DENGKI TAK ADA OBATNYA
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Dengki adalah menaruh perasaan marah
(benci, tidak suka) karena iri yang amat sangat kepada keberuntungan orang
lain.
2. Iri adalah kurang senang melihat kelebihan
orang lain (beruntung dan sebagainya), cemburu, dan sirik.
3. Fitnah adalah perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran
yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang (seperti menodai nama baik,
merugikan kehormatan orang).
4. Meme adalah cuplikan gambar dari
acara televisi, film, dan sebagainya atau gambar-gambar buatan sendiri yang
dimodifikasi dengan menambahkan kata-kata atau tulisan untuk tujuan melucu atau
menghibur.
5. Gubernur
DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan respons soal penghinaan yang dilakukan
oleh Ade Armando.
6. Ade Armando
membuat meme Anies Berwajah Joker.
7. "Setiap
orang itu bisa saja mengungkapkan pandangannya, pikirannya, dan perasaannya.”
8. “Menurut
saya, saya fokus kepada pekerjaan.”
9. “Orang
berkata apa pun tentang saya, itu bukan urusan saya, itu urusan dia," kata
Anies pada tayangan Realita TV yang tayang pada Sabtu (2/11/2019).
10. Saat
ditanya pembawa acara Rahma Sarita, apakah tidak tersinggung dibilang: Anies
adalah Gubernur jahat?
11. Anies
mengatakan tidak tersinggung.
12. "Nggak.
Gini, hina menghina itu kalau kita merasa tidak terhormat.”
13. “Kalau
kita hormat pada diri sendiri pasti kita tidak akan mengungkapkan yang
merendahkan orang lain.”
14. “Karena
kalau kita merendahkan orang lain, sesungguhnya kita tidak menghargai diri
sendiri," ungkap Anies.
15. “Kalau
kita menghargai diri sendiri,” kata Anies, “pasti akan menghargai orang lain.”
16. "Perhatikan
saja," kata Anies.
17. “Ketika
tidak bisa memprotes”, lanjut Anies, “yang diungkapkan adalah kekesalan”.
18. "Karena
tidak ada yang diprotes.”
19. “Kalau
ada yang diprotes: 'ini yang seharusnya ini kenyataannya'," ujar dia.
20. "Kedengkian
itu nggak ada obatnya, sejak dari zaman Rasulullah," ungkap Anies.
21. Al-Quran
surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا
لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ
مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ
وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ
ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Hai orang-orang yang beriman jangan suatu kaum menghina
kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang dihina) lebih baik dari mereka
(yang menghina) dan jangan pula wanita (menghina) wanita lain (karena) boleh
jadi wanita(yang dihina) lebih baik dari wanita (yang menghina) dan jangan kamu
mencela dirimu sendiri dan jangan kamu panggil memanggil dengan gelar yang
buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan
barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itu orang yang zalim.
Daftar
Pustaka
1.
Internet.
2.
Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
3. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment