MASJIDIL HARAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang Masjidil Haram di
Mekah pada musim haji tahun 218?” Kementerian Agama RI menjelaskannya
A. BANGUNAN
MASJIDIL HARAM
1. Masjidil
Haram adalah sebuah masjid di pusat kota Mekah.
2. Masjid
terbesar di dunia yang merupakan tujuan utama dalam ibadah haji maupun umrah.
3. Masjidil
Haram dibangun mengelilingi Kakbah yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam
seluruh dunia, ketika mengerjakan ibadah salat.
4. Bangunan
Masjidil Haram berlantai 3 yang memiliki 9 menara, yang 8 menara berada di
pintu masuk utama, dan 1 menara terletak di bukit Safa (tempat memulai
perjalanan sai).
5. Masjidil
Haram berada di dataran rendah.
6. Pendingin
udara dan tangga berjalan elektronik dipasang di semua lantai.
7. Ruangan bawah tanah dipakai untuk tempat wudu
dan toilet.
8. Terowongan
bawah tanah digunakan untuk saluran air, penampungan air hujan, dan tempat
kendaraan.
9. Luas
Masjidil-Haram sekitar 400 ribu meter persegi mampu menampung jemaah 900 ribu
orang dan akan terus diperluas.
10. Pada
musim haji harus menampung jamaah lebih dari 4 juta orang.
11. Lantai
Masjidil Haram diberi tanda garis melingkar untuk memudahkan jamaah membuat saf
menghadap Kakbah.
12. Di
dalam Masjidil-Haram terdapat Kakbah, sumur air zam-zam, Makam Ibrahim, dan
Hijir Ismail.
13. Di
pojok selatan terdapat bukit Safa.
14. Di
pojok utara terdapat bukit Marwa.
15. Bangunan
tempat perjalanan sai memanjang dari selatan ke utara yang terletak di sisi
bagian timur Masjidil Haram di lantai 1,2, dan 3.
16. Pada
lantai 1, 2, dan 3 juga disiapkan tempat khusus untuk jamaah yang ingin
mengerjakan sai menggunakan kursi roda.
B.
CARA
AGAR JEMAAH TIDAK TERSESAT DI MASJIDIL HARAM
1. Masjidil
Haram adalah tujuan utama jemaah haji dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah.
2. Selama
kegiatan haji 2018, PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Indonesia bersiaga
selama 24 jam di sekitar Masjidil Haram.
3. Petugas
berjaga di sektor khusus tempat para jemaah sering tersesat.
4. Selama
kegiatan haji, petugas berjumlah 19
orang,
5. Pada
puncak kegiatan haji, jumlah petugas 30 orang.
6. Tugas
utama tim sektor khusus adalah menolong jemaah yang tersesat di sekitar
Masjidil Haram.
7. Dari
tahun ke tahun banyak jemaah haji yang tersesat, karena banyaknya pintu di
Masjidil Haram.
8. Sering
kali terjadi jemaah yang sudah lanjut usia lupa masuk lewat pintu yang mana dan
keluar lewat pintu yang mana.
9. Petugas
berjaga dalam dua shift.
10. Pergantian
petugas pada dilakukan pada pukul 09.00 pagi dan pukul 21.00 malam. (Waktu Arab
Saudi)
11. Dalam
tim khusus terdapat petugas wanita agar dapat leluasa dalam menolong jemaah,
misalnya menggendong jemaah wanita yang sudah lanjut usia.
12. Petugas
sektor khusus memantau di lokasi yang rawan, misalnya
1) Sekitar
area tawaf
2) Bukit
Marwa tempat berakhirnya sai
3) Zona
sai antara Safa dan Marwa
4) Pintu
King Abdul Aziz.
C. KIAT
AGAR TIDAK TERSESAT DI MASJIDIL HARAM
1. Mencatat
dan menghafalkan nomor pintu masuk dan namanya.
2. Terdapat
95 pintu di Masjidil Haram yang bentuknya hampir sama dan jumlahnya akan terus
bertambah karena perluasan.
3. Memanfaatkan
Zamzam Tower (Abraj Al-Bait) sebagai pedoman, karena tingginya 601 meter dengan
jam besar di atasnya yang berada di pintu King Abdul Aziz dapat terlihat dengan
jelas dari segala arah.
4. Bertanya
kepada petugas Indonesia yang berjaga selama 24 jam non-stop di sekitar tawaf,
sai, bukit Marwa, dan pintu masuk King Abdul Aziz.
5. Petugas
haji Indonesia berseragam lengkap dengan tulisan Petugas Haji Indonesia tahun
2018
6. Pergi
secara berombongan, jangan pergi sendirian.
7. Membawa
tas khusus untuk tempat menyimpan sandal, ketika masuk ke dalam Masjidil Haram.
Daftar Pustaka
1. Rasjid,
Sulaiman. Fikih Islam (Hukum Fikih Lengkap).
Penerbit Sinar Baru Algensindo, cetakan ke-80, Bandung, 2017.
2. Panduan
Perjalanan Haji, 2018, Departemen Agama RI
3. Bimbingan
Manasik Haji, 2018, Departemen Agama RI
4. Hikmah
Ibadah Haji, 2018, Departemen Agama RI
5. Tuntunan
Keselamatan, Doa, dan Zikir Ibadah Haji, 2018, Departemen Agama RI
6. Haji,
Umrah, dan Ziarah, 1425 H, Dicetak dan diterbitkan oleh Kerajaan Arab Saudi.
7. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
8. Tafsirq.com
online
0 comments:
Post a Comment