BISNIS YANG DILARANG
Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

A. Perdagangan
dan bisnis yang dilarang.
1. Pada
prinsipnya, Islam tidak melarang perdagangan dan bisnis.
2. Bisnis
yang dilarang adalah jika terdapat unsur kezaliman, penipuan, penindasan, dan sesuatu
yang dilarang oleh Islam.
3. Bisnis
yang dilarang misalnya berdagang arak, babi, narkotik, berhala dan patung untuk disembah, riba, dan sebagainya.
4. Semua
pekerjaan yang diperoleh dengan jalan haram adalah dosa.
5. Setiap
daging yang tumbuh dari bisnis haram, maka tempatnya di neraka.
6. Orang
yang bisnis barang haram tidak dapat diselamatkan dengan sikap jujurnya.
7. Bisnis
emas, perak, dan kain sutera dibolehkan karena halal untuk para wanita.
1.
Rasulullah
bersabda kepada para pedagang,”Sesungguhnya pedagang kelak di akhirat akan
dibangkitkan sebagai pendurhaka, kecuali orang yang takut kepada Allah, baik
dan jujur.”.
2.
Rasulullah
bersabda,”Wahai para pedagang, hati-hati kamu jangan sampai berdusta.”
3.
Rasulullah
bersabda,”Orang yang menjual barangnya dengan sumpah dusta, di akhirat akan
mendapat siksaan yang pedih.”
4.
Rasulullah
bersabda,”Celaka orang-orang yang mengurangi timbangan dalam berjual beli.”
5. Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 278.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا
اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Hai orang-orang yang
beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum
dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
6. Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 279.
فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ
وَرَسُولِهِ ۖ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ
وَلَا تُظْلَمُونَ
Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkan
perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertobat, maka kamu berhak
atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi
(dirugikan).
7. Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 280.
وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إِلَىٰ مَيْسَرَةٍ ۚ
وَأَنْ تَصَدَّقُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Dan jika (orang berutang itu) dalam
kesukaran, maka berilah tenggang waktu sampai dia memperoleh kelapangan. Dan jika
kamu menyedekahkan (sebagian atau semua utang), itu lebih baik bagimu, jika
kamu mengetahui.
Daftar
Pustaka.
1. Qardhawi,
Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi. Halal dan Haram dalam Islam. Alih bahasa: H.
Mu'ammal Hamidy. Penerbit: PT. Bina Ilmu, 1993.
2. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
3. Tafsirq.com
online.
0 comments:
Post a Comment