ALFURQAN 27 ORANG ZALIM
SEDIH SALAH PILIH TEMAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
QS Al-Furqan (25:27-29)
وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَىٰ
يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا
27. Dan (ingatlah) hari
(ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata:
"Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul".
يَا وَيْلَتَىٰ لَيْتَنِي لَمْ
أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا
28. Kecelakaan besar
bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab(ku).
لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ
بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي ۗ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِلْإِنْسَانِ خَذُولًا
29. Sesungguhnya dia
telah menyesatkan aku dari Al-Quran ketika Al-Quran telah datang kepadaku. Dan
setan tidak mau menolong manusia.
Catatan.
1)
Ayat ini jelaskan
Penyesalan orang:
a.
Salah pilih teman
b.
Salah pilih jalan hidup.
Ayat 27
وَيَوْمَ يَعَضُّ
الظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ
1)
a yauma = Dan pada
hari ketika
2)
Ya‘adhdhu =
Menggigit
3)
Azh-zhalimu = Orang
zalim (salah dan menolak kebenaran)
4)
‘Ala yadaih = Kedua
tangannya
1)
Makna:
a.
Pada Hari Kiamat.
b.
Orang berbuat salah
c.
Sangat menyesal
d.
Sampai menggigit
tangannya.
2)
Logika modern:
a.
Orang membuat keputusan
buruk
b.
Berkata, "Andaikan
dulu saya tidak melakukan itu."
يَقُولُ يَا لَيْتَنِي
اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا
1)
Yaqulu = Dia
berkata
2)
Ya laitani = Wahai,
seandainya aku
3)
Ittakhadztu =
Mengambil
4)
Ma‘ar-rasuli =
Bersama Rasul
5)
Sabila = Jalan
Makna:
1)
Ia menyesal
2)
Tak ikuti jalan Rasul.
Logika modern:
a.
Dia menyesal
b.
Abaikan nasihat yang
benar
c.
Pilih jalan yang salah.
Ayat 28
يَا وَيْلَتَىٰ لَيْتَنِي
لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا
1)
Ya wailata =
Celakalah aku
2)
Laitani =
Seandainya aku
3)
Lam attakhidz =
Tidak menjadikan
4)
Fulanan = Si fulan
(orang tertentu)
5)
Khalila = Sahabat
dekat
Makna:
1)
Dia menyesal
a.
Menjadikan orang yang
salah
b.
Sebagai sahabat dekat.
Logika modern:
1)
Teman sangat pengaruhi
orang.
a.
Banyak orang terjerumus
b.
Sebab pergaulan yang
buruk.
Ayat 29
لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ
الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي
1)
Laqad = Sungguh
2)
Adhallani = Telah
menyesatkanku
3)
‘Anidz-dzikri =
Dari peringatan Allah (Al-Qur'an)
4)
Ba‘da idz ja'ani =
Setelah datang kepadaku
Makna:
1)
Teman buruk
a.
Membuat jauh dari
petunjuk Allah
b.
Setelah kebenaran sampai
padanya.
Logika modern:
1)
Pengaruh teman
a.
Buat orang meninggalkan
nilai baik
b.
Sebenarnya sudah diketahui.
وَكَانَ الشَّيْطَانُ
لِلْإِنسَانِ خَذُولًا
1)
Wa kana = Dan
adalah
2)
Asy-syaithanu =
Setan
3)
Lil-insani = Bagi
manusia
4)
Khadzula =
Pengkhianat, yang meninggalkan
Makna:
1)
Setan goda manusia
2)
Agar berbuat salah.
3)
Setan meninggalkannya
4)
Saat hadapi akibatnya.
Logika modern:
1)
Orang ajak pada
keburukan.
2)
Biasanya tak tanggung
akibatnya.
3)
Pada akhirnya
4)
Tiap orang tanggung
jawab
5)
Atas pilihan sendiri.
Pesan Utama Ayat 27–29
1)
Ikuti jalan yang benar
Meskipun tidak populer.
2)
Pilih teman
Yang membawa pada kebaikan.
3)
Jangan korbankan
kebenaran
Demi pergaulan.
4)
Penyesalan terbesar
Tahu benar, tapi tak mengikutinya.
5)
Lingkungan baik
Bantu jaga iman, akhlak, dan masa depan.
Ayat ini ajarkan
1)
Masa depan orang.
a.
Dipengaruhi jalan hidup
yang dipilih
b.
Teman jadi sahabat
dekat.
Dalam Al-Qur'an dan logika
modern.
1)
Memilih lingkungan yang
baik
2)
Salah satu kunci sukses
3)
Hidup dunia dan akhirat.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

.jpg)

0 comments:
Post a Comment