Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, August 20, 2017

219. MUKMIN

PERBEDAAN ORANG MUKMIN DENGAN KAFIR
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


       Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang perbedaan antara orang mukmin dengan orang kafir? Mohon dijelaskan perbedaan antara orang mukmin dengan orang kafir? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Ali Imran, surah ke-3 ayat 162.
      “Apakah orang yang mengikuti keridaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan (yang besar) dari Allah dan tempatnya adalah Jahanam? Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”.
      Al-Quran surah Al-Qashas, surah ke-28 ayat 61. 
      “Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu dia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi, kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?”
       Al-Quran surah Fathir, surah ke-35 ayat 8.
      “Maka apakah orang yang dijadikan (setan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh setan)? maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya, maka kamu jangan binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 58.
      “Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran”.
      Al-Quran surah Fushilat, surah ke-41 ayat 40.
      “Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki, sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”.
      Al-Quran surah Al-Jasiyah, surah ke-45 ayat 21.
      “Apakah orang-orang yang membuat kejahatan menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu”.
      Al-Quran surah Muhammad, surah ke-47 ayat 14.
      “Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk dan mengikuti hawa nafsunya?”
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

218. IKHLAS

IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo


      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
      “Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
      Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
      Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65.  “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
      Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
      “Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
      “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

      Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
      Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
      Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
     “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

217. DAKWAH

BERDAKWAH KEPADA ALLAH,
ADALAH TUGAS SETIAP ORANG ISLAM
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang berdakwah kepada Allah? Mohon dijelaskan tentang tugas berdakwah bagi setiap orang Islam dan ancaman untuk orang Islam yang tidak berdakwah? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah An-Nahl, surah ke-16 ayat 90.
      “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Allah memberikan pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran”.
      Al-Quran surah Maryam, surah ke-19 ayat 55. “Dan dia menyuruh ahlinya untuk bersalat dan menunaikan zakat, dan dia adalah seorang yang diridai di sisi Tuhannya”.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 174.
      “Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al-Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka  sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan menyucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih”.
      Al-Quran surah Ali Imran, surah ke-3 ayat 187.
     “Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu), “Hendaklah kamu menerangkan isi kitab kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya”. Lalu mereka melemparkan janji itu ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruk tukaran yang mereka terima”.
   Al-Quran surah An-Nahl, surah ke-16 ayat 44.
      “Keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Quran, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.“
      Al-Quran surah Al-Ahzab, surah ke-33 ayat 4.
      “Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya, dan Allah tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Allah tidak menjadikan anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian hanya perkataanmu di mulutmu saja. Allah mengatakan yang sebenarnya dan Allah menunjukkan jalan (yang benar)”.
        Al-Quran surah An-Nur, surah ke-24 ayat 54.
      “Katakan, “Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul, dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanah Allah) dengan terang.”
        Al-Quran surah Al-Ankabut surah ke-29 ayat 18.
      “Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul hanya menyampaikan (agama Allah) dengan seterang-terangnya.”
Daftar Pustaka
1.    Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

217. DAKWAH

BERDAKWAH KEPADA ALLAH,
ADALAH TUGAS SETIAP ORANG ISLAM
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

      Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang berdakwah kepada Allah? Mohon dijelaskan tentang tugas berdakwah bagi setiap orang Islam dan ancaman untuk orang Islam yang tidak berdakwah? Berikut ini penjelasannya.
      Al-Quran surah An-Nahl, surah ke-16 ayat 90.
      “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Allah memberikan pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran”.
      Al-Quran surah Maryam, surah ke-19 ayat 55. “Dan dia menyuruh ahlinya untuk bersalat dan menunaikan zakat, dan dia adalah seorang yang diridai di sisi Tuhannya”.
      Al-Quran surah Al-Baqarah, surah ke-2 ayat 174.
      “Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al-Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka  sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan menyucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih”.
      Al-Quran surah Ali Imran, surah ke-3 ayat 187.
     “Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu), “Hendaklah kamu menerangkan isi kitab kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya”. Lalu mereka melemparkan janji itu ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruk tukaran yang mereka terima”.
   Al-Quran surah An-Nahl, surah ke-16 ayat 44.
      “Keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Quran, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.“
      Al-Quran surah Al-Ahzab, surah ke-33 ayat 4.
      “Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya, dan Allah tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Allah tidak menjadikan anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian hanya perkataanmu di mulutmu saja. Allah mengatakan yang sebenarnya dan Allah menunjukkan jalan (yang benar)”.
        Al-Quran surah An-Nur, surah ke-24 ayat 54.
      “Katakan, “Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul, dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanah Allah) dengan terang.”
        Al-Quran surah Al-Ankabut surah ke-29 ayat 18.
      “Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul hanya menyampaikan (agama Allah) dengan seterang-terangnya.”
Daftar Pustaka
1.    Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2