BAHASA
ARAB FARDU KIFAYAH
Oleh: Drs. H. M.
Yusron Hadi, M.M.

1. Fardu
kifayah adalah kewajiban kelompok.
2. Bagi
umat lslam, memahami bahasa Arab hukumnya fardu kifayah.
3. Artinya
dalam suatu kelompok harus ada orang yang belajar untuk memahami bahasa Arab.
4. Jika
dalam sutu kelompok tidak satu orang pun yang belajar memahami bahasa Arab maka,
maka semua anggota kelompok tersebut menanggung dosa.
5. Apakah
Arab pasti Islam?
6. Sabar
Mas! jangan terburu-buru, memang sejak dari zaman dahulu, tidak semua Arab adalah
Islam.
7. Sebagaimana
tidak semua yang lslam pasti Arab.
8. Tetapi
yang jelas, pada zaman dahulu, wilayah di mana pun yang dikuasai oleh umat
Islam kala, segera penduduknya berbondong-bondong belajara bahasa Arab.
9. Faktanya
membuktikan secara suka rela mereka segera mempelajari bahasa Arab.
10. Setelah
mempelajari bahasa Arab, kemudian mereka menggunakannya sebagai bahasa seharihari.
11. Misalnya,
Andalus yang terletak di ujung Eropa, kala itu seakan-akan berubah menjadi
negara Arab.
12. Dataran
Cina, Afganistan, lndia, berbagai daerah di benua Afrika maupun Asia, termasuk
Jawa, Sumatra, dan lainnya semuanya secara sadar dan suka rela, belajar bahasa
arab.
13. Kemudian
mereka menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa mereka sehari hari.
14. Anda
tidak percaya?
15. Mari
kita renungkan dawuhnya Kiyai Nawawi Al-Bantani dalam kitab beliau:
16. ( وعربية
) بأن تكون أركان الخطبتين بالعربية فإن لم يكن ثم من يحسن العربية ولم يمكن تعلمها
خطب بغيرها فإن أمكن وجب على الجميع على سبيل فرض الكفاية فيكفي في ذلك واحد فلو تركوا
التعلم مع امكانه عصوا ولا جمعة لهم فيصلون الظهر
17. Dan
diantara syarat sahnya khotbah salat Jum'at ialah kedua khutbahnya disampaikan
dengan menggunakan bahasa Arab.
18. Dan
bila jamaahnya tidak satu pun bisa berbahasa Arab, dan tidak mampu bagi mereka
untuk mempelajarinya, maka khatib boleh menyampaikan khotbahnya dalam bahasa
lain.
19. Dan
bila mereka mampu untuk mempelajarinya, maka mereka semua wajib mempelajarinya.
20. Hukumnya
mempelajari bahasa Arab adalah fardu kifayah (kewajiban kelompok).
21. Sehingga
bila telah ada satu saja orang yang mempelajarinya, maka sudah cukup.
22. Bila
mereka semua tidak mempelajari bahasa Arab, padahal mereka bisa melakukannya,
maka mereka semua berdosa.
23. Dan tidak
sah salat Jum'at mereka, sehingga mereka harus menggantinya dengan mendirikan salat
Zuhur.
24. (Nihayatuz
Zain oleh Mbah Kiyai Muhammad bin Umar bin Ali Nawawi Al Jawi Al Bantani hal
128).
25. Bagaimana
coba?
26. Sudahkah
kita sadar?
27. Mengapa
sebagian oknum begitu sakit hatinya, terhadap semua yang berbau Arab?
28. Sebetulnya
mereka bukan membenci Arabnya, tetapi membenci perkembangan Islamnya.
29. Mereka
tahu bahwa di Arab juga ada Yahudi, Nasrani, komunis, dan lainnya.
30. Tetapi
mereka juga sadar bila umat Islam pandai berbahasa Arab, maka mereka akan lebih
mudah memahami sumber asli agama lslam.
31. Sumber
asli agama lslam semuanya berbahasa Arab.
32. Jika
umat Islam memahami Al-Qur'an dan hadis Nabi, maka Islam mereka adalah lslam
yang asli dan benar, sehingga sulit dibodohi oleh musuh lslam.
33. Semoga
hal ini menyadarkan dan menggugah semangat kita untuk terus belajar bahasa Arab.
34. Paling
tidak kita harus memberi fasilitas kepada anak-anak dan generasi mendatang
untuk menguasai bahasa Arab.
35. Al-Quran surah Yusuf
(surah ke-12) ayat 2.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur'an
dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.
Daftar Pustaka
1. Dr. Muhammad Arifin Badri.
2. Hatta, DR. Ahmad.
Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit
Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
3. Al-Quran Digital,
Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
4. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment