HUKUM RAJAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Al-Quran surah An-Maidah
(surah ke-5) ayat 15.
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا
يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ
كَثِيرٍ ۚ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ
Hai Ahli Kitab,
sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak isi Kitab
yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah
datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.
2. Al-Quran surah An-Maidah
(surah ke-5) ayat 16.
يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ
سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ
إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
Dengan kitab itu
Allah memberi petunjuk kepada orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan
keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang dari gelap
gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjukkan ke
jalan yang lurus.
3. Asbabun nuzul
(penyebab turunnya) surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 15 dan 16.
1) Ikrimah menjelaskan
ayat ini turun berkenaan dengan sekelompok kaum Yahudi yang bertanya kepada
Rasulullah tentang hukum rajam.
2) Rasulullah bersabda,”Siapakah
di antara kalian yang paling mengetahui?’
3) Mereka menunjuk Ibnu
Shuriya.
4) Rasulullah menyumpah
Ibnu Shuriya dengan Zat yang menurunkan Taurat kepada Nabi Musa, dan yang
mengangkat gunung Thur (Sinai), serta perjanjian yang ditetapkan atas mereka.
5) Tubuh Ibnu Shuriya menjadi
gemetar ketika dia disumpah oleh Rasulullah.
6) Ibnu Shuriya
berkata,”Sesungguhnya, ketika banyak orang dibunuh karena melakukan zina, kami
hanya menghukum pelakunya dengan cambuk 100 kali dan menggunduli rambut
kepalanya.”
7) Kemudian Rasulullah
menghukum pelaku zina dengan hukuman rajam.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad.
Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit
Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital,
Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
3. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment