PANCASILA DAN UUD 45 INGIN
RAKYAT BAHAGIA BERSAMA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
UUD 1945
Pembukaan.
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak
segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus
dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah
kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat
Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka,
bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa
dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan
yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah
Sejumlah pemikir.
Lihat Bahagia.
Sebagai kebajikan terluhur.
Yunani purba.
Epicurus menyatakan.
Bahagia.
Satu-satunya tujuan hidup.
Pada akhir abad ke-18.
Jeremy Bentham.
Definisi kebajikan
terluhur.
“The
greatest happiness of the greatest number”.
Dia simpulkan.
Tujuan berharga:
1)
Negara.
2)
Pasar.
3)
Ilmu.
Yaitu tingkatkan bahagia global.
Pemikir dulu.
Lihat Bahagia.
Ambisi pribadi.
Para pemikir kini.
Lihat ambisi kolektif.
Pendiri bangsa Amerika Serikat.
Ada 3 hak asasi.
Tak boleh direggut.
1)
Hak hidup.
2)
Hak bebas.
3)
Hak raih bahagia.
Tapi sebatas hak meraih bahagia.
Bukan hak berbahagia.
Artinya.
Negara tak tanggung jawab.
Atas bahagia warganya.
Malah batasi kekuasaan negara.
Yaitu beri ruang privat.
Bagi warga pribadi.
Membahagiakan dirinya.
Pembukaan UUD 1945.
Tempatkan bahagia.
Proyek kolektif.
Visi negara.
Dalam alinea ke-2.
Tempatkan Bahagia.
Sebagai proyek kolektif.
“Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Telah sampai kepada saat berbahagia.”
Dalam alinea ini.
Juga disebutkan.
Hasrat meraih bahagia.
Hanya bisa dipenuhi sepenuhnya.
Jika Negara Indonesia.
Bisa wujudkan.
Visi negara-bangsa yang:
1)
Merdeka.
2)
Bersatu.
3)
Berdaulat.
4)
Adil.
5)
Makmur.
Motif terbesar.
Indonesia merdeka.
Yaitu meraih bahagia.
Dalam stanza ke-2.
Lagu “Indonesia Raya”.
Ada doa harapan:
“Indonesia bahagia”.
(Sumber Yudi Latif)
0 comments:
Post a Comment