MENANAM ITU SEDEKAH
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan
tentang bercocok tanam termasuk sedekah.” Syekh Yusuf Qardhawi menjelaskannya
1. Para ulama menjelaskan tentang mencari rezeki
di bumi:
1) Bumi diciptakan, dihamparkan, dan dipermudah
oleh Allah untuk dimanfaatkan oleh manusia.
2) Allah memberikan air hujan, air sungai, air
dalam tanah, dan air lainnya untuk keperluan kehidupan manusia sehari-hari.
3) Pergantian siang dan malam diciptakan oleh Allah
untuk kebutuhan manusia dalam bekerja dan beristirahat.
4) Allah menyiapkan udara, angin, dan oksigen untuk
keperluan manusia hidup di bumi.
2. Al-Quran menyebutkan, bahwa bumi ini
disediakan oleh Allah untuk menumbuhkan tumbuh-tumbuhan di bumi yang serba
mudah dan dihamparkan, sebagai suatu nikmat yang harus diingat dan disyukuri.
3. Al-Quran surah Nuh (surah ke-71) ayat 19-20.
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ بِسَاطًا
لِتَسْلُكُوا
مِنْهَا سُبُلًا فِجَاجًا
Dan
Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan, supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu".
4. Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 11-13.
قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ ثُمَّ انْظُرُوا
كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
قُلْ
لِمَنْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ قُلْ لِلَّهِ ۚ كَتَبَ عَلَىٰ
نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۚ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ
فِيهِ ۚ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
۞ وَلَهُ مَا سَكَنَ فِي اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ
الْعَلِيمُ
Katakan: "Berjalanlah di muka bumi,
kemudian perhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu".
Katakan: "Kepunyaan siapakah apa
yang ada di langit dan di bumi?" Katakan: "Kepunyaan Allah". Dia
telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh-sungguh akan
menghimpunmu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan terhadapnya. Orang-orang
yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman.
Dan kepunyaan Allah segala yang ada pada malam
dan siang hari. Dan Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
5. Al-Quran surah Ar-Rahman (surah ke-55) ayat 10-13.
وَالْأَرْضَ
وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ
فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ
ذَاتُ الْأَكْمَامِ
وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Dan Allah telah meratakan bumi untuk
makhluk (Nya). di bumi itu
ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga
yang harum baunya. Maka nikmat
Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
6. Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 99.
7. وَهُوَ
الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ نَبَاتَ كُلِّ شَيْءٍ
فَأَخْرَجْنَا مِنْهُ خَضِرًا نُخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُتَرَاكِبًا وَمِنَ
النَّخْلِ مِنْ طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّاتٍ مِنْ أَعْنَابٍ
وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُشْتَبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ ۗ انْظُرُوا
إِلَىٰ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَيَنْعِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكُمْ لَآيَاتٍ
لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Dan Dia yang menurunkan air hujan dari
langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka
Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan
dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma
mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami
keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikan
buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi
orang-orang yang beriman.
8. Al-Quran surah Abasa (surah ke-80) ayat 24-28.
فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ
أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا
ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا
فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّا
وَعِنَبًا وَقَضْبًا
Maka hendaklah manusia itu memperhatikan
makanannya. Sesungguhnya Kami
benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,lalu Kami tumbuhkan
biji-bijian di bumi itu, anggur dan
sayur-sayuran.
9. Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 164.
10.
إِنَّ فِي خَلْقِ
السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ
الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ
مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ
فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ
بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan
bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa
apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa
air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) -nya dan Dia
sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang
dikendalikan antara langit dan bumi; Sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan
dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
11. Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 96.
Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan
malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk
perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
12. Para ulama menjelaskan bahwa bekerja bercocok
tanam dan menanam benih termasuk sedekah.
13. Rasulullah bersabda,”Bercocok tanam dan menabur
benih, kemudian dimakan oleh hewan atau manusia, itu termasuk sedekah.”
14. Orang-orang bertanya kepada Abu Darda yang
berusia lanjut, ketika menanam bibit pohon,”Wahai Abu Darda, mengapa engkau
menanam pohon itu, padahal engkau sudah tua?”
15. Abu Darda menjawab,”Saya sudah menikmati buah dari
tanaman orang-orang terdahulu, semoga saya pun mendapatkan pahala dari hasil pohon
yang saya tanam sekarang.”
Daftar Pustaka.
1. Qardhawi, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi. Halal
dan Haram dalam Islam. Alih bahasa: H. Mu'ammal Hamidy. Penerbit: PT. Bina
Ilmu, 1993.
2. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
3. Tafsirq.com
online.
0 comments:
Post a Comment