(Seri ke-3)
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M
![]() |
Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang haji
dan umrah pada musim haji tahun 2018?” Kementerian Agama Rl menjelaskannya.
19. Ibadah apa
saja yang boleh dikerjakan oleh wanita haid selama ibadah haji?
Semua
ibadah boleh dilakukan oleh wanita yang sedang haid, yang dilarang hanya salat
dan tawaf.
20. Apakah pria
dan wanita yang sedang berihram boleh melepaskan pakaian ihramnya?
Boleh,
melepas pakaian ihramnya di tempat tertutup, misalnya di dalam kamar mandi atau
toilet, tetapi dilarang membuka pakaian ihram di tempat terbuka.
21. Apakah boleh
berihram haji atau umrah sebelum mikat?
Jamaah
pria dan wanita boleh berihram haji atau umrah sebelum mikat.
22. Jika jamaah
pria/wanita tidak berihram haji/umrah melewati mikat makani (tempat) karena
lupa atau tidak tahu, bagaimana hukumnya?
1)
Kembali balik ke tempat mikat makani yang dilewati dan langsung
mulai berihram haji/umrah.
2)
Pergi ke tempat mikat makani untuk ihram haji yang terdekat,
misalnya di Rabigh, Jeddah (bukan di Masjid Tan’im, Masjid Jikrona, atau Masjid
Hudaibiyah (karena Tan’im, Jikrona, dan
Hudaibiyah adalah mikat makani untuk ihram umrah, bukan ihram haji).
3)
Tidak balik kembali ke tempat batas mikat makani, tetapi langsung
berniat ihram haji di tempat dia menyadari kesalahannya. Cara ini terkena dam
isaah (denda kesalahan) dengan menyembelih seekor kambing.
23. Bagaiman
hukumnya, seorang jamaah yang sedang berihram haji, lalu membuka kain ihramnya
karena perawatan kesehatan?
1)
Boleh, karena darurat.
2)
Jika kondisi memungkinkan harus memakai pakaian ihram kembali,
tanpa terkena dam (denda) dan tidak perlu berniat ihram lagi.
3)
Jika tidak mungkin, maka boleh mengerjakan haji tanpa memakai pakaian
ihram, tetapi terkena dam (denda).
24. Jamaah yang
masuk Mekah dengan niat berihram haji, lalu meninggal dunia, dia memperoleh
pahala haji, tetapi jamaah yang masuk Mekah tidak niat berihram haji, lalu meninggal
dunia, dia tidak mendapatkan pahala haji.
25. Bagaimana
hukumnya, seorang jamaah yang sudah niat berihram haji, lalu terpaksa
membatalkan niat ihram hajinya karena sesuatu hal?
Dia wajib
membayar dam (denda) dengn menyembelih seekor kambing.
26. Perbuatan apa
yang dianjurkan (disunahkan) untuk dikerjakan setelah niat berihram haji/umrah dari
mikat?
Setelah niat berihram haji/umrah
disarankan untuk membaca talbiyah, berselawat, dan berdoa.
27. Bolehkah
membaca talbiyah sejak dari rumah, dalam perjalanan, dan selama di asrama haji
Surabaya?
1)
Pendapat pertama.
Boleh, asalkan tidak disertai niat berihram
haji/umrah.
2)
Pendapat kedua.
Tidak boleh, karena talbiyah adalah bagian
dari ihram.
28. Manakah yang
lebih utama, membaca talbiyah, berselawat, dan berdoa dengan suara keras atau
pelan?
1)
Pria membaca talbiyah dengan suara keras (jahr), sedangkan wanita
dengan suara pelan (sir).
2)
Berdoa dan berzikir diutamakan dengan suara tidak nyaring (sir).
29. Apa hukumnya
menggunting rambut, memotong kuku, atau memakai wewangian dalam keadaan
berihram?
Wajib membayar fidiah berupa menyembelih
seekor kambing atau bersedekah kepada 6 orang fakir miskin, setiap orang diberi
sebesar 1,5 kg (2 mud/1,5 sak) beras/makanan pokok atau berpuasa selama 3 hari.
30. Apakah boleh
berkata porno, kotor, dan maksiat (rafas), berbuat jahat (fasik), serta bertengkar
(jidal) sewaktu melakukan ibadah haji/umrah?
Selama haji/umrah dilarang rafas (berkata
porno), fasik (berbuat jahat), dan jidal (bertengkar). Jika dilakukan, maka
hajinya sah, tetapi gugur pahalanya.
31. Selama
berihram, bolehkan jamaah pria menutup kepalanya dengan payung?
Boleh memakai penutup kepala dengan sesuatu
yang tidak menempel di kepala, seperti payung.
32. Selama
berihram, bolehkan jamaah memakai jam tangan, sabuk/ikat pinggang, dan cincin?
Boleh
memakai jam tangan, sabuk/ikat pinggang, dan cincin selama berihram karena
peralatan tersebut bukan termasuk pakaian.
33. Selama
berihram, bolehkan jamaah haji memakai pasta gigi, sabun mandi, serta membunuh
nyamuk dan lalat?
1)
Boleh, karena bertujuan untuk kebersihan gigi dan merawat
kesehatan, bukan untuk wewangian.
2)
Boleh membunuh nyamuk, lalat, dan hewan lain yang mengganggu.
34. Apakah
hukumnya menyisir rambut dalam keadaan berihram?
1)
Boleh, asalkan tidak ada rambut yang rontok.
2)
Sebaiknya selama berihram tidak menyisir rambut.
Daftar Pustaka
1. Rasjid,
Sulaiman. Fikih Islam (Hukum Fikih Lengkap).
Penerbit Sinar Baru Algensindo, cetakan ke-80, Bandung, 2017.
2. Panduan
Perjalanan Haji, 2018, Departemen Agama RI
3. Bimbingan
Manasik Haji, 2018, Departemen Agama RI
4. Hikmah
Ibadah Haji, 2018, Departemen Agama RI
5. Tuntunan
Keselamatan, Doa, dan Zikir Ibadah Haji, 2018, Departemen Agama RI
6. Haji,
Umrah, dan Ziarah, 1425 H, Dicetak dan diterbitkan oleh Kerajaan Arab Saudi.
0 comments:
Post a Comment