KEGIATAN DI
MADINAH
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan
tentang kegiatan jemaah haji gelombang ke-2 selama di Madinah pada musim haji
tahun 2018?” Kementerian Agama RI menjelaskannya
1.
Jemaah bersiap pindah dari hotel di Mekah ke hotel di Madinah
sesuai dengan jadwal yang ditentukan
2.
Jarak dari Mekah ke Madinah sekitar 450 km, ditempuh selama 7 jam
perjalanan.
3.
Membawa tas kalung, tas tenteng, dan koper besar.
4.
Jemaah naik bis dari hotel di Mekah ke Madinah sesuai regu dan
rombongan.
5.
Menyerahkan paspor kepada petugas Arab Saudi (Naqabah).
6.
Sebelum berangkat, jemaah menerima nasi box.
7.
Berdoa sebelum berangkat.
8.
Selama perjalanan selalu berzikir dan membaca talbiyah.
9.
Ketika istirahat di rumah makan, tetap memperhatikan barang
bawaannya.
10. Tiba di
Madinah, jemaah turun dari bis dengan membawa tas kalung, tas tenteng dan koper
besar.
11. Masuk hotel
sesuai dengan nama hotel dan nomor hotelnya.
12. Mukim (tinggal)
di hotel Madinah selama 8 hari lebih setengah hari untuk mengikuti salat arbain
(8 hari x 5 waktu = 40 waktu).
13. Kamar tidur
dipakai untuk istirahat dan tempat makan.
14. Koper besar,
tas tenteng, dan lainnya disimpan di dalam kamar tidur.
15. Selama di
Madinah mendapatkan jatah makan nasi box 2 kali sehari (maksimal 18 kali).
16. Kamar mandi
dan toilet dipakai bergantian.
17. Keluar masuk
kamar mandi harus menutup aurat.
18. Jangan sering
mandi dan jangan memakai sabun mengandung soda.
20. Gunakan
pakaian tebal untuk mengurangi rasa dingin.
21. Makan, minum,
dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
22. Hati-hati
jangan sampai kehilangan uang dan barang berharga lainnya.
23. Istirahat
sebentar, jemaah langsung masuk Masjid Nabawi mulai salat arbain (salat wajib
40 waktu).
24. Pergi ke
Masjid Nabawi berombongan, jangan sendirian.
25. Sebelum pergi,
lampu dan peralatan lainnya dimatikan.
26. Jika keluar, kamar
tidur dikunci dari luar.
27. Jemaah yang
sakit tetap berada dalam kamar ditemani mahramnya dan kamar tidur dikunci dari
dalam.
28. Jangan menerima
tamu dalam kamar tidur akan mengganggu jamaah lainnya.
29. Menyeberang
jalan harus berhati-hati.
30. Jangan sampai
kehilangan uang dan barang ketika berdesakan
31. Di sela-sela
salat wajib, jamaah dapat berziarah ke tempat-tempat bersejarah.
32. Naik bis
ziarah gratis ke Jabal Uhud, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan tempat lainnya
tanpa dipungut beaya.
33. Setelah
selesai salat arbain, jamaah ziarah wada (pamitan) ke makam Rasul, sebelum
kembali ke bandara Madinah.
34. Menyiapkan tas
kalung, tas tenteng dan koper besar (berat maksimal 32 kg) untuk dibawa ke
bandara Madinah.
35. Naik bis dari
hotel di Madinah ke bandara Madinah.
36. Dilarang
membawa tas tenteng yang lain, selain tas resmi ibadah haji.
37. Dilarang
membawa air zamzam (sudah disiapkan di Indonesia), barang yang mudah meledak,
dan benda-benda tajam lainnya.
38. Naik pesawat
terbang dengan menunjukkan paspor dan boadding pass kepada petugas.
39. Berdoa sebelum
pesawat terbang berangkat dari bandara Madinah ke Juanda, Surabaya, Indonesia.
40. Naik pesawat
terbang dari bandara Madinah ke bandara Juanda sekitar 10 jam
0 comments:
Post a Comment