ISLAM
TEGAS JAGA NASAB MANUSIA
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
A. Ajaran
lslam sangat tegas dalam menjaga nasab keturunan manusia.
1. Nasab
adalah keturunan dan pertalian keluarga.
2. Al-Quran
surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 21.
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا
إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ
لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Dan di
antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari
jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan
dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
3. Kata
“sakinah” (dalam KBBI V) diartikan “kedamaian, ketenteraman, ketenangan, dan
kebahagiaan”.
4. Mawadah
bermakna kasih sayang.
5. Rahmah
artinya belas kasih.
6. Rahmat
bermakna belah kasih, kerahiman, karunia, dan berkah.
7.
8. Para
ulama menjelaskan untuk mencapai rumah tangga SAMARA (sakinah, mawadah, dan
rahmah) syaratnya:
1) Sakinah:
Suami dan istri tidak saling menghina kelemahan dan kekurangan pasangannya,
karena tidak ada manusia yang sempurna.
2) Mawadah:
Suami dan istri dapat memusatkan perhatian kepada kelebihan dan kebaikan
pasangannya, karena setiap manusia pasti mempunyai kelebihan dan kebaikan.
3) Rahmah/rahmat:
Suami dan istri mampu memaafkan kekurangan dan kelemahan pasangannya dan menganggapnya
sebagai ladang amal.
9. Para
ulama berpesan kepada suami dan istri untuk sabar dan saling mengalah agar
rumah tangganya awet, rukun, dan damai selamanya.
10.
Tidak ada manusia yang sempurna, tak ada suami
yang sempurna, dan tak ada istri yang sempurna, sehingga suami dan istri harus
saling mengalah, karena sama-sama memiliki kekurangan.
11.
Jika suami dan istri mempunyai sifat tidak mau
mengalah, mau menangnya sendiri, dan merasa dirinya selalu benar, sedangkan
pihak yang lain selalu salah, maka sulit dipersatukan.
B. lslam
menjaga nasab keturunan.
1. Anak
adalah buah kasih sayang suami istri dan amanah dari Allah untuk melanjutkan
generasi berikutnya.
2. Allah
melarang manusia berbuat zina agar nasab anak keturunannya jelas dan tidak
bercampur dengan yang lain.
3. Nasab
adalah keturunan (terutama dari pihak bapak) atau pertalian keluarga.
4. Al-Quran
surah An-Nur (surah ke-24) ayat 6-9.
وَالَّذِينَ يَرْمُونَ أَزْوَاجَهُمْ وَلَمْ يَكُنْ
لَهُمْ شُهَدَاءُ إِلَّا أَنْفُسُهُمْ فَشَهَادَةُ أَحَدِهِمْ أَرْبَعُ شَهَادَاتٍ
بِاللَّهِ ۙ إِنَّهُ لَمِنَ الصَّادِقِينَ
وَالْخَامِسَةُ أَنَّ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَيْهِ
إِنْ كَانَ مِنَ الْكَاذِبِينَ
وَيَدْرَأُ عَنْهَا الْعَذَابَ أَنْ تَشْهَدَ
أَرْبَعَ شَهَادَاتٍ بِاللَّهِ ۙ إِنَّهُ لَمِنَ الْكَاذِبِينَ
وَالْخَامِسَةَ أَنَّ غَضَبَ اللَّهِ عَلَيْهَا
إِنْ كَانَ مِنَ الصَّادِقِينَ
Dan
orang yang menuduh istrinya (berzina), padahal mereka tidak ada punya saksi
selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah 4 kali bersumpah
dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar.
Dan
(sumpah) yang ke-5: bahwa laknat Allah atasnya, jika dia termasuk orang berdusta.
Istrinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya 4 kali atas nama Allah
sesungguhnya suaminya itu benar termasuk orang yang dusta, dan (sumpah) yang
ke-5: bahwa laknat Allah atasnya jika suaminya termasuk orangyang benar.
Daftar
Pustaka.
1. Qardhawi,
Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi. Halal dan Haram dalam Islam. Alih bahasa: H.
Mu'ammal Hamidy. Penerbit: PT. Bina Ilmu, 1993.
2. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
3. Tafsirq.com
online.
0 comments:
Post a Comment