JANGAN MENGHINA
SESEMBAHAN
Oleh: Drs. H. M.
Yusron Hadi, M.M.

1. Al-Quran surah Al-Ana’am
(surah ke-6) ayat 108.
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ
دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا
لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا
كَانُوا يَعْمَلُونَ
Dan janganlah kamu memaki sembahan yang
mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan
melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikian Kami jadikan setiap umat menganggap
baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan, tempat mereka kembali, lalu Dia akan
memberitahukan kepada mereka tentang yang dahulu mereka kerjakan.
2. Asbabun nuzul
(penyebab turunnya) surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 108.
1) Ibnu Abbas menjelaskan
ayat ini turun berkenaan dengan kebiasaan umat Islam yang mencaci maki sesembahan
kaum kafir.
2) Kaum kafir menghadap
Rasulullah dan berkata,”Hai Muhammad, hentikan mencaci maki tuhan kami, atau
kami akan membalas mencaci maki Tuhanmu.”
3) Kemudian turun ayat 108
ini yang melarang Rasulullah dan para sahabat mencaci maki berhala yang menjadi
sesembahan kaum kafir.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad.
Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit
Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital,
Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
3. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment