Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, October 6, 2020

5729. NABI MUHAMMAD KANGEN MEKAH

 


NABI MUHAMMAD KANGEN MEKAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

A.  Rasulullah hijrah dari Mekah ke Madinah.

 

1.  Sebelum sampai di Madinah, Rasulullah kangen ingin kembali ke Mekah.

 

2.  Kemudian turun ayat ini.

 

3.  Yang menjelaskan bahwa Rasulullah akan kembali ke Mekah sebagai pemenang.

 

4.  Hal itu benar-benar terjadi.

 

 

5.  Al-Quran surah Al-Qashas (surah ke-28) ayat 85.

 

     إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ ۚ قُلْ رَبِّي أَعْلَمُ مَنْ جَاءَ بِالْهُدَىٰ وَمَنْ هُوَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

 

    Sesungguhnya (Allah) yang mewajibkan atasmu (Muhammad) untuk melaksanakan hukum Al-Qur'an, benar-benar akan mengembalikanmu ke tempat kembali. Katakan: "Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata".

 

 

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Qashas (surah ke-28) ayat 85.

 

1.  Ad-Dhahak menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan hijrah Rasulullah dari Mekah ke Madinah.

 

2.  Dalam perjalanan hijrah, Rasulullah tiba di Juhfah.

 

 

3.  Rasulullah sangat mengharapkan dapat kembali ke Mekah.

 

4.  Kemudian turun ayat 85 ini.

 

5.  Allah akan mengembalikan Rasulullah ke tempat kembali artinya kembali ke Mekah.

 

6.  Allah berjanji akan mengembalikan Rasulullah ke Mekah sebagai orang yang menang.

 

7.  Pada tahun ke-8 Hijriah, Rasulullah menguasai Mekah tanpa pertumpahan darah.

 

8.  Hal ini adalah suatu mukjizat dari Allah kepada Rasulullah.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

 

 

 

 

5728. LEBIH MUDAH MENGHIDUPKAN LAGI

 


LEBIH MUDAH MENGHIDUPKAN LAGI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

A.  Lebih mudah menghidupkan sesuatu yang mati, tapi pernah hidup sebelumnya daripada membuat sesuatu yang belum pernah ada.

 

1.  Kaum kafir heran bahwa Allah bisa menghidupkan lagi sesuatu yang sudah mati.

 

2.  Allah menjelaskan bahwa menghidupkan sesuatu yang pernah hidup, lalu mati, lebih mudah dibanding membuat sesuatu yang baru yang tidak ada contoh sebelumnya.

 

3.  Al-Quran surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 27.

 

     وَهُوَ الَّذِي يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ ۚ وَلَهُ الْمَثَلُ الْأَعْلَىٰ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

 

     Dan Dia yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengulanginya kembali, dan itu lebih mudah bagi Allah. Dia memiliki sifat yang Maha Tinggi di langit dan di bumi; dan Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 27.

 

1.  Ikrimah menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan kaum kafir yang heran dengan kemampuan Allah menghidupkan lagi orang yang telah mati.

 

2.  Kemudian turun ayat 27 ini.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

 

5727. TIDAK ADA SEKUTU BAGI ALLAH

 


TIDAK ADA SEKUTU BAGI ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

A.  Tak ada sekutu bagi Allah.

 

1.  Sekutu adalah serikat, gabungan, atau rekanan.

 

 

2.  Al-Quran surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 28.

 

      ضَرَبَ لَكُمْ مَثَلًا مِنْ أَنْفُسِكُمْ ۖ هَلْ لَكُمْ مِنْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ مِنْ شُرَكَاءَ فِي مَا رَزَقْنَاكُمْ فَأَنْتُمْ فِيهِ سَوَاءٌ تَخَافُونَهُمْ كَخِيفَتِكُمْ أَنْفُسَكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

 

 

 

      Dia membuat perumpamaan untukmu dari dirimu sendiri. Apakah ada di antara budak  yang kamu miliki menjadi sekutu bagimu dalam (memiliki) rezeki yang telah Kami berikan kepadamu, sehingga kamu menjadi setara dalam hal ini, lalu kamu takut kepada mereka seperti kamu takut kepada sesamamu? Demikian Kami jelaskan ayat-ayat bagi kaum yang berakal.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 28.

 

1)  Ibnu Abbas menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan kaum musyrik yang menyimpangkan ucapan talbiyah.

 

2)  “Ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu. Aku memenuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, selain sekutu yang menjadi milik-Mu. Engkau menguasainya dan apa yang dia kuasai.”

 

 

3)  Kemudian turun ayat 28 ini.

 

4)  Perumpamaan itu menggambarkan bahwa tidak pantas ada persekutuan dari unsur-unsur yang tidak setara.

 

 

5)  Tidak pantas ada sekutu antara budak dengan pemiliknya.

 

6)  Lebih tidak pantas lagi, jika ada sekutu antara Allah dengan makhluk-Nya.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

 

5726. TANDA UMUR YANG BERKAH

 


TANDA UMUR YANG BERKAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

A.  Ada 7 tanda orang hidup bahagia di dunia.

 

 

1.  Orang yang selalu bersyukur kepada Allah.

 

2.  Orang yang punya pendamping hidup baik dan saleh.

 

3.  Orang yang punya anak-anak baik dan saleh.

 

4.  Orang yang punya harta berkah.

 

5.  Orang yang tidak punya utang.

 

6.  Orang yang ilmunya bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

 

7.  Orang yang umurnya berkah.

 

 

 

B.  Ada 7 tanda umur yang berkah.

 

1.          Setiap detik waktunya sangat bemanfaat.

 

2.          Semua waktunya dipakai secara efektif dan efisien untuk kebaikan.

 

3.          Waktunya banyak dipakai beribadah kepada Allah, beramal kebaikan, dan berdakwah.

 

4.          Selalu menebarkan manfaat kepada siapa saja.

 

5.          Banyak bergaul dengan orang yang baik dan saleh.

 

6.          Semua waktunya dimanfaatkan untuk berbuat amal kebajikan.

 

7.          Tidak ada waktunya yang terbuang percuma dan sia-sia.

 

 

C. Contoh doa mohon umur berkah.

 

1.  Ya Allah, berikan kami umur, ilmu, dan harta kekayaan yang penuh dengan keberkahan, kebaikan, dan kesejahteraan lahir dan batin  di dunia dan akhirat.

 

2.  Ya Allah, jadikan kami orang yang memiliki fisik dan jiwa, jasmani dan rohani, lahir dan batin sehat yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan karunia-Mu.

 

3.  Ya Allah, bahagiakan hidup kami di dunia dan akhirat dan jauhkan kami dari api siksaan api neraka. Amin

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Gymnastiar, Abdullah, 2002 : Lima Tipe Karyawan / Pejabat di Kantor Kita. Penerbit : MQS Pustaka Grafika, Bandung.

2.  Harefa, Andrias, 2001: Pembelajaran di Era Otonomi. Penerbit Buku Kompas, Jakarta