TIMBULNYA KEJAHATAN
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan
tentang sikap menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal dapat
berakibat munculnya kejahatan?” Syekh Yusuf Qardhawi menjelaskannya.
1. Menentukan halal dan haram adalah hak Allah
sebagai pencipta alam semesta dan pemberi karunia yang tidak terbatas kepada
umat manusia.
2. Allah juga mempunyai hak untuk menentukan semua
perintah dan cara manusia beribadah sesuka-Nya, sedangkan manusia sebagai makhluk
ciptaan-Nya, tidak mempunyai hak sedikit pun untuk melanggar perintah-Nya.
3. Allah Maha Pengasih lagi Penyayang kepada
hamba-Nya, sehingga dalam menentukan halal dan haram berdasarkan rasional demi
kemaslahatan manusia itu sendiri.
4. Allah menghalalkan segala yang baik, indah,
bermanfaat dan mengharamkan sesuatu yang keji, jelek, yang akan merugikan
manusia itu sendiri.
5. Allah pernah mengharamkan hal-hal yang baik
kepada kaum Yahudi, tetapi hal itu adalah hukuman kepada mereka atas
pelanggaran terhadap larangan Allah.
6. Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 146.
وَعَلَى الَّذِينَ هَادُوا حَرَّمْنَا
كُلَّ ذِي ظُفُرٍ ۖ وَمِنَ الْبَقَرِ وَالْغَنَمِ حَرَّمْنَا عَلَيْهِمْ شُحُومَهُمَا
إِلَّا مَا حَمَلَتْ ظُهُورُهُمَا أَوِ الْحَوَايَا أَوْ مَا اخْتَلَطَ بِعَظْمٍ ۚ
ذَٰلِكَ جَزَيْنَاهُمْ بِبَغْيِهِمْ ۖ وَإِنَّا لَصَادِقُونَ
Dan
kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku; dan dari
sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu, selain
lemak yang melekat di punggung keduanya atau yang di perut besar dan usus atau
yang bercampur dengan tulang. Demikian Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan
mereka; dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar.
7. Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat
160-161.
فَبِظُلْمٍ
مِنَ الَّذِينَ هَادُوا حَرَّمْنَا عَلَيْهِمْ طَيِّبَاتٍ أُحِلَّتْ لَهُمْ وَبِصَدِّهِمْ
عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ كَثِيرًا
8. وَأَخْذِهِمُ الرِّبَا وَقَدْ نُهُوا عَنْهُ
وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ ۚ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ
مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا
Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka
(memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan
karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, dan disebabkan mereka memakan riba, padahal
sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta
orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang
kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.
10. Salah satu rahmat kasih Allah kepada manusia adalah bekal akal pikiran dewasa dan dihapusnya
beban haram yang pernah diberikan oleh Allah sebagai hukuman.
11. Kerasulan Nabi Muhammad telah disebutkan dalam
Taurat dan namanya pun sudah dikenal oleh para ahli kitab.
12. Al-Quran surah Al-‘A’raf (surah ke-7) ayat
157.
الَّذِينَ
يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ
فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ
وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ
إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ
وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَٰئِكَ
هُمُ الْمُفْلِحُونَ
(Yaitu)
orang-orang yang mengikuti rasul, nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati
tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh
mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang
mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi
mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan
belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman
kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang
diturunkan kepadanya (Al-Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
13. Menurut ajaran Islam, cara Allah menutupi
kesalahan manusia, bukan dengan mengharamkan barang-barang baik yang lain,
tetapi dengan cara berikut:
1) Taubatan nasuha.
Yaitu dengan cara tobat ikhlas yang dapat menghapuskan
dosa dan kesalahan manusia, bagaikan air
jernih yang menghilangkan kotoran.
2) Menutupi kesalahan dengan mengerjakan amalan
yang baik.
Amal perbuatan yang baik dapat menghilangkan
kejelekan dan menghapus dosa dan kesalahan yang lalu.
3) Mengeluarkan sedekah.
Sedekah dapat menghapus dosa dan kesalahan,
bagaikan air yang dapat memadamkan api.
Musibah dan bencana yang dihadapi dengan sabar
oleh yang tertimpa dapat meleburkan dosa dan kesalahannya.
14. Dalam Islam dikenal, bahwa dengan mengharamkan
sesuatu yang halal itu dapat memunculkan keburukan dan bahaya.
15. Sedangkan seluruh bentuk bahaya hukumnya haram,
dan sebaliknya yang bermanfaat hukumnya halal.
16. Jika suatu hal bahayanya lebih besar daripada
manfaatnya, maka hal tersebut hukumnya haram. Dan sebaliknya, jika manfaatnya
lebih besar, maka hukumnya halal.
17. Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 219.
۞ يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ
وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا
أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ
كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ
Mereka
bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakan: "Pada keduanya itu
terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya
lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka
nafkahkan. Katakan: "Yang lebih dari keperluan."Demikian Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.
18. Rasulullah memberikan jawaban singkat, ketika
beliau ditanya masalah halal dan haram.
19. Rasulullah bersabda,”Yang halal adalah thayyibaat
(baik dan bagus).
20. Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 4.
يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ
لَهُمْ ۖ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ ۙ وَمَا عَلَّمْتُمْ مِنَ الْجَوَارِحِ
مُكَلِّبِينَ تُعَلِّمُونَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَكُمُ اللَّهُ ۖ فَكُلُوا مِمَّا أَمْسَكْنَ
عَلَيْكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ
سَرِيعُ الْحِسَابِ
Mereka
menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" Katakan:
"Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh
binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatihnya untuk berburu, kamu
mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu, Maka makanlah dari
apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu
(waktu melepasnya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat
hisab-Nya".
21. Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 5.
22.
الْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ ۖ وَطَعَامُ
الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حِلٌّ لَكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَهُمْ ۖ وَالْمُحْصَنَاتُ
مِنَ الْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ
قَبْلِكُمْ إِذَا آتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ
وَلَا مُتَّخِذِي أَخْدَانٍ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ
عَمَلُهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Pada
hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang
yang diberi Kitab itu halal bagimu, dan makananmu halal pula bagi mereka. (Dan
dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita
yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang
yang diberi Kitab sebelummu, bila kamu telah membayar maskawin mereka dengan
maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya
gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima
hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk
orang-orang merugi.
23. Rasulullah bersabda,”Takutlah kamu kepada tiga
hal yang menyebabkan seseorang mendapat laknat Allah, yaitu: buang air besar di
tempat mata air, di jalan besar, dan di bawah pohon (yang dipakai
berteduh)."
24. Sekarang kita memahami bahwa tiga hal itu sangat
berbahaya bagi kesehatan umum dan sumber berjangkitnya wabah penyakit.
25. Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 219-220.
۞ يَسْأَلُونَكَ
عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ
وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ
الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ
فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۗ وَيَسْأَلُونَكَ
عَنِ الْيَتَامَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ
ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ
ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan
judi. Katakan: "Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat
bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan
mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakan: "Yang lebih
dari keperluan." Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya
kamu berpikir tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang
anak yatim, katakan: "Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik, dan
jika kamu menggauli mereka, maka mereka adalah saudaramu dan Allah mengetahui
siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan. Dan jika Allah
menghendaki, niscaya Dia dapat mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya
Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Daftar Pustaka.
1. Qardhawi, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi. Halal
dan Haram dalam Islam. Alih bahasa: H. Mu'ammal Hamidy. Penerbit: PT. Bina
Ilmu, 1993
2. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
3. Tafsirq.com
online.
0 comments:
Post a Comment