MALAIKAT JIBRIL KE NABI 23.000 KALI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

A. Malaikat Jibril mengunjungi Nabi Muhammad
23.000 kali dalam 23 tahun.
1. Malaikat Jibril adalah 1 dari 3 nama Malaikat
yang disebutkan dalam Al-Quran.
2. Nama Malaikat Jibril disebutkan 2 kali
dalam Al-Quran, yakni pada:
1) Surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 97- 98.
2) Surah At-Tahrim (surah ke-66) ayat 4.
3. Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2)
ayat 97-98.
قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ
قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ
مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ
مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ
Katakan,”Barang siapa menjadi
musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al-Quran) ke dalam hatimu
dengan seizin Allah, membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi
petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, Malaikat-Malaikat-Nya,
rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh
orang-orang kafir.”
4. Al-Quran surah At-Tahrim (surah ke-66)
ayat 4.
إِنْ تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا ۖ وَإِنْ
تَظَاهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلَاهُ وَجِبْرِيلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ
ۖ وَالْمَلَائِكَةُ بَعْدَ ذَٰلِكَ ظَهِيرٌ
Jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan). Dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik, dan selain dari itu Malaikat-Malaikat adalah penolongnya pula.
Jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan). Dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik, dan selain dari itu Malaikat-Malaikat adalah penolongnya pula.
5. Wujud bentuk fisik dan rupa para Malaikat
dijelaskan dalam Al-Quran ada yang memiliki 2 sayap, 3 sayap, dan 4 sayap.
6. Al-Quran surah Fathir (surah ke-35) ayat
1.
إِنْ تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا ۖ وَإِنْ
تَظَاهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلَاهُ وَجِبْرِيلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ
ۖ وَالْمَلَائِكَةُ بَعْدَ ذَٰلِكَ ظَهِيرٌ
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan Malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan Malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
7. Al-Quran surah An-Najm (surah ke-53) ayat
13.
وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ
Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya
yang asli) pada waktu yang lain.
8. Para Malaikat tidak bertambah tua maupun
muda.
9. Keadaan Malaikat sekarang, tetap sama
persis ketika mereka diciptakan oleh
Allah.
10. Dalam ajaran Islam, ibadah manusia dan
jin lebih disukai oleh Allah dibandingkan ibadah para Malaikat.
11. Manusia dan jin bisa menentukan
pilihannya sendiri, tetapi para Malaikat tidak memiliki pilihan lain.
12. Para malaikat mengemban tugas-tugas
tertentu dalam mengelola alam semesta.
13. Malaikat dapat melintasi alam semesta
secepat kilat atau bahkan lebih cepat lagi.
14. Malaikat
tidak berjenis kelamin.
15. Para malaikat bukan pria atau wanita dan
tidak berkeluarga.
16. Dikisahkan Malaikat Jibril mengunjungi
Nabi Muhammad lebih dari 23.000 kali selama 23 tahun, sejak awal kenabian
sampai Rasulullah wafat umur 63 tahun.
17. Wujud bentuk fisik dan rupa malaikat
tidak dapat dilihat oleh mata manusia.
18. Mata manusia tercipta dari unsur tanah,
sehingga tidak mampu melihat wujud malaikat
yang terbuat dari unsur cahaya.
19. Nabi Muhammad disebutkan secara jelas melihat
wujud bentuk fisik dan rupa asli Malaikat Jibril sebanyak 2 kali.
20. Malaikat Jibril sering mengunjungi Rasulullah
berwujud fisik seperti manusia biasa.
21. Rasulullah bersabda,”Ketika saya berada
di Gua Hira, datang Malaikat Jibril dalam rupa seorang lelaki. Malaikat Jibril
berkata,”Bacalah!” Rasulullah menjawab,”saya tidak bisa membaca”.
22. Malaikat Jibril merangkul hingga rasulullah
merasa sesak.
23. Rasulullah dilepaskan seraya berkata
lagi,”Bacalah!”
24. Rasulullah menjawab,”Saya tidak bisa
membaca.”
25. Kemudian turun wahyu Al-Quran surah
Al-Alaq (surah ke-96) ayat 1-5).
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ
اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ
الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ
عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ
اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ
الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ
عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia menciptakan manusia dari segumpal darah,
Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan
perantaraan kalam, Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
26. Rasulullah menirukan bacaan ini dengan
hati bergetar.
27. Kemudian Rasulullah pulang menjumpai
Khadijah (istri beliau).
28. Badan Rasulullah menggigil seperti demam,
lalu Khadijah membawa Nabi menemui Waraqah bin Naufal (anak pamannya Khadijah).
29. Waraqah bin Naufal seorang pendeta
Nasrani yang sudah tua dan buta.
30. Rasulullah menjelaskan kejadian yang
dialaminya.
31. Waraqah berkata,”Itu adalah Namus yang
diutus Allah datang kepada Musa. Seandainya saya masih hidup akan menyaksikan
kaummu mengusirmu”.
32. Rasulullah melihat wujud fisik asli Malaikat
Jibril pada saat turun wahyu ke-2 yakni surah Al-Muddatssir (surah ke-74).
33. Dalam Sahih Bukhari dijelaskan Malaikat
Jibril terlihat duduk melayang di atas kursi di antara langit dan bumi.
34. Rasulullah melihat Malaikat Jibril
menampakkan diri yang asli tingginya melewati batas ufuk (melewati batas
penglihatan).
35. Rasulullah bertanya, “Wahai Jibril, saya
tidak mengira bahwa Allah menciptakan makhluk yang sangat besar seperti
bentukmu ini.”
36. Malaikat Jibril menjawab, “Wahai
Muhammad, aku hanya membentangkan 2 sayapku. Sesungguhnya aku memiliki 600
sayap, yang ukuran setiap sayapku seluas antara timur dan barat.”
37. Malaikat Jibril berkata, “Allah
menciptakan Malaikat Israfil, dia lebih besar dariku dan memiliki 600 sayap, yang
setiap sayapnya seukuran seluruh sayapku. Sesungguhnya dia melipat sayapnya
karena takut kepada Allah, dia melipatnya sekecil mungkin.”
38. Pada saat bertemu Rasulullah dalam wujud
aslinya, Malaikat Jibril menggunakan semacam baju putih laksana mutiara elok
dan rupawan dengan kekuatan dahsyat penuh mukzijat.
39. Dalam kisah perjalanan Isra Mikraj, ketika
tiba di pos penjagaan Sidratul Muntaha, Malaikat Jibril tidak sanggup lagi
mendampingi Rasulullah untuk terus naik menghadap kehadirat Allah.
40. Malaikat Jibril berkata,”Aku tidak mampu lagi
mendekati Allah, masih memerlukan waktu 60.000 tahun untuk terbang. Ini jarak terakhir
antara aku dengan Allah yang dapat aku capai. Jika aku terus naik ke atas, maka
aku pasti hancur luluh”.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury.
Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital
Qur’an Ver 3.2.
3. TafsirWeb.online.
0 comments:
Post a Comment