MALAYSIA MURID KITA TAPI
KINI DI DEPAN 35 TAHUN
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
1)
INDONESIA
Merdeka tahun 1945.
2)
MALAYSIA
Merdeka tahun 1957
Dulu
Malaysia murid lndonesia
Tahun 2026
1)
Malaysia di depan 35
tahun
2)
Indonesia tertinggal 35
tahun.
1)
KOK BISA?
a.
Baca ini sampai selesai.
b.
Karena ini bukan soal
iri.
c.
Ini soal introspeksi.
Tahun 1957.
1)
Malaysia merdeka dari
Inggris.
a.
Saat itu, Malaysia masih
sangat muda sebagai negara.
b.
Infrastruktur belum
matang.
c.
Sumber daya manusia
terbatas.
Dan tahukah Anda
1)
Ke mana mereka mengirim
pelajar terbaik
2)
Untuk belajar?
Jawaban
1)
Ke Indonesia.
a.
Bukan ke Eropa.
b.
Bukan ke Amerika.
c.
Tapi ke Indonesia.
Indonesia Merdeka tahun 1945
1)
Indonesia yang merdeka
12 tahun lebih awal dari Malaysia.
2)
Indonesia yang pada era
1950-an dan 1960-an
3)
Sudah punya Universitas
Indonesia, ITB, UGM, dan IPB
4)
Yang diakui sebagai
universitas kelas Asia.
5)
Indonesia waktu itu
6)
Punya profesor, dokter,
insinyur, dan ilmuwan
7)
Diakui dunia
internasional.
Ratusan pelajar Malaysia
1)
Dikirim ke Bandung, ke
Yogyakarta, ke Jakarta.
2)
Untuk belajar teknik,
kedokteran, pertanian, hukum, dan ilmu sosial.
Mereka tinggal di
Indonesia.
1)
Bergaul dengan rakyat
Indonesia.
2)
Belajar dari dosen
Indonesia.
Bahkan bahasa Melayu modern
1)
Dipakai di Malaysia hari
ini
2)
punya akar dan pengaruh
kuat
3)
Dari Bahasa Indonesia.
Guru kita. Mereka murid.
1)
Indonesia guru
2)
Malaysia murid.
Tahun 2026
SEKARANG, LIHAT ANGKA
INI
Malaysia:
1)
Rerata gaji Rp 12 - 14
juta per bulan
2)
Bensin RON 95: Rp 8.500
3)
Pajak mobil: Rp 400 ribu
Indonesia:
1)
Rerata gaji Rp 3,29 juta
per bulan
2)
Bensin RON 92: Rp 16.250
3)
Pajak mobil: Rp 4 juta
a.
Biarkan angka ini
b.
Berbicara sendiri.
Di Malaysia.
1)
Orang bergaji 4 kali lipat
dari kita.
2)
Tapi bensin separuh
harga kita.
3)
Pajak kendaraan 1/10
dari kita.
Artinya
1)
Daya beli rakyat
Malaysia
2)
Untuk transportasi
sehari-hari
3)
amat ringan dibanding rakyat Indonesia.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Bagaimana murid bisa
melampaui gurunya sejauh ini?
ΚΕΝΑΡΑ ΜALAYSIA BISA MELESAT?
Malaysia
Pertama.
1)
Punya visi jangka
panjang konsisten.
2)
Mahathir Mohamad
PM Malaysia tahun 1981-2003.
3)
Membangun Wawasan 2020.
4)
Cetak biru pembangunan
nasional 40 tahun ke depan.
5)
Semua kabinet, semua
birokrasi, semua BUMN.
6)
Semua mengacu 1 arah.
7)
Tak berubah tiap ganti
pemimpin.
Kedua.
1)
Malysia investasi besar
di Pendidikan
Tanpa kompromi.
2)
Petronas.
Perusahaan minyak negara
Malaysia.
Tak hanya hasilkan uang.
Petronas biayai ribuan
beasiswa mahasiswa Malaysia
Belajar ke universitas
terbaik dunia:
Seperti Oxford,
Cambridge, MIT, Imperial College.
Hingga Universiti
Teknologi Petronas
Mereka bangun sendiri.
Hasilnya
1)
Generasi eksekutif,
insinyur, dan ilmuwan kaliber dunia
2)
Kembali membangun negerinya.
Ketiga.
1)
Petronas dikelola
disiplin
2)
Tak ikut politik
partisan.
3)
Hasilnya investasi ke
rakyat
4)
lewat
a.
Subsidi BBM yang kuat.
b.
Infrastruktur.
c.
Pendidikan.
Di Indonesia?
1)
Pertamina lebih besar
dari Petronas
2)
Tapi bertahun-tahun
3)
Jadi ladang politik dan
korupsi.
Keempat.
1)
Malaysia buka diri pada
investasi asing
2)
Secara strategis.
Proton boleh jadi
tertinggal.
Tapi kawasan industri di
Penang, Johor, dan Selangor
1)
Jadi magnet manufaktur
elektronik global.
2)
Intel, AMD, Infineon,
dan ratusan perusahaan teknologi kelas dunia
3)
Bangun pabrik di
Malaysia.
Hasilnya adalah lapangan
kerja berkualitas tinggi dengan upah yang sepadan.
Kelima.
1)
Reformasi birokrasi
cepat dan tuntas.
2)
Korupsi ada di mana-mana.
3)
Termasuk di Malaysia.
1)
Tapi eksekusi proyek infrastruktur,
izin usaha, dan kepastian hukum
2)
Untuk investor di
Malaysia
3)
Secara konsisten lebih
baik dari Indonesia
4)
Selama puluhan tahun.
INDONESIA TERTINGGAL BERAPA TAHUN?
Ini pertanyaan menyakitkan
Tapi wajib dijawab.
Dalam hal pendapatan per kapita.
1)
Malaysia
2)
USD 13.000 - 15.000 per
tahun.
1)
Indonesia
2)
Kisaran USD 4.500 -
5.000.
Selisihnya 3 kali lipat
lebih.
Para ekonom sebut
Indonesia
Tertinggal 25 - 35 tahun
Dari Malaysia
Dalam kesejahteraan
rakyat
Dan kualitas hidup
rata-rata.
(sumber Ravi Anggara)



.jpeg)

.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)


0 comments:
Post a Comment