AYAT SAJDAH
Oleh: Drs. H. M.
Yusron Hadi, M.M.

1. Al-Quran surah Al-A’raf
(surah ke-7) ayat 205.
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ
الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ
Dan ingat Tuhanmu
dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan
suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang
lalai.
2. Al-Quran surah Al-A’raf
(surah ke-7) ayat 206.
إِنَّ الَّذِينَ عِنْدَ رَبِّكَ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ
عِبَادَتِهِ وَيُسَبِّحُونَهُ وَلَهُ يَسْجُدُونَ ۩
Sesungguhnya para malaikat yang ada di
sisi Tuhanmu tidak merasa enggan untuk menyembah Allah dan mereka menyucikan-Nya
dan hanya kepada-Nya mereka bersujud.
3. Asbabun nuzul (penyebab
turunnya) surah Al-A’raf (surah ke-7) ayat 205 dan 206.
1) Abu Musa Asy’ari
menjelaskan bahwa pada suatu saat, para sahabat berdoa dengan suara yang keras.
2) Rasululah bersabda,”Wahai
umat manusia, pelankan suaramu. Sesungguhnya, kamu berdoa bukan kepada Zat yang
tuli dan bukan yang gaib.
3) “Sesunguhnya, Allah Maha
Mendengar dan Maha Dekat.”
4) Kemudian turun ayat
105 dan 206 ini untuk menjelaskan.
4. Ayat 206 ini adalah
salah satu ayat sajdah, yang disunahkan untuk bersujud setelah membacanya atau
mendengarnya, sewaktu salat maupun di luar salat.
5. Sujud itu disebut sujud
tilawah.
6. Di akhir ayat 206
diberi tanda semacam tugu, sebagai tanda ayat sajdah.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad.
Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit
Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital,
Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
3. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment