Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, May 28, 2018

852. CUCU

CUCU NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang cucu Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
     Nabi Muhammad (25 tahun) menikah dengan Khadijah (40 tahun) memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah.
    Nabi Muhammad (61 tahun) menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
      Semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal dunia sewaktu masih kecil, yaitu Qosim, Abdullah, dan Ibrahim.
      Cucu Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Ali bin Abi Al-Ash, putra dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-2, Umamah binti Abi Al-Ash, putri dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-3, anak dari Ruqaiyah binti Muhammad yang menikah dengan Usman bin Affan, meninggal sewaktu masih kecil.
      Ke-4, Hasan bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-5, Husein bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-6, Zainab bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-7, Umi Kulsum bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Al-Quran surah Al-Ahzab, surah ke-33 ayat 40.

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

      “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antaramu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
      Para ulama menjelaskan bahwa setelah turun ayat ini, Allah melarang memanggil Zaid dengan julukan “Zaid bin Muhammad”, karena Zaid bukan anak kandung Nabi Muhammad, tetapi Zaid adalah anak angkat (adopsi) dan semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal sewaktu masih kecil.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

852. CUCU

CUCU NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang cucu Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
     Nabi Muhammad (25 tahun) menikah dengan Khadijah (40 tahun) memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah.
    Nabi Muhammad (61 tahun) menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
      Semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal dunia sewaktu masih kecil, yaitu Qosim, Abdullah, dan Ibrahim.
      Cucu Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Ali bin Abi Al-Ash, putra dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-2, Umamah binti Abi Al-Ash, putri dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-3, anak dari Ruqaiyah binti Muhammad yang menikah dengan Usman bin Affan, meninggal sewaktu masih kecil.
      Ke-4, Hasan bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-5, Husein bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-6, Zainab bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-7, Umi Kulsum bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Al-Quran surah Al-Ahzab, surah ke-33 ayat 40.

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

      “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antaramu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
      Para ulama menjelaskan bahwa setelah turun ayat ini, Allah melarang memanggil Zaid dengan julukan “Zaid bin Muhammad”, karena Zaid bukan anak kandung Nabi Muhammad, tetapi Zaid adalah anak angkat (adopsi) dan semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal sewaktu masih kecil.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

852. CUCU

CUCU NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang cucu Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
     Nabi Muhammad (25 tahun) menikah dengan Khadijah (40 tahun) memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah.
    Nabi Muhammad (61 tahun) menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
      Semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal dunia sewaktu masih kecil, yaitu Qosim, Abdullah, dan Ibrahim.
      Cucu Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Ali bin Abi Al-Ash, putra dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-2, Umamah binti Abi Al-Ash, putri dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-3, anak dari Ruqaiyah binti Muhammad yang menikah dengan Usman bin Affan, meninggal sewaktu masih kecil.
      Ke-4, Hasan bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-5, Husein bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-6, Zainab bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-7, Umi Kulsum bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Al-Quran surah Al-Ahzab, surah ke-33 ayat 40.

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

      “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antaramu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
      Para ulama menjelaskan bahwa setelah turun ayat ini, Allah melarang memanggil Zaid dengan julukan “Zaid bin Muhammad”, karena Zaid bukan anak kandung Nabi Muhammad, tetapi Zaid adalah anak angkat (adopsi) dan semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal sewaktu masih kecil.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

852. CUCU

CUCU NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang cucu Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
     Nabi Muhammad (25 tahun) menikah dengan Khadijah (40 tahun) memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah.
    Nabi Muhammad (61 tahun) menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
      Semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal dunia sewaktu masih kecil, yaitu Qosim, Abdullah, dan Ibrahim.
      Cucu Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Ali bin Abi Al-Ash, putra dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-2, Umamah binti Abi Al-Ash, putri dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-3, anak dari Ruqaiyah binti Muhammad yang menikah dengan Usman bin Affan, meninggal sewaktu masih kecil.
      Ke-4, Hasan bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-5, Husein bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-6, Zainab bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-7, Umi Kulsum bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Al-Quran surah Al-Ahzab, surah ke-33 ayat 40.

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

      “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antaramu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
      Para ulama menjelaskan bahwa setelah turun ayat ini, Allah melarang memanggil Zaid dengan julukan “Zaid bin Muhammad”, karena Zaid bukan anak kandung Nabi Muhammad, tetapi Zaid adalah anak angkat (adopsi) dan semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal sewaktu masih kecil.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

852. CUCU

CUCU NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang cucu Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
     Nabi Muhammad (25 tahun) menikah dengan Khadijah (40 tahun) memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah.
    Nabi Muhammad (61 tahun) menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
      Semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal dunia sewaktu masih kecil, yaitu Qosim, Abdullah, dan Ibrahim.
      Cucu Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Ali bin Abi Al-Ash, putra dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-2, Umamah binti Abi Al-Ash, putri dari Zainab binti Muhammad yang menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai.
      Ke-3, anak dari Ruqaiyah binti Muhammad yang menikah dengan Usman bin Affan, meninggal sewaktu masih kecil.
      Ke-4, Hasan bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-5, Husein bin Ali, putra dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-6, Zainab bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Ke-7, Umi Kulsum bin Ali, putri dari Fatimah binti Muhammad yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
      Al-Quran surah Al-Ahzab, surah ke-33 ayat 40.

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

      “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antaramu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
      Para ulama menjelaskan bahwa setelah turun ayat ini, Allah melarang memanggil Zaid dengan julukan “Zaid bin Muhammad”, karena Zaid bukan anak kandung Nabi Muhammad, tetapi Zaid adalah anak angkat (adopsi) dan semua anak laki-laki Nabi Muhammad meninggal sewaktu masih kecil.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

851. ANAK

KETURUNAN NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang keturunan Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
      Keturunan Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah. 
       Qosim dan Abdullah meninggal ketika masih kecil.
       Zainab menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai memperoleh 2 anak yaitu Ali bin Abi Al-Ash dan Umamah binti Abi Al-Ash.
       Ruqaiyah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diutus menjadi Rasul, Ruqaiyah dan Utbah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
      Ruqaiyah menikah dengan Usman bin Affan mempunyai seorang anak yang meninggal dunia ketika masih kecil.
      Umi Kulsum menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diangkat menjadi Rasul, Umi Kulsum dan Utaibah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
       Umi Kulsum menikah dengan Usman bin Affan tidak mempunyai anak.
      Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib mempunyai 4 anak yaitu: Hasan bin Ali, Husein bin Ali, Zainab bin Ali dan Umi Kulsum bin Ali. 
    Ke-2, Nabi Muhammad menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
    Nabi Muhammad menikah dengan istri yang lain tidak mempunyai anak dan semua anak laki-laki Nabi wafat sewaktu masih kecil, hanya Fatimah yang menyaksikan ketika Nabi wafat, sedangkan anak-anak Nabi yang lain telah meninggal dunia.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

851. ANAK

KETURUNAN NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang keturunan Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
      Keturunan Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah. 
       Qosim dan Abdullah meninggal ketika masih kecil.
       Zainab menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai memperoleh 2 anak yaitu Ali bin Abi Al-Ash dan Umamah binti Abi Al-Ash.
       Ruqaiyah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diutus menjadi Rasul, Ruqaiyah dan Utbah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
      Ruqaiyah menikah dengan Usman bin Affan mempunyai seorang anak yang meninggal dunia ketika masih kecil.
      Umi Kulsum menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diangkat menjadi Rasul, Umi Kulsum dan Utaibah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
       Umi Kulsum menikah dengan Usman bin Affan tidak mempunyai anak.
      Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib mempunyai 4 anak yaitu: Hasan bin Ali, Husein bin Ali, Zainab bin Ali dan Umi Kulsum bin Ali. 
    Ke-2, Nabi Muhammad menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
    Nabi Muhammad menikah dengan istri yang lain tidak mempunyai anak dan semua anak laki-laki Nabi wafat sewaktu masih kecil, hanya Fatimah yang menyaksikan ketika Nabi wafat, sedangkan anak-anak Nabi yang lain telah meninggal dunia.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

851. ANAK

KETURUNAN NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang keturunan Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
      Keturunan Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah. 
       Qosim dan Abdullah meninggal ketika masih kecil.
       Zainab menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai memperoleh 2 anak yaitu Ali bin Abi Al-Ash dan Umamah binti Abi Al-Ash.
       Ruqaiyah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diutus menjadi Rasul, Ruqaiyah dan Utbah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
      Ruqaiyah menikah dengan Usman bin Affan mempunyai seorang anak yang meninggal dunia ketika masih kecil.
      Umi Kulsum menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diangkat menjadi Rasul, Umi Kulsum dan Utaibah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
       Umi Kulsum menikah dengan Usman bin Affan tidak mempunyai anak.
      Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib mempunyai 4 anak yaitu: Hasan bin Ali, Husein bin Ali, Zainab bin Ali dan Umi Kulsum bin Ali. 
    Ke-2, Nabi Muhammad menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
    Nabi Muhammad menikah dengan istri yang lain tidak mempunyai anak dan semua anak laki-laki Nabi wafat sewaktu masih kecil, hanya Fatimah yang menyaksikan ketika Nabi wafat, sedangkan anak-anak Nabi yang lain telah meninggal dunia.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

851. ANAK

KETURUNAN NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang keturunan Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
      Keturunan Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah. 
       Qosim dan Abdullah meninggal ketika masih kecil.
       Zainab menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai memperoleh 2 anak yaitu Ali bin Abi Al-Ash dan Umamah binti Abi Al-Ash.
       Ruqaiyah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diutus menjadi Rasul, Ruqaiyah dan Utbah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
      Ruqaiyah menikah dengan Usman bin Affan mempunyai seorang anak yang meninggal dunia ketika masih kecil.
      Umi Kulsum menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diangkat menjadi Rasul, Umi Kulsum dan Utaibah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
       Umi Kulsum menikah dengan Usman bin Affan tidak mempunyai anak.
      Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib mempunyai 4 anak yaitu: Hasan bin Ali, Husein bin Ali, Zainab bin Ali dan Umi Kulsum bin Ali. 
    Ke-2, Nabi Muhammad menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
    Nabi Muhammad menikah dengan istri yang lain tidak mempunyai anak dan semua anak laki-laki Nabi wafat sewaktu masih kecil, hanya Fatimah yang menyaksikan ketika Nabi wafat, sedangkan anak-anak Nabi yang lain telah meninggal dunia.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

851. ANAK

KETURUNAN NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang keturunan Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
      Keturunan Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah. 
       Qosim dan Abdullah meninggal ketika masih kecil.
       Zainab menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai memperoleh 2 anak yaitu Ali bin Abi Al-Ash dan Umamah binti Abi Al-Ash.
       Ruqaiyah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diutus menjadi Rasul, Ruqaiyah dan Utbah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
      Ruqaiyah menikah dengan Usman bin Affan mempunyai seorang anak yang meninggal dunia ketika masih kecil.
      Umi Kulsum menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diangkat menjadi Rasul, Umi Kulsum dan Utaibah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
       Umi Kulsum menikah dengan Usman bin Affan tidak mempunyai anak.
      Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib mempunyai 4 anak yaitu: Hasan bin Ali, Husein bin Ali, Zainab bin Ali dan Umi Kulsum bin Ali. 
    Ke-2, Nabi Muhammad menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
    Nabi Muhammad menikah dengan istri yang lain tidak mempunyai anak dan semua anak laki-laki Nabi wafat sewaktu masih kecil, hanya Fatimah yang menyaksikan ketika Nabi wafat, sedangkan anak-anak Nabi yang lain telah meninggal dunia.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

