Saturday, November 9, 2019

3670. MENINGGALNYA ABI THALIB



MENINGGALNYA ABI THALIB
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1.    Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 113.

مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَنْ يَسْتَغْفِرُوا لِلْمُشْرِكِينَ وَلَوْ كَانُوا أُولِي قُرْبَىٰ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُمْ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ

       Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, meskipun orang-orang musyrik itu kaum kerabatnya), setelah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu penghuni neraka Jahanam.

2.    Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 113.
1)    Said bin Musayyah menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan meninggalnya Abi Thalib (paman Rasulullah).
2)    Ketika Abi Thalib akan meninggal dunia, Rasulullah mengunjunginya.
3)    Abu Jahal dan Abdullah bin Abi Umayah berada di samping Abi Thalib.
4)    Rasulullah bersabda,”Wahai Paman, ucapkan: Tidak ada tuhan selain Allah.”
5)    “Agar aku dapat memperjuangkanmu di hadapan Allah di akhirat kelak.”
6)    Abu Jahal dan Abdullah bin Abi Umayah berkata,”Hai Abi Thalib, apakah kamu telah membenci agama Abdul Muththalib?”
7)    Mereka terus berbicara hingga ucapan terakhirnya adalah kesetiaan dengan agama Abdul Muththalib.
8)    Rasulullah bersabda,”Aku akan tetap memohon ampunan untukmu, selama aku tidak dilarang oleh Allah.”
9)    Kemudian turun ayat 113 ini.

Daftar Pustaka
1.    Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
3.    Tafsirq.com online.










Related Posts:

0 comments:

Post a Comment