih dari kebiasaan buruk,

3)        dipercaya masyarakat.

 

a.        Pembawa pesan besar

b.        Harus punya integritas.

 

D.       Sesudah jadi nabi

 

1.        Nabi MUHammad terima wahyu

 

a.        Pada usia sekitar 40 tahun

b.        Wahyu pertama turun di Gua Hira.

 

Ayat pertama:

1)        “Bacalah dengan nama Tuhanmu…”

2)        Surah Al-Alaq 96:1

 

Logika modern

 

1)        Menariknya.

2)        Wahyu pertama

 

3)        Tentang membaca dan ilmu.

4)        Meskipun Nabi dikenal ummi.

 

Pesannya:

 

1)        Islam dorong ilmu pengetahuan,

2)        belajar sangat penting bagi manusia.

 

E.       Nabi Muhammad jadi guru dan pemimpin umat

 

Sesudah jadi nabi

Nabi Muhammad

 

1)        Ajarkan tauhid,

2)        Perbaiki akhlak,

 

3)        Membangun masyarakat adil,

4)        Damaikan suku bermusuhan.

 

QS Al-Jumu'ah (62:2)

 

“Dia mengajarkan kepada mereka Kitab dan hikmah…”

 

 

Logika modern

 

1)        Nabi Muhammad

2)        Tak ikut pendidikan formal

3)        Seperti Profesor modern

 

Tapi Nabi MUHammad

Sukses:

 

1)        Ubah masyarakat jahiliah,

2)        Membangun peradaban,

3)        Satukan bangsa-bangsa.

 

a.        Ini bukti.

b.        Kecerdasan tidak selalu

c.        Dari sekolah formal.

 

F.        Nabi Muhammad tetap rendah hati

 

Nabi jadi pemimpin besar:

 

1)        Tetap hidup sederhana,

2)        Tak hidup mewah,

3)        Tetap dekat rakyat.

 

Logika modern

Pemimpin yang baik:

 

1)        tidak sombong,

2)        melayani masyarakat,

3)        memberi teladan langsung.

 

Hikmah Nabi Muhammad

Sebagai nabi ummi

 

Dalam Al-Qur’an

Bukti:

 

1)        Al-Qur’an bukan buatan manusia,

2)        Wahyu dari Allah.

 

Dalam logika modern

Pesan pentingnya:

 

1)        Pendidikan formal penting

2)        Tapi bukan satu-satunya ukuran kecerdasan,

 

3)        Karakter lebih penting daripada gelar,

4)        Orang sederhana bisa membawa perubahan besar,

 

5)        ilmu harus dipakai untuk kebaikan manusia.

 

Kesimpulan

 

Sebelum jadi nabi:

 

1)        Nabi Muhammad ummi

2)        Jujur dan sederhana

3)        Dipercaya masyarakat.

 

Sesudah jadi nabi:

 

1)        Nabi terima wahyu,

2)        Mengajar ilmu dan akhlak,

 

3)        Memimpin perubahan besar

4)        Dalam sejarah manusia.

 

Menurut Al-Qur’an.

 

1)        Nabi yang ummi

2)        Salah satu bukti

 

3)        Al-Qur’an dari Allah.

4)        Bukan karangan manusia.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 


0 comments:

Post a Comment