PERINTAH PUASA RAMADAN 2 HIJRIAH NABI USIA 55 TAHUN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
Ramadan.
Bulan ke-9 dalam kalender Islam Hijriah.
Umat Islam wajib puasa.
Dalam bulan Ramadan.
Selama 1 bulan.
Sebanyak 29 atau 30 hari.
Ada 5 rukun lslam.
1)
Syahadat.
2)
Salat.
3)
Zakat.
4)
Puasa Ramadan.
5)
Haji.
Rukun Islam.
Tiang utama agama Islam.
Nama 12 Kalender Hijriah.
1)
Muharam.
2)
Safar.
3)
Rabiul Awal.
4)
Rabiul Akhir.
5)
Jumadil Awal.
6)
Jumadil Akhir.
7)
Rajab.
8)
Syakban.
9)
Ramadan.
10) Syawal.
11) Zulkaidah.
12) Zulhijah.
Kalender Hijriah.
Sejak Nabi Muhammad.
Hijrah dari Mekah ke Madinah.
Tahun 622 Masehi.
Perintah puasa Ramadan.
Turun Syakban tahun ke-2 Hijriah.
Yaitu 1 bulan sebelum Ramadan 2 H.
Penentuan awal dan akhir.
Sebuah hari.
Kalender Masehi.
Berbeda dengan kalender Hijriah.
Atau Kalender Islam.
Dalam Kalender Masehi.
Sebuah hari (tanggal).
1)
Berakhir pukul 24.00.
2)
Mulai pukul 00.00.
Waktu setempat.
Dalam Kalender Hijriah (kalender Islam).
Sebuah hari (tanggal).
1)
Berakhir saat tenggelam
matahari.
2)
Mulai saat Magrib.
Waktu setempat.
Dasar hukum puasa Ramadan.
Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 183.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ
كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang beriman. Diwajibkan atasmu berpuasa seperti diwajibkan
atas orang-orang sebelummu, agar kamu bertakwa.
Awal bulan Ramadan.
Ditentukan saat terjadi hilal.
Yaitu munculnya bulan melengkung.
Seperti sabit.
Terbit pada tanggal 1 bulan Kamariah.
Tahun Hijriah.
Metode rukyat.
Melihat munculnya bulan sabit.
Dengan mata atau alat teropong.
Di lokasi tak tertutup bangunan.
Metode Rukyatul.
Melihat hilal dengan mata.
Atau alat teropong.
Metode hisab.
Tentukan hilal pakai astronomi.
Atau Ilmu falak.
Metode “Hisab Hakiki Wujudul Hilal”.
Jika hilal sudah ada.
Menurut ilmu astronomi.
Meskipun tak terlihat mata.
Maka tetap puasa esok harinya.
Perbedaan metode.
Dalam menentukan hilal.
Atau munculnya bulan baru.
Bisa menghasilkan:
1)
Persamaan.
2)
Perbedaan.
Penentuan awal dan akhir.
Bulan Ramadan.
Puasa.
Yaitu menahan dari segala yang membatalkan.
Selama 1 hari.
Sejak terbit fajar (Subuh).
Hingga matahari terbenam (Magrib).
Dengan niat dan beberapa syarat.
Syarat wajib puasa Ramadan.
1)
Berakal.
2)
Balig (umur 15 tahun).
3)
Kuat berpuasa.
Syarat sah puasa.
1)
Islam.
2)
Mumayiz (bisa bedakan baik
dan buruk).
3)
Suci dari haid (kotoran) dan
nifas (usai melahirkan).
4)
Bukan hari dilarang
berpuasa.
Waktu dilarang berpuasa.
1)
Idul Fitri.
2)
Idul Adha.
3)
Hari Tasyrik.
Yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah (bulan Haji).
Rukun puasa Ramadan
1)
Niat tiap malam.
Sebelum puasa esok harinya.
2)
Menahan dari segala hal yang
membatalkan.
Sejak terbit fajar (Subuh).
Sampai terbenam matahari (Magrib).
Dalam puasa sunah.
Boleh niat puasa.
Sebelum Zuhur.
Hal yang membatalkan puasa.
1)
Sengaja makan dan minum.
2)
Sengaja muntah.
3)
Bersetubuh suami istri siang
hari.
4)
Keluar darah haid atau nifas.
5)
Gila.
6)
Keluar air mani dengan
sengaja.
Keluar air mani karena mimpi.
Tak membatalkan puasa.
Para ulama berbeda pendapat.
Soal memasukkan sesuatu.
Dalam rongga badan.
Seperti:
1)
Hidung.
2)
Telinga.
3)
Dan lainnya.
Sebagian ulama berpedapat.
Puasanya batal.
Dikiaskan makan dan minum.
Ulama lain berpendapat.
Tak membatalkan puasa.
Termasuk memasukkkan obat.
Tal lewat mulut.
Misalnya suntik.
Tak membatalkan puasa.
Orang boleh tak puasa Ramadan.
1)
Sakit.
Khawatir tambah parah.
Harus mengganti pada hari lain.
2)
Musafir lebih dari 81 km.
Harus mengganti pada hari lain.
3)
Usia lanjut.
Atau kondisinya lemah.
Harus bayar fidiah.
Memberi makan mengenyangkan.
Kepada fakir miskin.
4)
Wanita hamil atau menyusui.
Jika khawatir terhadap kesehatan bayinya.
Mengganti puasa pada hari lain.
Ditambah memberi makan orang miskin.
Sunah selama puasa Ramadan.
1)
Segera berbuka saat Magrib.
2)
Berbuka dengan kurma.
Minum air atau yang manis.
3)
Berdoa saat akan berbuka.
4)
Makan sahur setelah tengah
malam.
5)
Mengakhirkan waktu makan
sahur.
6)
Memberi makan kepada orang berpuasa.
7)
Banyak sedekah.
8)
Banyak belajar mengajar
Al-Quran.
Hikmah puasa Ramadan.
1)
Syukuri nikmat Allah yang tak
terbatas.
2)
Melatih disiplin.
Tak makan dan tak minum.
Miliknya sendiri.
3)
Tumbuh perasaan paham orang
lapar.
4)
Menjaga kesehatan.
Nama lain bulan Ramadan.
1)
Syahrus Syiyam (bulan puasa).
2)
Syahrul Qiyam (bulan salat
malam).
3)
Syahrul Quran (bulan
Al-Quran).
4)
Syahrul Infak (bulan infak).
5)
Syahrut Tarbiyah (bulan belajar).
6)
Syahrul Jihad (bulan jihad).
Banyak peristiwa jihad.
Terjadi pada Ramadan.
1)
Perang Badar.
Nabi Muhammad usia 55 tahun.
2)
Mekah takluk dengan damai.
Rasulullah usia 61 tahun.
Bersama 10.000 pasukan muslim.
Kuasai kota Mekah.
Tanpa pertumpahan darah.
Masih banyak peristiwa sejarah.
Terjadi pada bulan Ramadan.
Indonesia merdeka.
Pada 17 Agustus 1945.
Yaitu :
1)
Jumat Legi.
2)
Bulan Ramadan.
Daftar Pustaka
1. Rasjid, Sulaiman. Fikih Islam (Hukum Fikih Lengkap). Penerbit Sinar
Baru Algensindo. Cetakan ke-80, Bandung. 2017.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
3. Tafsirq.com online
0 comments:
Post a Comment