INDIKASI RAKYAT MAKMUR VERSI ALQURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Tanda rakyat sebuah negara itu Makmur.
Menurut nilai Al-Qur’an.
Yaitu:
1)
Iman dan moral jadi fondasi
2)
Keadilan ditegakkan
3)
Kebutuhan dasar rakyat terpenuhi
4)
Peduli pada yang lemah
5)
Kejujuran dan amanah jadi budaya
6)
Hidup rukun & tidak bermusuhan
7)
Bersyukur, tak sombong saat maju
A.
Iman dan moral jadi fondasi
QS Al-A’raf (7:96)
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ
بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا
كَانُوا يَكْسِبُونَ
Jika penduduk
negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka
berkah dari langit dan bumi, tapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka
Kami siksa mereka sebab perbuatannya.
Catatan.
1)
“Jika penduduk negeri beriman dan
bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan
bumi.”
2)
Makmur versi Qur’an.
3)
Dimulai dari iman, takwa, dan akhlak
baik
4)
Tak hanya kaya.
5)
Tapi hidupnya diberkahi
6)
Banyak kebaikan
7)
Sedikit kejahatan
8)
Artinya: warga jujur, amanah, tak suka
menipu, korupsi kecil.
B.
Keadilan ditegakkan
QS An-Nahl (16:90)
۞ إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُ بِٱلْعَدْلِ
وَٱلْإِحْسَٰنِ وَإِيتَآئِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ
وَٱلْبَغْىِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu)
berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah
melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi
pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
Catatan.
1)
“Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku
adil…”
2)
Negara makmur itu:
3)
Hukum tak tajam ke bawah, tumpul ke
atas
4)
Orang lemah dilindungi
5)
Tidak ada penindasan
6)
Kezaliman bikin negara hancur walau
kelihatan kaya.
C.
Kebutuhan dasar rakyat terpenuhi
QS Quraisy (106:3-4)
فَلْيَعْبُدُوا۟ رَبَّ هَٰذَا ٱلْبَيْتِ
3. Maka hendaklah mereka menyembah
Tuhan Pemilik rumah ini (Kakbah).
ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ
وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ
4. Yang telah memberi makanan kepada
mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.
“Yang memberi mereka makanan untuk
menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.”
Catatan.
1)
Tanda makmur:
a.
Rakyat tak kelaparan
b.
Punya tempat tinggal
c.
Bisa berobat
d.
Bisa sekolah
e.
Hidup aman.
f. Tak diliputi rasa takut
D.
Peduli pada yang lemah
QS Al-Ma’un (107: 1-7)
أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ
1. Tahukah kamu (orang) yang
mendustakan agama?
فَذَٰلِكَ ٱلَّذِى يَدُعُّ ٱلْيَتِيمَ
2. Itulah orang yang menghardik anak
yatim,
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ
3. dan tidak menganjurkan memberi
makan orang miskin.
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ
4. Maka kecelakaan bagi orang-orang
yang salat,
ٱلَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ
سَاهُونَ
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari
salatnya,
ٱلَّذِينَ هُمْ يُرَآءُونَ
6. orang-orang yang berbuat riya,
وَيَمْنَعُونَ ٱلْمَاعُونَ
7. dan enggan (menolong dengan) barang
berguna.
Catatan.
1)
Orang mendustakan agama:
a.
Menghardik anak yatim
b.
Tidak peduli orang miskin
2)
Negara makmur menurut Qur’an:
a.
Fakir miskin dibantu
b.
Anak yatim diperhatikan
c.
Ada zakat, sedekah, bantuan social
d.
Tak hanya kaya bagi orang atas saja.
E.
Kejujuran dan amanah jadi budaya
QS Al-Mukminun (23:8)
وَالَّذِينَ هُمْ
لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ
8. Dan orang-orang yang
memelihara amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.
Catatan.
1)
“Dan orang-orang yang menjaga amanah
dan janjinya.”
2)
Tanda rakyat makmur:
a.
Tak biasa bohong
b.
Tak korupsi
c.
Tak curang dalam bisnis
d.
Tak tipu timbangan (QS Al-Mutaffifin)
1)
Jika bohong merajalela.
2)
Tanda kemunduran.
3)
Bukan makmur.
F.
Hidup rukun & tak bermusuhan
QS Al-Hujurat (49:10)
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا
اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Orang-orang beriman itu
sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikan (perbaiki hubungan) kedua saudaramu itu dan takutlah pada Allah,
supaya kamu mendapat rahmat.
Catatan.
1)
“Sesungguhnya orang-orang beriman itu
bersaudara.”
2)
Masyarakat makmur:
a.
Tak gampang pecah karena suku, politik,
atau harta
b.
Saling menolong
c.
Konflik bisa selesai dengan damai
G.
Bersyukur, tak sombong saat maju
QS Ibrahim (14:7)
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ
كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan;
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat)
kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku
sangat pedih".
Catatan.
1)
“Jika kamu bersyukur, pasti Aku tambah
(nikmatmu).”
2)
Negara makmur secara Qur’an:
a.
Tak lupa Allah, saat kaya
b.
Tak sombong dengan kemajuan
c.
Gunakan kekayaan untuk kebaikan
1)
Banyak negeri hancur.
2)
Bukan karena miskin.
3)
Tapi sombong dan lupa diri.
4)
Kisah Qarun, kaum Saba’, dll).
Kesimpulan
1)
Negara makmur versi Qur’an
2)
Tak cuma:
a.
Gedung tinggi
b.
Ekonomi besar
c.
Teknologi canggih
3)
Tapi yang utama:
a.
Rakyat beriman & bermoral
b.
Adil, tidak zalim
c.
Aman & tercukupi
d.
Peduli orang lemah
e.
Jujur & Amanah
f. Rukun
g.
Bersyukur kepada Allah
1)
Makmur tak cuma kaya.
2)
Tapi juga baik, adil, dan diberkahi.
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI

0 comments:
Post a Comment