PERBEDAAN ORANG MUKMIN DENGAN KAFIR
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang perbedaan antara orang mukmin dengan orang kafir? Mohon dijelaskan perbedaan antara orang mukmin dengan orang kafir? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Ali Imran, surah ke-3 ayat 162.
“Apakah orang yang mengikuti keridaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan (yang besar) dari Allah dan tempatnya adalah Jahanam? Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”.
Al-Quran surah Al-Qashas, surah ke-28 ayat 61.
“Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu dia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi, kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?”
Al-Quran surah Fathir, surah ke-35 ayat 8.
“Maka apakah orang yang dijadikan (setan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh setan)? maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya, maka kamu jangan binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 58.
“Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran”.
Al-Quran surah Fushilat, surah ke-41 ayat 40.
“Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki, sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”.
Al-Quran surah Al-Jasiyah, surah ke-45 ayat 21.
“Apakah orang-orang yang membuat kejahatan menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu”.
Al-Quran surah Muhammad, surah ke-47 ayat 14.
“Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk dan mengikuti hawa nafsunya?”
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
Organisasi Profesi Guru
Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.
Tema Gambar Slide 2
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Tema Gambar Slide 3
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Sunday, August 20, 2017
219. MUKMIN
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
218. IKHLAS
IKHLAS DALAM BERAGAMA
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Kepala SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo
Beberapa orang bertanya,”Bagaimana dalil Al-Quran tentang ikhlas dalam beragama? Berikut ini penjelasannya.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 22.
“Allah Tuhan yang menjadikanmu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera meluncur membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”.
Al-Quran surah Yunus, surah ke-10 ayat 105. “Dan (aku telah diperintah), “Hadapkan mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan kamu jangan termasuk orang-orang yang musyrik”.
Al-Quran surah Al-Ankabut, surah ke-29 ayat 65. “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)”.
Al-Quran surah Lukman, surah ke-31 ayat 32.
“Dan apabila mereka diliputi ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.”
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 2-3.
“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.
Al-Quran surah Az-Zumar, surah ke-39 ayat 11. “Katakan, “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama”.
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 41. “Hai kaumku, bagaimana kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?:
Al-Quran surah Al-Mukmin, surah ke-40 ayat 65. “Allah Yang hidup kekal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
Al-Quran surah Al-Bayinah, surah ke-98 ayat 5.
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian agama yang lurus”.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
217. DAKWAH

217. DAKWAH



