Monday, January 1, 2018

607. MAKMUM

MAKMUM MASBUK
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang makmum masbuk yang terlambat datang mengikuti imam dalam salat?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     “Makmum” adalah orang yang dipimpin dalam salat berjamaah oleh imam, sedangkan “makmum masbuk” adalah orang yang dipimpin dalam salat berjamaah oleh imam, tetapi datangnya terlambat, artinya imam sudah melakukan gerakan dalam salatnya.
     Duduk tawarruk adalah duduk dalam salat pada tahiat akhir yaitu dengan cara meletakkan kaki kiri melintang di bawah kaki kanan dan telapak kaki kanan di tegakkan seperti pada tasyahud akhir.
      Duduk iftirasy adalah duduk dalam salat ketika duduk di atara dua sujud dan pada tahiat awal, dengan cara menduduki kaki kiri dan menegakkan kaki kanan seperti pada tasyahud awal.
      Duduk iftirasy adalah duduk seperti ketika duduk di antara dua sujud dan pada tasyahud awal, sedangkan duduk tawarruk adalah duduk seperti ketika pada tasyahud akhir, yaitu pada rakaat kedua pada salat Subuh, pada rakaat ketiga pada salat Magrib, dan pada rakaat keempat pada salat Zuhur dan Asar.
      Apabila terdapat makmum yang masbuk ketika imam sudah berada pada rakaat terakhir dalam salat, yaitu imam dalam posisi duduk pada tasyahud awal dan akhir, maka makmum masbuk yang baru datang dianjurkan setelah takbiratul ihram langsung mengikuti duduk dengan dua pilihan cara duduknya.
      Cara pertama, menurut mazhab Syafii, apabila imam sedang duduk iftirasy seperti pada tasyahud awal, maka makmum masbuk langsung duduk iftirasy seperti pada duduk tasyahud awal mengikuti gerakan imam, apabila imam sedang duduk tawarruk seperti tasyahud akhir, maka makmum masbuk tetap duduk iftisray seperti tasyahud awal, tidak mengikuti duduk tawarruk seperti tasyahud akhir.
      Cara kedua, apabila imam sedang duduk iftirasy seperti pada tasyahud awal, maka makmum masbuk langsung duduk iftirasy seperti pada duduk tasyahud awal mengikuti imam, apabila imam sedang duduk tawarruk seperti tasyahud akhir, maka makmum masbuk juga langsung duduk tawarruk seperti tasyahud akhir karena  mengikuti gerakan imam yang duduk tawarruk seperti tasyahud akhir.

Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

Related Posts:

  • 468. HIKMAHHIKMAH AYAT ILMIAH AL-QURAN Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.        Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaska… Read More
  • 468. HIKMAHHIKMAH AYAT ILMIAH AL-QURAN Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.        Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaska… Read More
  • 467. TAFSIR 2PERKEMBANGAN TAFSIR AL-QURAN (Seri ke-2) Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.        Beberapa orang bertanya,”Mo… Read More
  • 467. TAFSIR 2PERKEMBANGAN TAFSIR AL-QURAN (Seri ke-2) Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.        Beberapa orang bertanya,”Mo… Read More
  • 467. TAFSIR 2PERKEMBANGAN TAFSIR AL-QURAN (Seri ke-2) Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.        Beberapa orang bertanya,”Mo… Read More

0 comments:

Post a Comment