ISLAM MENOLONG ORANG TIDAK MELIHAT
AGAMA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Al-Qur’an tegaskan.
1)
Menolong orang lain.
2)
Tanpa melihat agamanya.
A.
PRINSIP AL-QUR’AN
1)
Menolong manusia karena kemanusiaan.
2)
Bukan karena agama
1.
Berbuat baik pada semua manusia
QS. Al-Baqarah (2:83)
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ
وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ
وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ثُمَّ
تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مُعْرِضُونَ
Dan (ingatlah), ketika
Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Jangan kamu menyembah selain
Allah, dan berbuat kebaikan kepada ibu bapaK, kaum kerabat, anak yatim, dan orang
miskin, serta ucapkan kata-kata yang baik kepada manusia, dirikan salat dan
tunaikan zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebagian kecil
dari kamu, dan kamu selalu berpaling.
Catatan.
1)
“Berbuat baik pada kedua orang tua,
kerabat, anak yatim, orang miskin, dan kepada manusia.”
2)
Ayat ini tidak membatasi agama.
3)
Kata “manusia” berarti siapa pun.
2.
Allah tidak melarang berbuat baik
kepada non-Muslim
QS. Al-Mumtahanah (60:8)
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ
يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Allah tidak melarang
kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil pada orang yang tidak memerangimu
karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang berlaku adil.
Catatan.
1)
“Allah tak melarang kamu berbuat baik
dan berlaku adil pada orang yang tak memerangimu karena agama.”
2)
Artinya:
a.
Boleh menolong
b.
Boleh berbuat baik
c.
Boleh adil
3)
Kepada orang beda agama.
4)
Selama tidak memusuhi.
3.
Tolong-menolong dalam kebaikan
QS. Al-Ma’idah (5:2)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ
الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَائِدَ وَلَا آمِّينَ الْبَيْتَ
الْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنْ رَبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۚ وَإِذَا حَلَلْتُمْ
فَاصْطَادُوا ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ أَنْ صَدُّوكُمْ عَنِ
الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَنْ تَعْتَدُوا ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ
وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا
اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Hai orang-orang beriman,
jangan kamu melanggar syi'ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan
haram, jangan (mengganggu) binatang had-ya, dan binatang qalaa-id, dan jangan
(pula) mengganggu orang yang mengunjungi Baitullah sedangkan mereka mencari karunia
dan rida dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka
boleh berburu. Dan jangan sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena
mereka menghalangi kamu dari Masjidil Haram, mendorongmu berbuat aniaya (kepada
mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa,
dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwa
kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
Catatan.
1)
“Tolong-menolong kamu dalam kebajikan
dan takwa.”
2)
Ayat ini umum.
3)
Tak ada syarat “harus seagama”.
4.
Nabi Muhammad menolong siapa saja
QS. Al-Anbiya (21:107)
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Dan Kami tak mengutus
kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
Catatan.
1)
“Kami tidak mengutus engkau (Muhammad)
melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.”
2)
Islam rahmat untuk semua.
3)
Tak hanya bagi Muslim.
5.
Nilai tertinggi Islam: akhlak
QS. Al-Qalam (68:4)
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ
Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi
pekerti yang agung.
Catatan.
1)
“Sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar
berbudi pekerti yang agung.”
2)
Akhlak Nabi Muhammad:
a.
Menolong yang lemah
b.
Menjaga tetangga beda agama
c.
Membantu tanpa bertanya agama
KESIMPULAN
(VERSI SISWA)
1)
Islam tidak ajarkan pilih-pilih agama
saat menolong
2)
Al-Qur’an memerintahkan kebaikan untuk
semua manusia
3)
Yang dilarang hanya menolong
kejahatan, bukan menolong manusia
Kalimat tegas:
1)
Dalam Islam.
2)
Yang ditolong adalah MANUSIA.
3)
Bukan agamanya.
MENOLONG ORANG LAIN TIDAK MELIHAT AGAMA
(Menurut Al-Qur’an – Versi Siswa)
1.
Islam menyuruh berbuat baik kepada
semua manusia
QS. Al-Baqarah: 83
“Berbuat baiklah … kepada manusia.”
Manusia = semua orang, tidak dibedakan
agamanya.
2.
Boleh menolong orang yang beda agama
QS. Al-Mumtahanah: 8
“Allah tidak melarang kamu berbuat
baik dan berlaku adil kepada orang yang tidak memerangimu karena agama.”
1)
Artinya:
2)
Boleh menolong
3)
Boleh berbuat baik
4)
Meskipun beda agama
3.
Tolong-menolong dalam kebaikan
QS. Al-Ma’idah: 2
“Tolong-menolonglah kamu dalam
kebajikan.”
1)
Tidak ada syarat harus seagama.
4.
Nabi Muhammad rahmat untuk semua
QS. Al-Anbiya: 107
“Nabi Muhammad adalah rahmat bagi
seluruh alam.”
1)
Islam membawa kebaikan.
2)
Bagi semua.
KESIMPULAN
1)
Islam ajarkan menolong siapa saja
2)
Yang dilihat kebaikannya.
3)
Bukan agamanya
4)
Yang dilarang: menolong kejahatan
KALIMAT KUNCI SISWA
1)
Dalam Islam.
2)
Menolong manusia.
3)
Tak melihat agamanya.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI
|
|
|



.bmp)
.bmp)
.jpg)