Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, June 5, 2020

4597. CALON AHLI SURGA: TANPA DENGKI


CALON AHLI SURGA: TANPA DENGKI
Oleh: Drs. H. M. YusronHadi, M.M
1.    Pada suatu hari, Nabi Muhammad duduk-duduk di masjid dan berbincang-bincang dengan para sahabat.
2.    Tiba-tiba Rasulullah bersabda,”Sebentar lagi seorang calon penghuni surga akan masuk kemari”.
3.    Semua mata para sahabat tertuju ke arah pintu masjid.
4.    Para sahabat membayangkan kehadiran orang yang sangat luar biasa.
5.    “Calon penghuni surga, sungguh luar biasa”, gumam para sahabat Nabi.
6.    Beberapa saat kemudian masuklah seseorang dengan air wudu yang masih membasahi wajahnya dengan tangan menjinjing sepasang alas kakinya.
7.    Apakah keistimewaan orang tersebut, sehingga dia mendapat jaminan masuk surga?
8.    Tidak ada seorang pun yang berani bertanya, meskipun seluruh sahabat merindukan jawabannya.
9.    Keesokan harinya peristiwa di atas terulang kembali.
10. Rasulullah bersabda tentang calon penghuni surga dalam keadaan yang hamper sama semuanya terulang.
11. Bahkan pada hari ketiga pun terjadi hal yang demikian.
12. Abdullah bin Amr tidak tahan lagi, meskipun dia tidak berani bertanya dan khawatir akan mendapat jawaban tidak memuaskannya.
13. Maka muncul sesuatu pikiran dalam benaknya.
14. Abdullah bin Amr mendatangi si calon penghuni surga, sambil  berkata,”Mohon maaf Bapak, telah terjadi salah paham antara aku dengan orang tuaku, bolehkah aku menumpang di rumah Bapak selama 3 hari?"
15. “Silakan, silakan, ”jawab si calon penghuni surga.
16. Rupanya Abdullah bin Amr bermaksud melihat secara langsung amalan si calon penghuni surga.
17. Selama 3 hari dan 3 malam dia memperhatikan, mengamati, dan mengintip kegiatan si calon penghuni surga.
18. Tetapi tidak ada sesuatu pun yang istimewa.
19. Artinya tidak ada ibadah khusus yang dilakukan si calon penghuni surga.
20. Si calon penghuni surge tidak melakukan salat malam, tidak berpuasa sunah, bahkan tidur dengan nyenyaknya hingga beberapa saat sebelum fajar.
21. Memang sesekalisi calon penghuni surge terbangun dan terdengar dia menyebut nama Allah di pembaringannya, tetapi sejenak saja dan tidurnya pun berlanjut.
22. Pada siang hari,si calon penghuni surga bekerja dengantekun.
23. Dia pergi ke pasar, seperti semua orang yang pergi ke pasar.
24.  "Pastia dasesuatu yang disembunyikan atau yang tidak sempat kulihat, maka aku harus berterus terang kepadanya,” gumam Abdullah bin Amr.
25. Abdullah bin Amr bertanya,“Apakah yang Bapak perbuat, sehingga Bapak mendapat jaminan surga?”
26. "Ya, seperti yang Bapak lihat, itulah!" jawab si calon penghuni surga.
27. Dengan kecewa Abdullah bin Amr akan kembali balik ke rumah.
28. Tetapi tiba-tiba tangannya dipegang oleh si calon penghuni surga seraya berkata,”Apa yang Bapak lihat itu yang saya lakukan, ditambah sedikit lagi, yaitu saya tidak pernah merasa iri hati dan dengki terhadap siapa pun yang diberi kenikmatan oleh Allah, dan saya tidak pernah menipu dan berbohong dalam kehidupan saya."
29. Abdullah bin Amr menundukkan kepala meninggalkan si calon penghuni surga sambil berkata,”Rupanya, itulah yang menjadikan Bapak mendapat jaminan surga."
30. Kisah di atas disadur dari buku Faidh Nubuwah, semoga kita mampu mengikuti jejaknya, amin.

DaftarPustaka
1.    Shihab, M. Quraish. LenteraHati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. PenerbitMizan, 1994.   
2.    Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.
3.    Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.
4.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5.    Tafsirq.com online

4597. CALON AHLI SURGA: TANPA DENGKI


CALON AHLI SURGA: TANPA DENGKI
Oleh: Drs. H. M. YusronHadi, M.M
1.    Pada suatu hari, Nabi Muhammad duduk-duduk di masjid dan berbincang-bincang dengan para sahabat.
2.    Tiba-tiba Rasulullah bersabda,”Sebentar lagi seorang calon penghuni surga akan masuk kemari”.
3.    Semua mata para sahabat tertuju ke arah pintu masjid.
4.    Para sahabat membayangkan kehadiran orang yang sangat luar biasa.
5.    “Calon penghuni surga, sungguh luar biasa”, gumam para sahabat Nabi.
6.    Beberapa saat kemudian masuklah seseorang dengan air wudu yang masih membasahi wajahnya dengan tangan menjinjing sepasang alas kakinya.
7.    Apakah keistimewaan orang tersebut, sehingga dia mendapat jaminan masuk surga?
8.    Tidak ada seorang pun yang berani bertanya, meskipun seluruh sahabat merindukan jawabannya.
9.    Keesokan harinya peristiwa di atas terulang kembali.
10. Rasulullah bersabda tentang calon penghuni surga dalam keadaan yang hamper sama semuanya terulang.
11. Bahkan pada hari ketiga pun terjadi hal yang demikian.
12. Abdullah bin Amr tidak tahan lagi, meskipun dia tidak berani bertanya dan khawatir akan mendapat jawaban tidak memuaskannya.
13. Maka muncul sesuatu pikiran dalam benaknya.
14. Abdullah bin Amr mendatangi si calon penghuni surga, sambil  berkata,”Mohon maaf Bapak, telah terjadi salah paham antara aku dengan orang tuaku, bolehkah aku menumpang di rumah Bapak selama 3 hari?"
15. “Silakan, silakan, ”jawab si calon penghuni surga.
16. Rupanya Abdullah bin Amr bermaksud melihat secara langsung amalan si calon penghuni surga.
17. Selama 3 hari dan 3 malam dia memperhatikan, mengamati, dan mengintip kegiatan si calon penghuni surga.
18. Tetapi tidak ada sesuatu pun yang istimewa.
19. Artinya tidak ada ibadah khusus yang dilakukan si calon penghuni surga.
20. Si calon penghuni surge tidak melakukan salat malam, tidak berpuasa sunah, bahkan tidur dengan nyenyaknya hingga beberapa saat sebelum fajar.
21. Memang sesekalisi calon penghuni surge terbangun dan terdengar dia menyebut nama Allah di pembaringannya, tetapi sejenak saja dan tidurnya pun berlanjut.
22. Pada siang hari,si calon penghuni surga bekerja dengantekun.
23. Dia pergi ke pasar, seperti semua orang yang pergi ke pasar.
24.  "Pastia dasesuatu yang disembunyikan atau yang tidak sempat kulihat, maka aku harus berterus terang kepadanya,” gumam Abdullah bin Amr.
25. Abdullah bin Amr bertanya,“Apakah yang Bapak perbuat, sehingga Bapak mendapat jaminan surga?”
26. "Ya, seperti yang Bapak lihat, itulah!" jawab si calon penghuni surga.
27. Dengan kecewa Abdullah bin Amr akan kembali balik ke rumah.
28. Tetapi tiba-tiba tangannya dipegang oleh si calon penghuni surga seraya berkata,”Apa yang Bapak lihat itu yang saya lakukan, ditambah sedikit lagi, yaitu saya tidak pernah merasa iri hati dan dengki terhadap siapa pun yang diberi kenikmatan oleh Allah, dan saya tidak pernah menipu dan berbohong dalam kehidupan saya."
29. Abdullah bin Amr menundukkan kepala meninggalkan si calon penghuni surga sambil berkata,”Rupanya, itulah yang menjadikan Bapak mendapat jaminan surga."
30. Kisah di atas disadur dari buku Faidh Nubuwah, semoga kita mampu mengikuti jejaknya, amin.

DaftarPustaka
1.    Shihab, M. Quraish. LenteraHati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. PenerbitMizan, 1994.   
2.    Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.
3.    Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.
4.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5.    Tafsirq.com online

4596. PERLENGKAPAN NEW NORMAL


PERLENGKAPAN NEW NORMAL
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

A.   Kegiatan keluar rumah.
1.    Berdoa mohon kepada Allah agar diberi kesehatan, kelancaran, dan keselamatan.
2.    Pamit dan memberi salam: “Assalamu alaikum” kepada keluarga di rumah.
3.    Selalu memakai masker.
4.    Memakai jaket lengan panjang.
5.    Memakai sarung tangan.
6.    Bersepatu.
7.    Membawa tas berisi:
1)    Botol air minum.
2)    Masker cadangan.
3)    Alat makan (sendok, garpu, piring plastik).
4)    Hand sanitizer.
5)    Sabun.
6)    Tissue basah.
7)    Tissue kering.
8)    Alat salat (sajadah).
9)    Vitamin C.
10) Membawa helm sendiri (jika naik ojek).
11) Kantung plastik (tempat masker kotor).
12) Alat bantu untuk membuka pintu.
13) Kantung plastik untuk belanja.

8.    Tidak bersalaman dengan orang lain.
9.    Menjaga jarak dengan orang lain.
10. Menghindari kerumunan orang.
11. Menghindari memegang benda yang sering dipegang banyak orang (misalnya: gagang pintu kendaraan, pegangan pintu kantor, tombol lift, dan lainnya).

B.   Sebelum masuk ke rumah.
1.    Mengucapkan: “Alhamdulillah”, telah tiba di rumah dengan selamat.
2.    Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir di luar rumah.
3.    Melepas jaket, sepatu, dan masker.
4.    Memasukkan ke tempat sampah note pembelian, bungkus barang, dan barang lain yang tidak berguna.
5.    Memberi salam: “Assalamu alaikum” kepada keluarga di rumah.
6.    Memasukkan jaket, baju, dan lainnya ke tempat mesin cuci.
7.    Segera mencuci tubuh, mandi, dan keramas yang bersih.
8.    Setelah bersih dan ganti baju, baru menjumpai keluarga di rumah.

(Sumber: internet)


4596. PERLENGKAPAN NEW NORMAL


PERLENGKAPAN NEW NORMAL
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

A.   Kegiatan keluar rumah.
1.    Berdoa mohon kepada Allah agar diberi kesehatan, kelancaran, dan keselamatan.
2.    Pamit dan memberi salam: “Assalamu alaikum” kepada keluarga di rumah.
3.    Selalu memakai masker.
4.    Memakai jaket lengan panjang.
5.    Memakai sarung tangan.
6.    Bersepatu.
7.    Membawa tas berisi:
1)    Botol air minum.
2)    Masker cadangan.
3)    Alat makan (sendok, garpu, piring plastik).
4)    Hand sanitizer.
5)    Sabun.
6)    Tissue basah.
7)    Tissue kering.
8)    Alat salat (sajadah).
9)    Vitamin C.
10) Membawa helm sendiri (jika naik ojek).
11) Kantung plastik (tempat masker kotor).
12) Alat bantu untuk membuka pintu.
13) Kantung plastik untuk belanja.

8.    Tidak bersalaman dengan orang lain.
9.    Menjaga jarak dengan orang lain.
10. Menghindari kerumunan orang.
11. Menghindari memegang benda yang sering dipegang banyak orang (misalnya: gagang pintu kendaraan, pegangan pintu kantor, tombol lift, dan lainnya).

B.   Sebelum masuk ke rumah.
1.    Mengucapkan: “Alhamdulillah”, telah tiba di rumah dengan selamat.
2.    Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir di luar rumah.
3.    Melepas jaket, sepatu, dan masker.
4.    Memasukkan ke tempat sampah note pembelian, bungkus barang, dan barang lain yang tidak berguna.
5.    Memberi salam: “Assalamu alaikum” kepada keluarga di rumah.
6.    Memasukkan jaket, baju, dan lainnya ke tempat mesin cuci.
7.    Segera mencuci tubuh, mandi, dan keramas yang bersih.
8.    Setelah bersih dan ganti baju, baru menjumpai keluarga di rumah.

(Sumber: internet)