BUKTI KEBENARAN AL-QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Kitab suci yang diturunkan Allah kepada
Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril disebut Al-Quran yang artinya “bacaan
yang sempurna”.
2. Orang-orang yang menerima Al-Quran dan masyarakat
pertama yang dijumpainya tidak pandai membaca dan menulis.
3. Hal tersebut dimaksudkan agar mereka dan
generasi berikutnya mampu membacanya.
4. Fungsi utama Al-Quran adalah sebagai
petunjuk untuk manusia yang dapat terlaksana dengan membaca, mempelajari, dan
memahaminya.
A. Bukti kebenaran Al-Quran dalam 3 hal:
1. Kata-kata yang terdapat dalam Al-Quran indah,
serasi, dan seimbang.
2. Berita gaib dalam Al-Quran terbukti
benar.
3. Isyarat ilmiah dalam Al-Quran sangat
mengagumkan para ilmuwan masa kini.
B. Uraian bukti kebenaran Al-Quran:
1. Bukti ke-1: Keindahan, keserasian, dan
keseimbangan kata-kata yang terdapat dalam Al-Quran.
1) Misalnya kata “yaum” yang artinya “hari” muncul
dalam bentuk tunggalnya terulang sebanyak 365 kali yang sama dengan jumlah hari
dalam setahun.
2) Kata “yaum” yang artinya “bulan” muncul 12
kali, dengan jumlahnya sama dengan bulan dalam setahun.
3) Kata “panas” dan “dingin” diulangi
sebanyak 6 kali.
4) Kata “dunia” dan “akhirat”, “hidup” dan
“mati”, “malaikat” dan “setan”.
5) Dan masih banyak yang lainnya.
6) Semuanya seimbang jumlahnya, serasi dengan tujuannya, dan indah
terdengar oleh telinga manusia.
2. Bukti ke-2: Berita gaib yang diungkapkan dalam
Al-Quran terbukti benar.
1) Misalnya pada tahun 622 Masehi turun Al-Quran
surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 1-5 yang memprediksi bahwa pasukan Romawi setelah
dikalahkan oleh pasukan Persia akan berbalik mengalahkannya.
2) Ternyata terbukti benar bahwa pada tahun
624 Masehi (dua tahun setelah ayat Al-Quran itu turun), pasukan kerajaan Romawi
mampu mengalahkan pasukan kerajaan Persia.
3) Pada saat pasukan Islam bergembira karena
menang dalam Perang Badar.
4) Al-Quran surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat
1-5.
الم غُلِبَتِ الرُّومُ فِي أَدْنَى الْأَرْضِ وَهُمْ مِنْ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ
فِي
بِضْعِ سِنِينَ ۗ لِلَّهِ الْأَمْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْ بَعْدُ ۚ وَيَوْمَئِذٍ
يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ بِنَصْرِ اللَّهِ ۚ يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
Alif Laam Miim. Telah dikalahkan bangsa Romawi di negeri yang terdekat dan mereka
sesudah dikalahkan itu akan menang dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah urusan sebelum dan sesudah
(mereka menang). Pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah
orang-orang yang beriman, karena
pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya. Dia Maha Perkasa
lagi Maha Penyayang.
5) Al-Quran surah Yunus (surah ke-10) ayat
92 berisi berita gaib tentang keselamatan mayat Firaun yang tenggelam di Laut
Merah ribuan tahun lampau terbukti benar.
فَالْيَوْمَ نُنَجِّيكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُونَ
لِمَنْ خَلْفَكَ آيَةً ۚ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ عَنْ آيَاتِنَا
لَغَافِلُونَ
Pada hari ini, Kami selamatkan badanmu (Firaun) agar kamu menjadi
pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu. Sesungguhnya, kebanyakan manusia
lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.
6) Pada tahun 1896 Masehi, mayat Firaun
ditemukan oleh Loret di Wadi Al-Muluk Thaba, di Mesir.
7) Pada tahun 1907 Masehi pembalut mumi mayat
Firaun dibuka oleh Eliot Smith yang terbukti benar bahwa mayat tersebut adalah
mayat Firaun yang pernah tenggelam di Laut Merah ribuan tahun lampau.
3. Bukti ke-3: Isyarat ilmiah dalam Al-Quran
sangat mengagumkan para ilmuwan masa kini.
1) Nabi Muhammad lahir di wilayah
terbelakang, tidak pandai membaca dan menulis.
2) Tetapi isyarat ilmiah dalam Al-Quran terbukti
benar dan mengagumkan para ilmuwan modern.
3) Semua nabi dan rasul diberi mukijizat
oleh Allah untuk membuktikan kebenarannya.
4) Hanya Nabi Muhammad yang membawa mukjizat
yang logis, rasional, dan masuk akal.
5) Al-Quran surah Al-Ankabut (surah ke-29)
ayat 50.
وَقَالُوا لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ آيَاتٌ
مِنْ رَبِّهِ ۖ قُلْ إِنَّمَا الْآيَاتُ عِنْدَ اللَّهِ وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ
مُبِينٌ
Dan orang-orang kafir Mekah berkata,”Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat
dari Tuhannya?” Katakan,”Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada
Allah. Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata.”
Daftar Pustaka
1. Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah
dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.
2. Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan
Al-Quran.
3.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital
Qur’an Ver 3.
5. Tafsirq.com online
0 comments:
Post a Comment