Sunday, May 12, 2019

2253. WAHYU ALLAH


WAHYU ALLAH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang wahyu Allah?” Profesor Duaa Anwar menjelaskannya.
1.    Nabi Muhammad hidup selama 40 tahun sebagai warga masyarakat biasa  dilanjutkan dengan 23 tahun sebagai utusan Allah.
2.    Para ulama menjelaskan  bahwa malaikat Jibril telah mengunjungi Nabi Adam 10 kali, Nabi Nuh 50 kali, Nabi Musa 400 kali, Nabi Isa 10 kali, dan Nabi Muhammad sedikitnya 23.000 kali.
3.    Selama kunjungan kepada Nabi Muhammad tersebut, malaikat Jibril menyampaikan 6.236. ayat Al-Quran.
4.    Sebelum menjadi utusan Allah, Nabi Muhammad tidak pernah bersama para penyembah berhala batu, karena mengikuti contoh kakeknya yang meyakini Tuhan Yang Maha Pencipta pasti di luar lingkungan tersebut.
5.    Nabi Muhammad menghabiskan waktu dalam lingkungan alam terbuka, dan sering kali merenung memikirkan kondisi masyarakatnya.
6.    Sekitar 7 km di luar kota Mekah, terdapat sebuah gunung yang bernama Hira.
7.    Nabi Muhammad sering bersunyi diri di salah satu gua di gunung Hira untuk menghindari penyimpangan kaum Quraisy.
8.    Beliau prihatin dengan upacara keagamaan yang dikerjakan oleh masyarakat Quraisy yang menyembah banyak berhala yang diletakkan di sekeliling Kakbah.
9.    Nabi Muhammad menghabiskan waktu berjam-jam bersunyi diri di gua Hira terutama pada bulan Ramadan.
10. Upaya bersyunyi diri berlangsung lama, sehingga Nabi Muhammad membawa bekal makanan dan minuman agar tidak kelaparan.
11. Khadijah (istri Nabi Muhammad) memberikan dukungan dengan mengirim bekal tambahan, ketika mengira suaminya kehabisan bekal.
12. Pada hari ke-27 Ramadan, Nabi Muhammad (40 tahun) duduk merenung di gua Hira sendirian.
13. Tiba-tiba terdengar suara yang membuat hati Nabi Muhammad terguncang, dan muncul sosok yang mengagetkan karena sangat besarnya dan diiringi kecermelangan yang memenuhi langit.
14. Nabi Muhammad seorang yang fasih karena dilatih dalam bahasa percakapan syair dalam usia mudanya, tetapi beliau tidak pernah belajar membaca dan menulis.
15.  Ketika sosok itu berbicara kepada Nabi Muhammad,”Bacalah!”
16. Dengan cemas dan penuh hormat, Nabi Muhammad menjawab,”Saya tidak dapat membaca”.
17. Sekali lagi sosok tadi menyuruh Nabi Muhammad untuk membaca, dan jawaban Nabi Muhammad pun tetap sama.
18. Al-Quran surah Al-Alaq (surah ke-96) ayat 1-5.

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَخَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ
اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُالَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِعَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

      Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
19. Kata-kata tersebut terserap langsung ke dalam hati dan pikiran Nabi Muhammad.
20. Sosok yang datang itu pun pergi dan Nabi Muhammad turun dari gua Hira dengan tergesa-gesa.
21. Khadijah (istri Nabi Muhammmad) yang menyusul dengan membawa perbekalan yang baru, berjumpa dengan beliau di tengah jalan.
22. Nabi Muhammad lari ke arah Khadijah dan berteriak dalam keadaan kalut,”Selimutilah aku! Selimutilah aku!”.
23. Kemudian Nabi Muhammad menceritakan kepada Khadijah peristiwa yang baru dialami beliau.
24. Khadijah berhasil menenangkan hati Nabi Muhammad, lalu membawa beliau menghadap saudaranya yang ahli tentang kitab suci Yahudi dan Nasrani, yang bernama Waraqah.
25.  Waraqah telah buta matanya karena usia, tetapi ingatan dan pengetahuannya masih jelas tentang kitab-kitab suci kuno.
26. Nabi Muhammad dan Khadijah konsultasi kepada ahlinya dan minta pendapat tentang peristiwa yang telah terjadi.
27. Dengan penuh semangat, Waraqah menjawab bahwa saatnya telah tiba datangnya utusan Allah yang terakhir dikirim kepada umat manusia.
28. Waraqah menjelaskan bahwa semua nabi sebelumnya, termasuk Nabi Adam, Nuh, Musa, Ibrahim Yusuf, dan Isa telah didatangi oleh sosok yang sama dengan yang mengunjungi Nabi Muhammad malam itu.
29. Sosok itu adalah malaikat yang paling tinggi kedudukannya di langit, yaitu malaikat Jibril.
30. Waraqah menjelaskan kepada pasangan suami istri yang heran tersebut, dengan mengutip ayat-ayat dari kitab Taurat dan Injil yang menunjukkan akan datangnya seorang utusan Allah  yang memberi petunjuk kepada umat manusia.
31. Waraqah mengatakan kepada Nabi Muhammad bahwa beliau adalah utusan Allah yang dimaksudkan itu.
32. Sambil keheranan dengan cobaan yang sulit tersebut, Nabi Muhammad dan Khadijah  pamit pulang.
33. Ketika Nabi Muhammad menerima wahyu pertama kali, beliau bereaksi seperti yang mungkin dilakukan oleh siapa pun, yaitu muncul perasaan takut dan bingung.
34. Pertemuan dengan sosok dari dunia luar membuat beliau terguncang, tetapi Nabi Muhammad segera pulih setelah menyadari kewajiban yang ditugaskan oleh Allah kepada beliau.
35. Pada saat itu, keimanan dan keyakinan Nabi Muhammad kepada Allah semakin teguh dan beliau siap mengemban tugas sebagai utusan Allah.

Daftar Pustaka
1.    Anwar, Duaa. Memahami Segalanya Tentang AI-Quran The Everything Understanding Koran Book. Karisma Publising Group, 2004.  
2.    Huda Dodge, Christine. Memahami Segalanya Tentang Islam. The Everything Understanding Islam Book. Karisma Publising Group, 2004.  
3.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2,
4.    Tafsirq.com online.      






Related Posts:

0 comments:

Post a Comment