Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, June 5, 2020

4598. KONTRADIKSI DALAM AL-QURAN


KONTRADIKSI DALAM AL-QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1.    Kontradiksi adalah pertentangan antara 2 hal yang sangat berlawanan.
2.    Apakah ada kontradiksi dalam Al-Quran?
1)    Jawabnya: “Dalam Al-Quran ada kata KONTRADIKSI”.
2)    Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 82.
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلْقُرْءَانَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ ٱللَّهِ لَوَجَدُوا۟ فِيهِ ٱخْتِلَٰفًا كَثِيرًا
     Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an? Kalau kiranya Al-Quran  bukan dari sisi Allah, tentu mereka mendapat banyak KONTRADIKSI (pertentangan) di dalamnya.
3.    Jadi, dalam Al-Quran ADA kata KONTRADIKSI (pertentangan/ikhtilaf).
4.    Tapi, TIDAK ADA ayat-ayat dalam Al-Quran yang ISINYA (maknanya) saling bertentangan, tidak ada ayat Al-Quran yang saling kontradiksi.

5.    Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-41) ayat 12.
فَقَضَىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

     Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 hari (periode) dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami menjaganya dengan sebaik-baiknya. Demikian ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
6.    Hari (periode) yang dikatakan Al-Quran ini bukan ukuran 24 jam, tapi dengan ukuran sangat berbeda.
7.    Al-Quran menyatakan 1 hari (periode) di sisi Allah sama dengan 1.000 tahun menurut ukuran manusia.

8.    Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 47.
وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ وَلَن يُخْلِفَ ٱللَّهُ وَعْدَهُۥ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِندَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

      Dan mereka minta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya 1 hari (periode) di sisi Tuhanmu adalah seperti 1.000 tahun menurut perhitunganmu.

9.    Al-Quran surah As-Sajdah (surah ke-32) ayat 5.
يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ إِلَى ٱلْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

       Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam 1 hari (periode) yang kadarnya (lamanya) adalah 1.000 tahun menurut perhitunganmu.
10. Artinya, kecepatan mengatur urusan dari langit ke bumi dalam 1 hari (periode) sama dengan 1.000 tahun ukuran manusia.

11. Al-Quran surah Al-Maarij (surah ke-70) ayat 4.
تَعْرُجُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

     Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam 1 hari (periode)  yang kadarnya 50.000 tahun.
12. Artinya kecepatan malaikat naik menghadap Tuhan Allah adalah 1 hari (periode) sama dengan 50.000 tahun menurut ukuran manusia.
13. Ayat Al-Quran itu tidak saling bertentangan, karena:
1)    Ke-1: Menunjukkan kecepatan urusan dari langit ke bumi.
2)    Ke-2: Menunjukkan kecepatan para malaikat menuju Allah.

14. Al-Quran surah Al-Maarij (surah ke-7) ayat 54.

إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

     Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (periode), lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutup malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanya hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

15. Dalam QS (7:54), Allah menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (periode).

16. Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 9.
۞ قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْأَرْضَ فِى يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُۥٓ أَندَادًا ۚ ذَٰلِكَ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

     Katakan: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam 2 hari (periode) dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu Tuhan semesta alam".

17. Dalam QS (41:9), Allah menciptakan bumi dalam 2 hari (periode).

18. Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 10.
وَجَعَلَ فِيهَا رَوَٰسِىَ مِن فَوْقِهَا وَبَٰرَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَآ أَقْوَٰتَهَا فِىٓ أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَآءً لِّلسَّآئِلِينَ

     Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam 4 hari (periode). (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.

19. Dalam QS (41:10), Allah menciptakan penunjang langit dan bumi dalam 4 hari (periode).

20. Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 12.
فَقَضَىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

     Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang cemerlang dan Kami menjaganya dengan sebaik-baiknya. Demikian ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
21. Dalam QS (41:12), Allah menciptakan langit dalam 2 hari (periode).

22. Ayat-ayat Al-Quran di atas tidak bertentangan (tidak kontradiksi), karena:
1)    Dalam QS (7:54), Allah menciptakan LANGIT DAN BUMI dalam 6 hari (periode).
2)    Dalam QS (41:9), Allah menciptakan BUMI dalam 2 hari (periode).
3)    Dalam QS (41:10), Allah menciptakan PENUNJANG langit dan bumi dalam 4 hari (periode).
4)    Dalam QS (41:12), Allah menciptakan LANGIT dalam 2 hari (periode).
23. Kalimat ke-1: Allah menciptakan LANGIT dan BUMI dalam 6 hari (periode).
24. Kalimat ke-2, ke-3, dan ke-4: LANGIT, BUMI, dan PENUNJANGNYA  dibangun dalam  2+4+4 = 8 hari (periode), sehingga terjadi kontradiksi dengan 6 hari (periode) di atas, maka kesimpulan itu salah!
25. Karena, tidak ada kata 8 hari (periode) dalam Al-Quran.
26. Misalnya, membangun gedung 30 lantai dalam 6 bulan.
1)    Membangun strukturnya dalam 4 bulan.
2)    Dengan perincian membangun pondasinya dalam 2 bulan.
3)    Dan membangun pagarnya dalam 2 bulan.
4)    Jika kamu menyimpulkan membangun gedung 30 lantai dalam 4+2+2= 8 bulan, maka pendapatmu salah.
5)    Yang benar membangun struktur, pondasi, dan pagarnya bersamaan dalam 6 bulan.
6)    Membangun gedung 30 lantai tetap dalam 6 bulan, bukan dalam 8 bulan.

27. Allah membangun langit dan bumi secara bersamaan.
28. Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 30.

أَوَلَمْ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ ٱلْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

    Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapa mereka tidak juga beriman?

Daftar Pustaka.
1.    Zakir Naik.
2.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
3.    Tafsirq.com online


4598. KONTRADIKSI DALAM AL-QURAN


KONTRADIKSI DALAM AL-QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1.    Kontradiksi adalah pertentangan antara 2 hal yang sangat berlawanan.
2.    Apakah ada kontradiksi dalam Al-Quran?
1)    Jawabnya: “Dalam Al-Quran ada kata KONTRADIKSI”.
2)    Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 82.
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلْقُرْءَانَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ ٱللَّهِ لَوَجَدُوا۟ فِيهِ ٱخْتِلَٰفًا كَثِيرًا
     Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an? Kalau kiranya Al-Quran  bukan dari sisi Allah, tentu mereka mendapat banyak KONTRADIKSI (pertentangan) di dalamnya.
3.    Jadi, dalam Al-Quran ADA kata KONTRADIKSI (pertentangan/ikhtilaf).
4.    Tapi, TIDAK ADA ayat-ayat dalam Al-Quran yang ISINYA (maknanya) saling bertentangan, tidak ada ayat Al-Quran yang saling kontradiksi.

5.    Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-41) ayat 12.
فَقَضَىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

     Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 hari (periode) dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami menjaganya dengan sebaik-baiknya. Demikian ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
6.    Hari (periode) yang dikatakan Al-Quran ini bukan ukuran 24 jam, tapi dengan ukuran sangat berbeda.
7.    Al-Quran menyatakan 1 hari (periode) di sisi Allah sama dengan 1.000 tahun menurut ukuran manusia.

8.    Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 47.
وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ وَلَن يُخْلِفَ ٱللَّهُ وَعْدَهُۥ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِندَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

      Dan mereka minta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya 1 hari (periode) di sisi Tuhanmu adalah seperti 1.000 tahun menurut perhitunganmu.

9.    Al-Quran surah As-Sajdah (surah ke-32) ayat 5.
يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ إِلَى ٱلْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

       Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam 1 hari (periode) yang kadarnya (lamanya) adalah 1.000 tahun menurut perhitunganmu.
10. Artinya, kecepatan mengatur urusan dari langit ke bumi dalam 1 hari (periode) sama dengan 1.000 tahun ukuran manusia.

11. Al-Quran surah Al-Maarij (surah ke-70) ayat 4.
تَعْرُجُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

     Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam 1 hari (periode)  yang kadarnya 50.000 tahun.
12. Artinya kecepatan malaikat naik menghadap Tuhan Allah adalah 1 hari (periode) sama dengan 50.000 tahun menurut ukuran manusia.
13. Ayat Al-Quran itu tidak saling bertentangan, karena:
1)    Ke-1: Menunjukkan kecepatan urusan dari langit ke bumi.
2)    Ke-2: Menunjukkan kecepatan para malaikat menuju Allah.

14. Al-Quran surah Al-Maarij (surah ke-7) ayat 54.

إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

     Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (periode), lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutup malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanya hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

15. Dalam QS (7:54), Allah menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (periode).

16. Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 9.
۞ قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْأَرْضَ فِى يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُۥٓ أَندَادًا ۚ ذَٰلِكَ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

     Katakan: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam 2 hari (periode) dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu Tuhan semesta alam".

17. Dalam QS (41:9), Allah menciptakan bumi dalam 2 hari (periode).

18. Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 10.
وَجَعَلَ فِيهَا رَوَٰسِىَ مِن فَوْقِهَا وَبَٰرَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَآ أَقْوَٰتَهَا فِىٓ أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَآءً لِّلسَّآئِلِينَ

     Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam 4 hari (periode). (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.

19. Dalam QS (41:10), Allah menciptakan penunjang langit dan bumi dalam 4 hari (periode).

20. Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 12.
فَقَضَىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

     Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang cemerlang dan Kami menjaganya dengan sebaik-baiknya. Demikian ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
21. Dalam QS (41:12), Allah menciptakan langit dalam 2 hari (periode).

22. Ayat-ayat Al-Quran di atas tidak bertentangan (tidak kontradiksi), karena:
1)    Dalam QS (7:54), Allah menciptakan LANGIT DAN BUMI dalam 6 hari (periode).
2)    Dalam QS (41:9), Allah menciptakan BUMI dalam 2 hari (periode).
3)    Dalam QS (41:10), Allah menciptakan PENUNJANG langit dan bumi dalam 4 hari (periode).
4)    Dalam QS (41:12), Allah menciptakan LANGIT dalam 2 hari (periode).
23. Kalimat ke-1: Allah menciptakan LANGIT dan BUMI dalam 6 hari (periode).
24. Kalimat ke-2, ke-3, dan ke-4: LANGIT, BUMI, dan PENUNJANGNYA  dibangun dalam  2+4+4 = 8 hari (periode), sehingga terjadi kontradiksi dengan 6 hari (periode) di atas, maka kesimpulan itu salah!
25. Karena, tidak ada kata 8 hari (periode) dalam Al-Quran.
26. Misalnya, membangun gedung 30 lantai dalam 6 bulan.
1)    Membangun strukturnya dalam 4 bulan.
2)    Dengan perincian membangun pondasinya dalam 2 bulan.
3)    Dan membangun pagarnya dalam 2 bulan.
4)    Jika kamu menyimpulkan membangun gedung 30 lantai dalam 4+2+2= 8 bulan, maka pendapatmu salah.
5)    Yang benar membangun struktur, pondasi, dan pagarnya bersamaan dalam 6 bulan.
6)    Membangun gedung 30 lantai tetap dalam 6 bulan, bukan dalam 8 bulan.

27. Allah membangun langit dan bumi secara bersamaan.
28. Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 30.

أَوَلَمْ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ ٱلْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

    Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapa mereka tidak juga beriman?

Daftar Pustaka.
1.    Zakir Naik.
2.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
3.    Tafsirq.com online


4597. CALON AHLI SURGA: TANPA DENGKI


CALON AHLI SURGA: TANPA DENGKI
Oleh: Drs. H. M. YusronHadi, M.M
1.    Pada suatu hari, Nabi Muhammad duduk-duduk di masjid dan berbincang-bincang dengan para sahabat.
2.    Tiba-tiba Rasulullah bersabda,”Sebentar lagi seorang calon penghuni surga akan masuk kemari”.
3.    Semua mata para sahabat tertuju ke arah pintu masjid.
4.    Para sahabat membayangkan kehadiran orang yang sangat luar biasa.
5.    “Calon penghuni surga, sungguh luar biasa”, gumam para sahabat Nabi.
6.    Beberapa saat kemudian masuklah seseorang dengan air wudu yang masih membasahi wajahnya dengan tangan menjinjing sepasang alas kakinya.
7.    Apakah keistimewaan orang tersebut, sehingga dia mendapat jaminan masuk surga?
8.    Tidak ada seorang pun yang berani bertanya, meskipun seluruh sahabat merindukan jawabannya.
9.    Keesokan harinya peristiwa di atas terulang kembali.
10. Rasulullah bersabda tentang calon penghuni surga dalam keadaan yang hamper sama semuanya terulang.
11. Bahkan pada hari ketiga pun terjadi hal yang demikian.
12. Abdullah bin Amr tidak tahan lagi, meskipun dia tidak berani bertanya dan khawatir akan mendapat jawaban tidak memuaskannya.
13. Maka muncul sesuatu pikiran dalam benaknya.
14. Abdullah bin Amr mendatangi si calon penghuni surga, sambil  berkata,”Mohon maaf Bapak, telah terjadi salah paham antara aku dengan orang tuaku, bolehkah aku menumpang di rumah Bapak selama 3 hari?"
15. “Silakan, silakan, ”jawab si calon penghuni surga.
16. Rupanya Abdullah bin Amr bermaksud melihat secara langsung amalan si calon penghuni surga.
17. Selama 3 hari dan 3 malam dia memperhatikan, mengamati, dan mengintip kegiatan si calon penghuni surga.
18. Tetapi tidak ada sesuatu pun yang istimewa.
19. Artinya tidak ada ibadah khusus yang dilakukan si calon penghuni surga.
20. Si calon penghuni surge tidak melakukan salat malam, tidak berpuasa sunah, bahkan tidur dengan nyenyaknya hingga beberapa saat sebelum fajar.
21. Memang sesekalisi calon penghuni surge terbangun dan terdengar dia menyebut nama Allah di pembaringannya, tetapi sejenak saja dan tidurnya pun berlanjut.
22. Pada siang hari,si calon penghuni surga bekerja dengantekun.
23. Dia pergi ke pasar, seperti semua orang yang pergi ke pasar.
24.  "Pastia dasesuatu yang disembunyikan atau yang tidak sempat kulihat, maka aku harus berterus terang kepadanya,” gumam Abdullah bin Amr.
25. Abdullah bin Amr bertanya,“Apakah yang Bapak perbuat, sehingga Bapak mendapat jaminan surga?”
26. "Ya, seperti yang Bapak lihat, itulah!" jawab si calon penghuni surga.
27. Dengan kecewa Abdullah bin Amr akan kembali balik ke rumah.
28. Tetapi tiba-tiba tangannya dipegang oleh si calon penghuni surga seraya berkata,”Apa yang Bapak lihat itu yang saya lakukan, ditambah sedikit lagi, yaitu saya tidak pernah merasa iri hati dan dengki terhadap siapa pun yang diberi kenikmatan oleh Allah, dan saya tidak pernah menipu dan berbohong dalam kehidupan saya."
29. Abdullah bin Amr menundukkan kepala meninggalkan si calon penghuni surga sambil berkata,”Rupanya, itulah yang menjadikan Bapak mendapat jaminan surga."
30. Kisah di atas disadur dari buku Faidh Nubuwah, semoga kita mampu mengikuti jejaknya, amin.

DaftarPustaka
1.    Shihab, M. Quraish. LenteraHati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. PenerbitMizan, 1994.   
2.    Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.
3.    Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.
4.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5.    Tafsirq.com online