851. ANAK

KETURUNAN NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang keturunan Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
      Keturunan Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah. 
       Qosim dan Abdullah meninggal ketika masih kecil.
       Zainab menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai memperoleh 2 anak yaitu Ali bin Abi Al-Ash dan Umamah binti Abi Al-Ash.
       Ruqaiyah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diutus menjadi Rasul, Ruqaiyah dan Utbah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
      Ruqaiyah menikah dengan Usman bin Affan mempunyai seorang anak yang meninggal dunia ketika masih kecil.
      Umi Kulsum menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diangkat menjadi Rasul, Umi Kulsum dan Utaibah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
       Umi Kulsum menikah dengan Usman bin Affan tidak mempunyai anak.
      Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib mempunyai 4 anak yaitu: Hasan bin Ali, Husein bin Ali, Zainab bin Ali dan Umi Kulsum bin Ali. 
    Ke-2, Nabi Muhammad menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
    Nabi Muhammad menikah dengan istri yang lain tidak mempunyai anak dan semua anak laki-laki Nabi wafat sewaktu masih kecil, hanya Fatimah yang menyaksikan ketika Nabi wafat, sedangkan anak-anak Nabi yang lain telah meninggal dunia.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

851. ANAK

KETURUNAN NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang keturunan Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
      Keturunan Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah. 
       Qosim dan Abdullah meninggal ketika masih kecil.
       Zainab menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai memperoleh 2 anak yaitu Ali bin Abi Al-Ash dan Umamah binti Abi Al-Ash.
       Ruqaiyah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diutus menjadi Rasul, Ruqaiyah dan Utbah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
      Ruqaiyah menikah dengan Usman bin Affan mempunyai seorang anak yang meninggal dunia ketika masih kecil.
      Umi Kulsum menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diangkat menjadi Rasul, Umi Kulsum dan Utaibah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
       Umi Kulsum menikah dengan Usman bin Affan tidak mempunyai anak.
      Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib mempunyai 4 anak yaitu: Hasan bin Ali, Husein bin Ali, Zainab bin Ali dan Umi Kulsum bin Ali. 
    Ke-2, Nabi Muhammad menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
    Nabi Muhammad menikah dengan istri yang lain tidak mempunyai anak dan semua anak laki-laki Nabi wafat sewaktu masih kecil, hanya Fatimah yang menyaksikan ketika Nabi wafat, sedangkan anak-anak Nabi yang lain telah meninggal dunia.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.

851. ANAK

KETURUNAN NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

     
      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang keturunan Nabi Muhammad menurut sejarah Islam?” Berikut ini penjelasannnya.
      Keturunan Nabi Muhammad adalah berikut ini.
      Ke-1, Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah memperoleh 6 orang keturunan (4 perempuan dan 2 laki-laki) yaitu Qosim, Zainab, Ruqoiyah, Umi Kulsum, Fatimah, dan Abdullah. 
       Qosim dan Abdullah meninggal ketika masih kecil.
       Zainab menikah dengan Abi Al-Ash bin Rubai memperoleh 2 anak yaitu Ali bin Abi Al-Ash dan Umamah binti Abi Al-Ash.
       Ruqaiyah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diutus menjadi Rasul, Ruqaiyah dan Utbah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
      Ruqaiyah menikah dengan Usman bin Affan mempunyai seorang anak yang meninggal dunia ketika masih kecil.
      Umi Kulsum menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab sewaktu Nabi belum diangkat menjadi Rasul. Ketika Nabi diangkat menjadi Rasul, Umi Kulsum dan Utaibah bin Abu Lahab bercerai, tidak mempunyai anak.
       Umi Kulsum menikah dengan Usman bin Affan tidak mempunyai anak.
      Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib mempunyai 4 anak yaitu: Hasan bin Ali, Husein bin Ali, Zainab bin Ali dan Umi Kulsum bin Ali. 
    Ke-2, Nabi Muhammad menikah dengan Maria Qibti (tawanan perang) mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Ibrahim yang wafat masih kecil bertepatan dengan terjadinya gerhana matahari.
    Nabi Muhammad menikah dengan istri yang lain tidak mempunyai anak dan semua anak laki-laki Nabi wafat sewaktu masih kecil, hanya Fatimah yang menyaksikan ketika Nabi wafat, sedangkan anak-anak Nabi yang lain telah meninggal dunia.
Daftar Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.