JANGAN MELAWAN ORANG TUA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Al-Quran surah Al-Ahqaf
(surah ke-46) ayat 17.
وَالَّذِي قَالَ
لِوَالِدَيْهِ أُفٍّ لَكُمَا أَتَعِدَانِنِي أَنْ أُخْرَجَ وَقَدْ خَلَتِ
الْقُرُونُ مِنْ قَبْلِي وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ اللَّهَ وَيْلَكَ آمِنْ إِنَّ
وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَيَقُولُ مَا هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ
Dan orang yang berkata kepada dua orang
ibu bapaknya, "Ah”. Apakah kamu berdua mengingatkan kepadaku bahwa aku
akan dibangkitkan dari kubur, padahal beberapa umat sebelumku telah berlalu?
lalu kedua ibu bapaknya memohon
pertolongan kepada Allah seraya berkata, "Celaka kamu, berimanlah! Sungguh
janji Allah itu benar". Lalu dia berkata, "Ini hanya dongeng
orang-orang yang dahulu".
2. Asbabun nuzul
(penyebab turunnya) surah Al-Ahqaf (surah ke-46) ayat 17.
1) Yusuf bin Mahan menjelaskan
ayat ini turun berkenaan dengan perkataan putra Abu Bakar.
2) Abdurrahman bin Abu
Bakar berkata,”Ah” (Uffin), ketika orangtuanya mengajak masuk Islam.
3)
Kemudian turun ayat 17 ini.
3. Ucapan: “Ah” (Uffin)
adalah kata-kata, kalimat, atau isyarat yang bernada menentang.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad.
Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit
Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital,
Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
3. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment