JASA
PONDOK PESANTREN
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Bu
Megawati,
2. Izinkan
saya sebagai seorang ibu yang juga seorang pendidik, menyampaikan sebuah fakta kepada
lbu.
3. Pada 6
tahun lalu, ketika pertama kali saya membuka pesantren.
4. Tahun
di mana urusan politik belum gaduh seperti sekarang.
5. Tahun
di mana Ahok belum menista agama saya.
6. Tahun
di mana Jokowi belum seterkenal sekarang dan harus bersaing dengan Prabowo.
7. Tahun
di mana antar umat beragama masih damai2 saja.
8. Tahun
di mana belum ada istilah cebong dan kampret dan tak saling menghujat.
9. Datanglah
berpasang2 orangtua menemui saya.
10. Memohon
dan meminta agar anak mereka bisa masuk ke pesantren saya.
11. Ibu
tau kenapa?
12. Mereka
semua orang tua yang cemas akan masa depan anak mereka.
13. Mereka
melihat pergaulan sudah sedemikian mengerikan.
14. Moral
generasi muda sangat memprihatinkan.
15. Mereka
hanya tak ingin anak mereka jadi pemadat.
16. Tak
mau anak mereka terjerumus pergaulan bebas.
17. Tak
mau anak mereka jadi orang yang biasa berucap kasar.
18. Tak
ingin anak mereka jadi pemalak, koruptor, penjahat.
19. Waktu
saya katakan pada mereka di pesantren saya hanya belajar agama.
20. Tidak
ada pelajaran umum.
21. Mereka
kompak bilang,
22. "Tak
masalah! Yang penting anak kami jadi anak baik kelak!"
23. Bu
Mega, lalu bagaimana bisa Anda mengatakan anak yang belajar agama bisa jadi
pembunuh saat sudah besar?
24. Apakah
karena Anda melihat mayoritas lulusan pesantren atau sekolah agama berkeliaran
di jalan2 sebagai pembunuh?
25. Ibu
tau berapa lulusan pesantren sejak Indonesia merdeka?
26. Banyak
sekali Bu...
27. Apa
sebanyak itu pula penjahat yang berkeliaran membunuh orang?
28. Tak
ibu liatkah mereka yang lulusan sekolah agama sekarang ada di gedung dewan dan
bekerja keras menyuarakan aspirasi rakyat yg diwakilinya?
29. Ada di
kantor2 pemerintahan mengabdi pada negara?
30. Ada
yang membentuk lembaga2 kemanusiaan, membantu negara mengurusi orang miskin dan
korban bencana alam?
31. Ada
yang menjadi penemu yang hasilnya bermanfaat untuk rakyat Indonesia?
32. Ada
yang menjadi pengusaha dan membuka lapangan pekerjaan membantu negara
mengurangi angka pengangguran?
33. Ada
yang menjadi pendidik menyiapkan generasi yg lebih baik demi masa depan
Indonesia?
34. Tak
Anda lihatkah?
35. Apa
karena lebih banyak dari mereka yg jadi pembunuh?
36. Sementara
yang saya tau mereka2 yang ada di penjara karena membunuh malah mencari tobat
dan mendekat pada agama dalam masa hukumannya.
37. Bu,
tak usah memutar balik fakta hanya karena Anda memilih tak mendekati agama.
38. Tapi
kami yang memilih kembali pada agama merasakan indahnya ajaran yang dibawa oleh
Rasul kami yang baru saja dinista oleh adik Anda.
39. Merasakan
agama ini membuat kami berusaha jadi orang lebih baik dan bermanfaat demi
negara.
40. Jadi
berhentilah mengeluarkan statement2 tak berdasar bahkan cenderung konyol.
41. Hanya
untuk mengubur ketidakberhasilan pemerintahan dalam mengatasi segala masalah.
42. Kalau
Anda mau bersuara, lontarkan segala kalimat2 dari lisan Anda untuk memotivasi
mereka yang sedang digaji rakyat.
43. Agar
bekerja sungguh2 meningkatkan kesejahteraan rakyat dari Sabang sampai Merauke.
44. Sehingga
tidak ada lagi mereka yang membunuhi tentara dan sesama rakyat hanya karena
mereka mau memisahkan diri dari Indonesia.
45. Anda
sudah dewasa bukan Bu?
46. Salam,
47. Bagian
dari rakyat Indonesia yang tersinggung,
48. Maya
Rasyid.
(Sumber:
internet)
0 comments:
Post a Comment