ASBABUN NUZUL SEBAB TURUN SURAH KE-112 AL
IKHLAS
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
Surah Al-Ikhlas (surah ke-112) dalam Al-Qur'an.
Terdiri atas 4 ayat.
Termasuk surah Makkiyah.
Artinya turun di Mekah.
Al-Quran surah Al-Ikhlas (surah ke-112)
ayat 1-4.
قُلْ هُوَ اللّٰهُ أَحَدٌ اللّٰهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ
يُوْلَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌ
Katakan (Muhammad), "Dia Allah, Yang Maha Esa, Allah tempat
meminta segala sesuatu, Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan Dia
tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
Asbabun Nuzul (sebab turun) ayat 1-4.
1.
Riwayat Ubay bin Kaab.
Bahwa ayat 1-4 turun.
Terkait pertanyaan kaum musyrik Mekah.
Pada Nabi Muhammad.
Mereka bertanya,
“Hai Muhammad.
Jelaskan pada kami.
Tentang silsilah Tuhanmu?”
Lalu turun ayat 1-4 ini.
2.
Riwayat Ibnu Abbas
Orang musyrik Quraisy.
Bertanya kepada Rasulullah.
"Wahai Muhammad, jelaskan kepada kami tentang sifat
Tuhanmu!"
Allah turunkan surah Al-Ikhlas.
Sebagai jawaban.
Bahwa Allah itu:
1)
Esa.
2)
Tempat bergantung
segala sesuatu.
3)
Tak beranak dan tidak
diperanakkan.
4)
Tak ada yang setara
dengan-Nya.
3.
Riwayat Ubay bin Kaab.
Dalam riwayat lain.
Orang Yahudi bertanya:
"Wahai Muhammad, beritahukan kepada kami nasab
Tuhanmu!"
Allah turunkan surah Al-Ikhlas.
Untuk menjelaskan.
Bahwa Allah tak punya asal-usul seperti makhluk.
Dan tak punya keturunan.
4.
Riwayat Said bin
Jubair.
Kaum Nasrani Najran.
Bertanya kepada Rasulullah.
"Apakah Tuhanmu terbuat dari emas atau perak?"
Maka turun surah ini.
Sebagai penegasan.
Bahwa Allah tak bisa diserupakan.
Dengan makhluk mana pun.
Surah Al-Ikhlas
Menegaskan konsep tauhid dalam Islam.
Dengan 4 ayat.
Menjelaskan keesaan Allah.
1)
Allah itu Maha Esa
(Ahad)
2)
Allah tempat
bergantung segala sesuatu .
3)
Allah tak beranak dan
tak diperanakkan.
4)
Tak ada yang setara
dengan Allah.
Surah ini sangat penting dalam Islam.
Menggambarkan keesaan Allah.
Secara ringkas.
Tetapi sangat mendalam.
Rasulullah menyebut surah ini.
Sebanding 1/3 Al-Quran.
Dalam keutamaannya.
(Sumber Tafsir Quran Perkata DR M Hatta)
0 comments:
Post a Comment