Wednesday, May 13, 2020

4426. POLITIK DALAM IBADAH HAJI


POLITIK DALAM IBADAH HAJI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M
1.    Sebagian ulama berpendapat ibadah haji adalah ibadah murni yang tidak sah dicampur dengan aktivitas keduniaan, seperti perdagangan dan masalah politik.
2.    Pendapat ini ada benarnya, meskipun tidak sepenuhnya benar.
3.    Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 197 berbicara tentang larangan bercumbu, berkata cabul, dan bertengkar.
4.    Sebagian sahabat Nabi Muhammad menduga larangan itu mencakup larangan berdagang, karena sering terjadi pertengkaran.
5.    Dugaan tersebut diluruskan oleh Al-Quran dalam surah Al-Baqarah (surah ke-2)  ayat 198 yang menyatakan tidak ada dosa bagimu mencari rezeki karunia dari Allah dengan perniagaan pada musim haji.

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ ۚ فَإِذَا أَفَضْتُمْ مِنْ عَرَفَاتٍ فَاذْكُرُوا اللَّهَ عِنْدَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ ۖ وَاذْكُرُوهُ كَمَا هَدَاكُمْ وَإِنْ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الضَّالِّينَ
   
      Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masyaril-haram. Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat.

6.    Dalam bidang politik juga diperbolehkan, asalkan dengan cara yang sehat dan santun.
7.    Kegiatan politik terlarang apabila dapat mengganggu kekhusyukan jamaah dalam melaksanakan ritual ibadah haji dan umrah.
8.    Nabi Muhammad memerintahkan umat Islam mengikuti cara beliau dalam melaksanakan haji.
1)    Ketika beliau tawaf (mengelilingi Kakbah) sebanyak 7 kali, ternyata pada 3 putaran pertama beliau berlari-lari kecil.
2)    Ibnu Abbas (sahabat Nabi) menjelaskan,”Nabi Muhammad berlari-lari kecil sewaktu tawaf keliling Kakbah, karena ketika itu ada berita Nabi Muhammad dan para pengikutnya dalam kondisi payah dan lemah”.
9.    Ketika orang-orang musyrik yang ada di Mekah mengintip untuk menyaksikan kebenaran isu tersebut, kemudian Nabi Muhammad dan para sahabat berlari-lari kecil untuk  membantah desas-desus tersebut.
10. Artinya Nabi Muhammad dan para sahabat ketika melakukan tawaf mengelilingi Kakbah sebanyak 7 kali, sebenarnya juga melakukan semacam “show of force” (pamer kekuatan) terhadap lawan-lawannya.
11. Setelah tawaf sebanyak 3 putaran, ternyata para pengintip membubarkan diri.
12. Hanya pada sisi Kakbah tertentu saja Nabi Muhammad dan para sahabat berlari-lari kecil, karena para pengintip dapat memandang dari sisi tersebut.
13. Sewaktu Nabi Muhammad dan para sahabat melakukan sai (berjalan kaki bolak-balik sebanyak tujuh kali dari Sofa ke Marwa ), Nabi Muhammad dan para sahabat juga berlari-lari kecil untuk tujuan yang serupa.
14. Kesimpulannya:
1)    Terdapat tujuan non-ibadah murni yang diperagakan oleh Nabi Muhammad dan para sahabat ketika melaksanakan ibadah haji/umrah.
2)    Perbuatan rasulullah dianjurkan diteladani oleh seluruh umat Islam.
15. Tetapi, jangan menyebut ibadah haji Nabi Muhammad dan para sahabat seperti terlihat di atas sebagai ibadah politik yang kotor.
16. Dalam pandangan Nabi Muhammad, kegiatan politik harus berdasar nilai etika, tata karma, dan moral mulia.

17. Cara-cara Nabi Muhammad dalam berpolitik.
1)    Memakai cara santun.
2)    Menggunakan etika baik.
3)    Bermoral mulia.
4)    Tidak mengandung kecurangan.
5)    Bertujuan meraih kebahagian hidup di dunia dan akhirat.
6)    Mengharapkan keridaan Allah.

Daftar Pustaka
1.    Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.   
2.    Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.
3.    Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.
4.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5.    Tafsirq.com online


Related Posts:

  • 2007. IMAM SYAFII v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#V… Read More
  • 2008. PERANG MUKTAH v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#V… Read More
  • 2008. PERANG MUKTAH v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#V… Read More
  • 2007. IMAM SYAFII v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#V… Read More
  • 2007. IMAM SYAFII v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#V… Read More

0 comments:

Post a Comment