PEDOMAN
BAGI PEMIMPIN YANG BAIK DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Pedoman bagi Pemimpin yang Baik
Menurut :
1)
Al-Qur'an
2)
Logika Modern
Pemimpin yang baik
Versi Quran dan logika modern
Yaitu:
1)
Adil kepada semua orang
2)
Amanah (jujur dan dapat dipercaya)
3)
Bermusyawarah
4)
Mengutamakan kepentingan rakyat
5)
Berilmu dan kompeten
6)
Rendah hati dan tidak sombong
7)
Tegas pada kebatilan dan kezaliman
Penjelasan
A.
Adil kepada semua orang
QS An-Nahl (16:90)
۞ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ
وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ
وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat
kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji,
kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat
mengambil pelajaran.
Catatan.
1)
Berlaku adil:
a.
Menempatkan sesuatu pada tempatnya.
b.
Tak zalim.
c.
Tak memihak karena suka atau benci.
Al-Qur'an perintahkan
1)
Pemimpin untuk berlaku adil.
2)
Bahkan pada orang tak disukai.
QS Al-Maidah (5:8)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا
قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ
قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ
وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang beriman hendaklah kamu jadi orang yang
selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan
jangan sekali-kali kebencianmu pada suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku
tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan
bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
kerjakan.
Logika modern:
1)
Keadilan menciptakan kepercayaan.
2)
Masyarakat lebih patuh pada pemimpin
tidak pilih kasih.
B. Amanah (jujur dan dapat dipercaya)
QS An-Nisa (4:58)
۞ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا
الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ
تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ
كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada
yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara
manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi
pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi
Maha Melihat.
Catatan.
1)
Pemimpin harus menjaga kepercayaan
rakyat.
2)
"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu
menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya..."
Logika modern:
1)
Korupsi dan salah gunakan jabatan
a.
Menghancurkan organisasi
b.
Merusak negara.
C. Bermusyawarah
QS Asy-Syura (42:38)
وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ
وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ
يُنْفِقُونَ
Dan (bagi) orang-orang
yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat, sedangkan urusan
mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menginfakkan
sebagian rezeki yang Kami berikan pada mereka.
Catatan.
1)
Pemimpin tak merasa paling benar
sendiri.
2)
"...dan urusan mereka diputuskan
dengan musyawarah di antara mereka."
Logika modern:
1)
Keputusan melibatkan banyak pihak
2)
Lebih baik daripada putusan 1 orang.
D. Mengutamakan kepentingan rakyat
Pemimpin adalah pelayan masyarakat,
bukan penguasa yang hanya mencari keuntungan pribadi.
QS Al-Anbiya' (21:73)
وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ
بِأَمْرِنَا وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَإِقَامَ الصَّلَاةِ
وَإِيتَاءَ الزَّكَاةِ ۖ وَكَانُوا لَنَا عَابِدِينَ
Kami telah menjadikan mereka sebagai pemimpin yang memberi
petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada, mereka
mengerjakan kebajikan, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan hanya kepada
Kami mereka selalu menyembah,
Catatan.
1)
"...pemimpin yang memberi
petunjuk dengan perintah Kami..."
Logika modern:
1)
Pemimpin fokus sejahterakan rakyat
2)
Dapat dukungan dan kepercayaan
3)
Dalam jangka panjang.
E. Berilmu dan kompeten
QS Al-Mujadilah (58:11)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا
قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ
وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ
وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu:
"Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkan niscaya Allah
akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah
kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang
beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa
derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Catatan.
1)
Allah angkat derajat orang berilmu.
2)
"...Allah akan meninggikan
orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat."
Logika modern:
1)
Masalah yang rumit
2)
Butuh pemimpin yang pahami:
a.
Data.
b.
Fakta.
c.
Solusi.
F.
Rendah hati dan tidak sombong
QS Al-Isra' (17:37)
وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ
إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا
Dan jangan kamu berjalan
di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat
menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.
Catatan.
1)
Sombong sering jadi sebab jatuhnya
pemimpin.
2)
"Dan janganlah kamu berjalan di
bumi dengan sombong."
Logika modern:
1)
Pemimpin mau mendengar kritik
2)
Mudah memperbaiki kesalahan.
G. Tegas terhadap kebatilan dan kezaliman
QS Al-Ma'idah (5:8)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا
قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ
قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ
وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang beriman
hendaklah kamu jadi orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah,
menjadi saksi dengan adil. Dan jangan sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu
kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil
lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Catatan.
1)
Pemimpin harus berani menegakkan
kebenaran.
2)
"Wahai orang-orang beriman!
Jadilah kamu penegak keadilan..."
Logika modern:
1)
Tegas pada pelanggaran hukum.
2)
Jaga ketertiban dan keamanan.
Kesimpulan
Menurut Al-Qur'an dan logika modern.
Pemimpin yang baik
Punya 7 sifat utama
Yaitu:
1)
Adil
2)
Amanah
3)
Suka musyawarah
4)
Mementingkan rakyat
5)
Berilmu dan kompeten
6)
Rendah hati
7)
Tegas tegakkan kebenaran
Pemimpin yang baik.
1)
Masyarakat aman.
2)
Makmur.
3)
Dipercaya rakyat
Pemimpin zalim, korup, dan sombong.
1)
Timbul kerusakan
2)
Warga tak percaya
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
%20-%20Copy.bmp)
%20-%20Copy.bmp)
.bmp)
.bmp)
%20-%20Copy.bmp)
0 comments:
Post a Comment