Organisasi Profesi Guru
Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.
Tema Gambar Slide 2
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Tema Gambar Slide 3
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Monday, June 1, 2026
55635. MENGAPA ALLAH SERING PAKAI PEMISALAN
MENGAPA
ALLAH SERING PAKAI PEMISALAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kenapa
Al-Qur'an
Sering
pakai:
1)
Perumpamaan
2)
Pemisalan
3)
Amsāl?
Jawaban.
1)
Memudahkan pemahaman.
2)
Membuat orang berpikir.
3)
Mudah diingat
4)
Menyentuh berbagai tingkat pendidikan
5)
Menunjukkan kebenaran dengan cara yang
jelas.
Penjelasan.
A. Memudahkan
pemahaman.
1)
Perumpamaan
a.
Buat pesan yang sulit
b.
Jadi mudah dipahami dan diingat.
QS.
Al-Hasyr (59:21)
لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ
عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۚ
وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
Jika Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti
kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah sebab takut kepada Allah. Dan
perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.
Catatan.
1)
"Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami
buat untuk manusia
2)
Agar mereka berpikir."
Perumpamaan iman
Seperti pohon yang baik
QS. Ibrahim (14:24-25)
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ
مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا
فِي السَّمَاءِ
24. Tidakkah kamu
perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti
pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,
تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ
رَبِّهَا ۗ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
25. pohon itu memberikan
buahnya pada tiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan itu
untuk manusia supaya mereka selalu ingat.
Catatan.
1)
"Tidakkah kamu memperhatikan
bagaimana Allah telah membuat perumpamaan
2)
Kalimat yang baik seperti pohon yang
baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit."
Catatan.
1)
Menurut banyak mufasir.
2)
“Kalimat yang baik" mencakup iman
dan tauhid.
3)
Pohon kuat lambang iman kokoh.
4)
Bermanfaat,
5)
Hasilkan kebaikan terus-menerus.
Perumpamaan kafir atau batil yang
rapuh
QS. Ibrahim (14:26)
وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ
خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الْأَرْضِ مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ
26. Dan perumpamaan
kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan
akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.
Catatan.
1)
"Dan perumpamaan kalimat yang
buruk
2)
Seperti pohon yang buruk
3)
Yang telah dicabut dari permukaan
bumi;
4)
Tak dapat tetap tegak sedikit
pun."
Perumpamaan sangat terkenal
QS. Al-Ankabut (29:41)
مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ
اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا ۖ وَإِنَّ
أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung selain
Allah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling
lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.
Catatan.
1)
"Perumpamaan orang mengambil
pelindung selain Allah
2)
Seperti laba-laba membuat rumah.
3)
Dan sesungguhnya rumah paling lemah
adalah rumah laba-laba."
Ayat ini gambarkan
a.
Sandaran hidup
b.
Selain Allah
c.
Akhirnya rapuh
d.
Tak beri aman sejati.
Jadi:
1)
Iman/tauhid
a.
Seperti pohon kuat
b.
QS. Ibrahim 24–25.
2)
Kekafiran/kebatilan
a.
Seperti pohon tercabut
b.
QS. Ibrahim 26.
3)
Sandaran selain Allah
a.
Seperti rumah laba-laba yang lemah
b.
QS. Al-Ankabut 41.
c.Top of Form
d.Bottom of Form
Memudahkan
pemahaman
1)
Hal abstrak
a.
Dijelaskan contoh dekat
b.
Dalam hidup sehari-hari.
2)
Misalnya
a.
Iman ibarat pohon kuat.
b.
Kafir ibarat bangunan rapuh.
B. Membuat
orang berpikir
1)
Perumpamaan
a.
Ajak orang merenung.
b.
Tak hanya menghafal.
2)
Orang berpikir
3)
Mudah paham hikmah di balik ayat.
C. Mudah
diingat
1)
Kisah dan Gambaran
a.
Mudah melekat dalam ingatan
b.
Daripada penjelasan panjang.
D. Menyentuh
berbagai tingkat Pendidikan
1)
Orang awam
Paham makna dasarnya.
2)
Orang berilmu
Bisa gali makna lebih dalam.
E. Menunjukkan
kebenaran dengan cara yang jelas
QS Al-Baqarah
(2:261)
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ
أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ
فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ
وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Perumpamaan (infak dikeluarkan oleh) orang-orang yang menginfakkan
hartanya di jalan Allah serupa dengan 1 butir benih menumbuhkan 7 bulir, pada
tiap-tiap bulir 100 biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia
kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Catatan.
1)
Orang bersedekah
2)
Ibarat benih hasilkan 7 bulir.
a.
Gambaran bahwa kebaikan
b.
Bisa berkembang berlipat ganda.
Dalam
logika modern
1)
Guru, dosen, ilmuwan, dan pelatih
a.
Sering
pakai analogi
b.
Atau
perumpamaan.
Misalnya:
1)
Otak
Ibarat
komputer.
2)
Arus Listrik
Ibarat
aliran air.
3)
Kehidupan
Ibarat
perjalanan.
Perumpamaan
1)
Membantu manusia
a.
Pahami hal rumit
b.
Lewat hal sudah dikenal.
Kesimpulan:
Al-Qur'an
sering pakai perumpamaan
Karena:
1)
Manusia lebih mudah
a.
Paham.
b.
Mengingat.
c.
Ambil pelajaran
1)
Dari contoh yang dekat
2)
Dalam hidup sehari-hari.
Dengan
perumpamaan.
1)
Pesan Allah
2)
Jadi lebih jelas
3)
Lebih membekas
4)
Dalam hati.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT









