Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Thursday, December 10, 2020

8005. NAMA-NAMA MEKAH DALAM AL-QURAN

 


NAMA-NAMA MEKAH DALAM AL-QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Nama-nama Mekah yang disebutkan dalam Al-Quran.

 

1.      Mekah

2.      Bakkah

 

3.      Ummul Qura (Kampung Tua).

4.      Al-Balad (Negeri).

 

5.      Al-Balad Al-Amin (Negeri yang Aman)

6.      Al-Baldah (Negeri).

 

7.      Haram Amin (Tanah Suci yang Aman).

8.      Wad Ghairu Dzi Zar’in (Lembah Gersang).

 

9.      Ma’ad (Tempat Kembali).

10.               Qaryah (Negeri/Kampung).

 

 

 

1.      Meka.

 

Al-Quran surah Al-Fath (surah ke-48) ayat 24.

 

 

وَهُوَ الَّذِي كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنْ بَعْدِ أَنْ أَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْ ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا

 

 

Dan Dia yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tanganmu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Mekah sesudah Allah memenangkanmu atas mereka, dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

 

2.      Bakkah.

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 96.

 

 

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ

 

 

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.

 

 

3.      Ummul Qura (Kampung Tua).

 

Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 92.

 

 

وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ مُصَدِّقُ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَلِتُنْذِرَ أُمَّ الْقُرَىٰ وَمَنْ حَوْلَهَا ۚ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ يُؤْمِنُونَ بِهِ ۖ وَهُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ

 

 

 

Dan ini (Al-Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al-Quran), dan mereka selalu memelihara salatnya.

 

 

4.      Al-Balad (Negeri).

 

 

Al-Quran surah Ibrahim (surah ke-14) ayat 35.

 

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

 

 

 

 

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkan aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala-berhala.”

 

 

5.      Al-Balad Al-Amin (Negeri yang aman).

 

 

Al-Quran surah At-Tin (surah ke-95) ayat 3.

 

 

وَهَٰذَا الْبَلَدِ الْأَمِينِ

 

 

Dan demi kota (Mekah) ini yang aman.

 

 

6.      Al-Baldah (Negeri).

 

 

Al-Quran surah An-Naml (surah ke-27) ayat 91.

 

 

 

إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ رَبَّ هَٰذِهِ الْبَلْدَةِ الَّذِي حَرَّمَهَا وَلَهُ كُلُّ شَيْءٍ ۖ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ

 

 

 

Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

 

7.      Haram Amin (Tanah suci yang aman).

 

 

Al-Quran surah Al-Qashash (surah ke-28) ayat 57.

 

 

وَقَالُوا إِنْ نَتَّبِعِ الْهُدَىٰ مَعَكَ نُتَخَطَّفْ مِنْ أَرْضِنَا ۚ أَوَلَمْ نُمَكِّنْ لَهُمْ حَرَمًا آمِنًا يُجْبَىٰ إِلَيْهِ ثَمَرَاتُ كُلِّ شَيْءٍ رِزْقًا مِنْ لَدُنَّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

 

 

 

Dan mereka berkata: "Jika kami mengikuti petunjuk bersamamu, niscaya kami akan diusir dari negeri kami." Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan) untuk menjadi rezeki (bagimu) dari sisi Kami? Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

 

 

 

8.      Wad Ghairu Dzi Zar’in (Lembah yang gersang.

 

 

 

Al-Quran surah Ibrahim (surah 14) ayat 37.

 

 

 

رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

 

 

 

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikan hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezeki mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.

 

 

9.      Ma’ad (Tempat kembali).

 

 

Al-Quran surah surah A-Qashash (surah 28) ayat 85.

 

إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ ۚ قُلْ رَبِّي أَعْلَمُ مَنْ جَاءَ بِالْهُدَىٰ وَمَنْ هُوَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

 

  

 

Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Quran, benar-benar akan mengembalikanmu ke tempat kembali. Katakan: "Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata.

 

10.               Qaryah (Negeri/Kampung).

 

 

Al-Quran surah Muhammad (surah ke-47) ayat 13.

 

 

وَكَأَيِّنْ مِنْ قَرْيَةٍ هِيَ أَشَدُّ قُوَّةً مِنْ قَرْيَتِكَ الَّتِي أَخْرَجَتْكَ أَهْلَكْنَاهُمْ فَلَا نَاصِرَ لَهُمْ

 

 

 

 

Dan betapa banyaknya negeri-negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorang penolong pun bagi mereka.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.              Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2017.

2.              Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2017.

3.              Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

4.              Tafsirq.com online

 

8004. UANG LIVING COST 5,7 JUTA RUPIAH

 


UANG LIVING COST 5,7 JUTA RUPIAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jemaah haji Indonesia tinggal di Arab Saudi dan tempat embarkasi (keberangkatan) selama 41 hari.

 

 

1)            25 hari di Mekah

2)            8 hari di Madinah

 

3)            5 hari di Arafah, Muzdalifah, dan Mina

 

4)            1 hari di embarkasi.

5)            2 hari waktu perjalanan.

 

Konsumsi makanan yang disajikan untuk jemaah haji sebanyak 74 kali.

 

 

1)            40 kali di Mekah.

2)            16 kali semasa puncak haji.

3)            18 kali selama di Madinah.

 

Jemaah haji harus membeli/memasak/menyediakan makanan sendiri selama 5 hari saat tinggal di Mekah.

 

 

 

Uang living cost (beaya hidup) selama beribadah sebesar haji 1.500 Riyal Arab Saudi (1.500 x 3.800 = 5,7 juta rupiah, dengan kurs 1 Riyal  Saudi = 3.800 rupiah).

 

 

1)            Untuk membayar dam haji tamattu 400-500 Riyal.

 

2)            Untuk beaya hidup 1.000 Riyal.

 

ARMADA BUS HAJI ARMINA

 

BIS Dari Mekah ke Arafah.

 

 

Tanggal 8 Zulhijah 1439 H (Minggu, 19 Agustus 2018).

 

1)  Pada hari Tarwiyah, jemaah haji Indonesia naik bus dari hotel di Mekah menuju Arafah.

 

 

2)  Jemaah haji Indonesia dilayani oleh 70 maktab penyedia akomodasi dan transportasi.

 

 

3)  Setiap maktap mendapatkan alokasi 21 bus.

 

 

Jumlah bus yang melayani jemaah haji Indonesia dari Mekah ke Arafah sebanyak 1.470 bus (tiap maktab 21 bus).

Pergerakan bus dari Mekah ke Arafah dilakukan dalam 3 tahap.

 

 

1)  Pukul 07.00 sampai 12.00

 

2)  Pukul 12.00 sampai 16.00

 

3)  Pukul 16.00 sampai selesai

 

 

Bis dari Arafah ke Muzdalifah.

Tanggal 9 Zulhijah 1439 H (Senin, 20 Agustus 2018).

 

 

1)   Setelah wukuf pada hari Arafah, jemaah haji bergerak dari Arafah ke Muzdalifah.

 

 

2)   Bus yang mengangkut jemaah haji Indonesia dari Arafah ke Muzdalifah sebanyak 7 bustiap maktab.

3)   Jemaah haji naik bus mulai setelah Magrib (pukul 18.00) sampai pukul 24.00.

 

 

4)   Bus akan berputar kembali dari Muzdalifah ke Arafah (5 km).

 

 

Bis dari Muzdalifah ke Mina.

 

 

Tanggal 10 Zulhijah 1349 H (Selasa, 21 Agutus 2018).

 

 

 

1)  Pada hari Nahr/hari raya Idul Adha, jemaah haji pindah dari Muzdalifah ke Mina.

 

 

2)  Bus yang mengangkut jemaaah haji Indonesia dari Muzdalifah ke Mina sebanyak 5 bus tiap maktab.

 

 

3)  Jemaah haji naik bus mulai pukul 24.00 sampai pukul 07.00.

 

 

4)  Bus akan berputar kembali dari Muzdalifah ke Mina (7 km).

 

 

5)  Seluruh jemaah haji akan diangkut dari Muzdalifah ke Mina.

 

Bis dari Mina ke Mekah.

 

 

Tanggal 12 Zulhijah 1439 H (Kamis, 23 Agustus 2018) untuk jemaah haji yang nafar awal.

 

 

 

1)  Setelah melontar jamrah, jemaah haji pindah dari Mina ke Masjidil Haram, Mekah untuk mengerjakan tawaf ifadah dan sai.

 

2)  Bus yang mengangkut jemaaah haji Indonesia dari Mina ke Mekah sebanyak 21 bus tiap maktab.

 

3)  Jemaah haji naik bus mulai pukul 07.00 sampai pukul 16.00.

 

Tanggal 13 Zulhijah 1439 H (Jumat, 24 Agustus 2018) untuk jemaah haji yang nafar sani.

 

 

 

1)  Setelah melontar jamrah, jemaah haji pindah dari Mina ke Masjidil Haram, Mekah untuk mengerjakan tawaf ifadah dan sai.

 

 

2)  Bus yang mengangkut jemaaah haji Indonesia dari Mina ke Mekah sebanyak 21 bus tiap maktab.

 

 

3)  Jemaah haji naik bus mulai pukul 07.00 sampai selesai.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.                Rasjid, Sulaiman. Fikih Islam (Hukum Fikih Lengkap).  Penerbit Sinar Baru Algensindo, cetakan ke-80, Bandung, 2017.

2.                Panduan Perjalanan Haji, 2018, Departemen Agama RI

3.                Bimbingan Manasik Haji, 2018, Departemen Agama RI

4.                Hikmah Ibadah Haji, 2018, Departemen Agama RI

5.                Tuntunan Keselamatan, Doa, dan Zikir Ibadah Haji, 2018, Departemen Agama RI

6.                Haji, Umrah, dan Ziarah, 1425 H, Dicetak dan diterbitkan oleh Kerajaan Arab Saudi.